Fake Smile Bad Girl

Fake Smile Bad Girl
Perkenalan.


__ADS_3

06.00


Acha sudah rapi dengan seragam sekolah nya, hari ini Acha akan menjadi murid baru di SMA 1 Angkasa.


Acha sedikit memoles wajahnya, dengan taburan bedak yang tipis, lipstik dengan warna nude, terakhir Acha menggerai rambut grey nya yg sebahu.


"Selamat pagi abang ku sayang" sapa Acha


"Habiskan dulu sarapannya setelah itu kita berangkat"


Acha menuruti perkataan abangnya segera dia menyantap sandwich yang sudah di siapkan mbok Ina.


"Ayok bang"


Keduanya pergi menuju halaman sebelumnya mereka sudah pamit sama mbok Ina.


Angkasa Fahreza Dirgantara, pemilik perusahaan Dirgantara Corporation, seorang CEO muda, karena di usianya yang sudah memasuki 25 tahun dia sudah sangat sukses. Perusahaan yang bergerak di bidang kuliner, perhotelan, industri. Dia sangat di segani oleh petinggi luar maupun di Indonesia.


Acha menyandarkan kepalanya di dada sang Abang, menatap nya dengan senyuman, dia sangat mirip dengan Daddy nya.

__ADS_1


" Acha kenapa sayang?"


"Gak papa bang, Acha cuma rindu Daddy" ujarnya tersenyum.


"Sudah ya dek, Daddy sudah tenang di sana, Acha hanya perlu mendoakan Daddy, maaf yah dek, Abang terlalu sibuk dengan perusahaan sampai Abang gak punya waktu buat Acha" ucap Angkasa meminta maaf.


Acha mengangguk.


Semenjak kematian Daddy, Acha kecil menjadi sangat murung, dan Mommy menyalahkan nya atas apa yang terjadi dengan Daddy. Sejak saat itu dia tidak pernah berbaur dengan yang lain, dia selalu sendirian, sampai abangnya memutuskan Acha untuk home schooling, setidaknya dia bisa selalu mengawasinya. Semakin hari kondisinya semakin memprihatinkan, Acha mulai mogok berbicara kepada siapapun termasuk Abangnya, pernah sekali abangnya membawanya ke psikiater tapi apa yg terjadi? Acha mengamuk dia tidak mau pergi ke psikiater, Acha menangis tersedu-sedu dan mengunci kamarnya.


Bayangkan anak yang masih berusia 6 tahun harus mengalami semua itu, seharusnya sang Mommy menemaninya di kondisi seperti itu, tapi Mommy meninggalkan Acha dengan Angkasa, Angkasa berjuang sendirian demi kesembuhan sang adik, sang Abang harus bekerja sambilan saat dia masih SMP, memang Daddy memiliki perusahaan namun semua itu di ambil oleh paman Angkasa dengan alasan angkasa masih belum bisa mengelola perusahaan.


Acha sampai di SMA 1 ANGKASA.


" Dek maafin Abang yah Abang gak bisa nemenin Adek, nanti Adek langsung ke TU aja yah"


"Iyah bang, hati hati yah"


Acha mencari gedung TU. setelah menemukannya dia langsung bertanya kelas yang akan di tempati nya, staf TU langsung mengantarkan Acha ke 11 IPA 2.

__ADS_1


"Bu ini ada murid baru" ujar staf TU itu.


"Silahkan masuk nak, ayo perkenalkan diri kamu"


"Acha auristrala allisya lesham dirgantara"


"Salam kenal semuanya, semoga kita bisa menjadi teman dekat" ucap nya tanpa senyum.


"cantiknya"


"neng udah punya pacar?"


"boleh daftar jadi pacarnya dong neng"


"nanti kita kenalan yah"


"Acha sekarang duduk di bangku yang masih kosong yah"


Acha mengangguk lalu pergi menuju tempat yang masih kosong.

__ADS_1


Pelajaran pertama pun berlangsung dengan hikmat..


__ADS_2