ERANGAN TAKDIR

ERANGAN TAKDIR
CHAPTER 9


__ADS_3

Riani menatap pemandangan awan dibalik kaca pesawatnya dengan senyuman manisnya sambil mendengar lagu lagu islami Indonesia dengan headshetnya


Riani membuka tas kecilnya untuk memahami berkas berkas yang diberikan dosennya tadi selama dimobil


Selisih beberapa jam pesawat Riani mendarat di bandara Perancis dan Riani segera bergegas menyelesaikan beberapa urusan lalu meninggalkan bandara dengan taksi


"tujuan kemana pak?"tanya bapak bapak sopir taxi itu


"mau ke jalan ini pak"ujar riani sambil memperlihatkan kertas berisikan alamat pada sopir itu


Taxi pun melaju ke apartemen kecil yang telah dipesankan oleh Albern untuk riani


Setelah turun dari taxi Riani segera membereskan semua barang barangnya dan menuju kantor tempat dia magang dengan mobil jemputan dari kantor yang sudah ada didepan apartemennya


"dengan nona Riani?"tanya sopir itu


Riani menganggukkan kepalanya


Mobil itu melaju cepat menuju sebuah kantor atau bisa dibilang sebuah firma hukum di perancis


Riani melongo lama melihat firma tempat dia akan magang


"ada yang bisa saya bantu nona?"tanya sopir tadi


"eh maaf tidak ada monsieur, tapi apakah benar bahwa disini adalah firma confiance?"tanya riani memastikan


Sopir itu mengangguk menatap Riani "iya nona benar ini tempatnya silahkan nona masuk karna manquer Pamela sudah menunggu"jelas sopir itu


Riani segera melangkah masuk dengan sebuah ketidakpercayaan yang terbesit dibenaknya "pamela?bukankah itu adalah nama perempuan?apa jangan jangan pemimpin firma ini adalah perempuan?!"


tok...tok.....


"masuk!"seru suara seorang perempuan yang ada didalam


Riani segera membuka pintu dan dia benar benar terkejut melihat pimpinan nantinya yang benar benar seorang perempuan


"hahaha apa saya mirip dengan setan?"tanya wanita 30an itu

__ADS_1


"ma..maaf kan saya madam"ucap riani canggung karna masih kaget


"tolong jangan panggil saya madam karna saya masih 32 tahun dan belum menikah"jelas wanita itu


Riani menganggukan kepalanya "baik manquer"


Manquer pamela itu tersenyum dan menyuruh riani untuk segera duduk didepannya


"baiklah Riani tanpa memperkenalkan diri karna saya sudah tau siapa kamu dan untuk saya sudah menjadi kewajiban kamu untuk mencari identitas saya sendiri,mari langsung saja kita mulai wawancara kita dengan satu pertanyaan dari saya dan satu pertanyaan dari kamu"jelas manquer pamela


Riani kaget bahwa dia juga harus diwawancara bukannya langsung melakukan tugasnya


"apa kesan pertama kamu melihat saya sebagai pimpinan dari firma ini?"tanya manquer pamela


Riani menatap kaget seraya berpikir apa hanya itu pertanyaan nya?


"silahkan kamu jawab karna jawaban dan pertanyaan kamu nantinya akan menentukan apakah kamu harus kembali ke inggris dan melanjutkan kuliah selama 2 setengah tahun lagi atau kerja di firma ini setelah lulus"jelas manquer pamela yang membuat riani tersentak


Dia tidak percaya bahwa dia akan bisa kembali ke inggris jika tidak memuaskan manquer pamela,Riani pikir dia benar benar diluluskan dari oxford berkat keputusan universitas namun siapa sangka itu adalah keputusan dari manquer pamela


"apakah ini sebuah lelucon untuk menjadikan seorang wanita yang kelihatan banyak pengalaman dengan pria Playboy dan sepertinya sering terkhianati dalam urusan percintaan dan suka mabuk mabukkan untuk menjadi pimpinan di firma aneh ini?!"jawaban dari Riani yang awalnya itu semua adalah sebuah pertanyaan yang terbesitkan dipikirannya namun tanpa sadar itu semua keluar dari mulut Riani


Manquer pamela menatap riani dengan tatapan kosong seakan harga dirinya dibeli habis berkat perkataan riani


Riani cemas jika dia akan langsung ditendang dari tempat nya sekarang atau di sabotase lalu dijual kepada om om hidung belang di prancis lalu dibunuh dengan keji


"baiklah selanjutnya pertanyaan dari kamu!"seru manquer pamela menatap sinis ke arah riani


Seakan pikiran riani terkosongkan menatap manquer pamela "siapa yang mendesain tempat ini dan merekrut anda?"tanya riani


"bukankah itu 2 pertanyaan?apakah kamu tidak mendengar penjelasan saya tadi untuk memperbolehkan kamu hanya menanya satu pertanyaan?"tanya manquer pamela


Riani bersikeras agar manquer pamela menjawab pertanyaan karna riani berpikir dia pasti akan langsung ditendang dari Perancis karna jawabannya tadi jadi dia ingin mengetahui tempat aneh ini terlebih dahulu


Manquer pamela menatap kaget melihat Riani yang bersikeras "silahkan kembali ke apartemen kamu dengan pak sopir yang mengantarkan mu tadi,lalu tentang pertanyaanmu didiskualifikasi karna tidak mematuhi aturan untuk menanyakan hanya satu pertanyaan,saya akan secepatnya memutuskan untuk kamu menyelesaikan tugas yang sudah saya kirimkan ke kampus mu lalu bekerja disini atau harus kembali ke Inggris"jelas manquer pamela


Riani menghela nafas lelah dan berjalan ke arah pintu "maafkan tindakan saya dan perkataan saya manquer,sungguh saya tidak ada maksud untuk menyinggung anda,dan saya tidak akan kecewa terhadap keputusan anda nantinya, Assalamualaikum"pamit riani

__ADS_1


"waalaikumsalam"jawab manquer pamela yang mengejutkan Riani


Riani kembali melangkahkan kakinya meninggalkan firma dengan desain ruangan yang aneh karena dihiasi kertas kertas dan pemadangan pohon pohon hijau dihutan serta tidak ada pekerjanya dalam ruangan itu karna sedari tadi riani hanya melibat manquer pamela dan beberapa satpam serta 3 orang supir termasuk monsieur yang menjemputnya tadi


"kembali ke apartemen non?"tanya monsieur yang mengantar Riani tadi


Riani menganggukan kepalanya dan segera masuk ke mobil


***


Riani menghempaskan tubuhnya ke kasur sambil menghele nafas lelah "seperti benar aku tidak ada diterima haduh.....dan semoga manquer tidak melaporkan ku atas tuduhan pencemaran nama baik"gumam riani


Riani menoleh ke arah mejanya dan bangkit dari kasur lalu berjalan ke arah meja sambil membuka lembaran yang diberikan dosennya


"ini tidak akan berguna lagi"ujar riani sambil membalik balikkan lembaran tentang perihal yang akan diadilinya


Riani mengambil hp nya yang berada tepat disebelahnya dan membuka notif pesan dari haura


wah selamat ya riani kamu udah bisa magang dan ke perancis,aku dengar kabar ini dari samantha dan serli semoga sukses selalu ya disana yang penting jangan lupa ibadah:)


Riani mengehela nafas lelahnya kembali "apa yang harus kukatakan pada mereka saat kembali ke oxford besok"gumam riani sambil membalas pesan haura dengan ketikan huruf terima kasih atas perhatiannya haura:)


kali ini riani menatap lama pemandangan Perancis dari balik kaca jendela apartemen mininya memperhatikan pemandangan di luar apartemen dan segera tidur untuk kepulangannya kembali ke inggris besok


***


Teriknya cahaya kembali merambas mengenai mata riani


Riani segera bangkit dari tidurnya dan memperhatikan jam sedang menunjukkan pukul 7.00 riani segera bersih bersih ke kamar mandi


tok...tok...


Riani memasang hijabnya dan segera berjalan cepat ke arah pintu


"selamat pagi nona riani"sapa monsieur


"pagi monsieur,ada apa?"tanya riani

__ADS_1


"ayo beres beres nona riani kita akan segera ke pengadilan"ajak monsieur


"what?!!!!!"kaget riani


__ADS_2