Fake Smile Bad Girl

Fake Smile Bad Girl
Penolakan cinta berkali-kali.


__ADS_3

"Lo ganggu gw aja" ujar Sandra kesal karena sedari tadi Alaska terus mengusik tidurnya.


"Lo tau diri goblok, Lo kata ini rumah Lo?" Sandra langsung terduduk saat mengingat dimana dia sekarang.


"Sudah bangun Lo?" ejek Acha. Sandra cengengesan lalu pamit menuju kamar mandi.


Alaska duduk agak jauh dari Acha namun sedari tadi pandangan nya tidak lepas sosok perempuan yang berparas sangat cantik duduk di depannya dan tengah asyik mengobrol.


"Oh, warum kommst du nicht?" (Opa kenapa tidak ikut) tanya Acha.


"Dein Opa hat Spaß mit deiner Lieblingspflanze" (Opa mu tengah asyik berpacaran dengan tanaman kesayangannya) jawab Oma.


Memang Opa adalah salah satu pecinta tanaman, dia menanam banyak sekali bunga-bunga yang terkenal sangat langka di Jerman dan di berbagai negara lainnya, dia rela menghabiskan banyak uang demi bunga yang dia mau, Opa membangun beberapa rumah kaca untuk menyimpan tanaman nya.


Oma pamit untuk mencari udara segar, Sandra juga belum kembali dari toilet, di ruangan hanya tersisa Alaska dan Acha.


"Gimana keadaan Lo?" tanya Alaska.


"Baik dong, kan ada my darling lope-lope" gurau Acha.

__ADS_1


"Sebahagia Lo aja"


"Ka" panggil Acha.


"Ka"


"Hmm!"


"Gw suka sama Lo!" sarkas Acha.


"Lo suka gak sama gw? kalau Lo belum suka sama gw hari ini gw bakal nanya lagi besok, sampai Lo bilang Lo juga cinta gw" ujar Acha.


"Tau dari mana Lo mengenai masa lalu gw?" tanya Alaska mulai tertarik dengan ucapan Acha yang menyinggung mengenai masa lalunya.


"Lo gak perlu tau yang perlu Lo tau gw suka sama Lo"


"Memang kebiasaan lo kayaknya ngemis cinta dari laki-laki lain" Sindir Alaska.


"Namanya juga suka" ujar Acha santai.

__ADS_1


Alaska memilih tidak meladeni ucapan Acha, Alaska lebih tertarik merebahkan tubuhnya di ranjang lalu memejamkan matanya.


"Untuk sekarang gw masih mau merjuangin cinta gw sama Lo, gak peduli meskipun Lo gak suka sama gw, namun suatu saat ketika gw sudah lelah dengan cinta yang tak ada balasan gw bakal ngerelain Lo dengan perempuan pilihan Lo nantinya"


🌺🌺🌺


Setelah beberapa hari di rawat, Acha sudah di perbolehkan pulang karena kondisinya berangsur-angsur membaik.


Hubungan nya dengan Angkasa masih sama seperti sebelumnya, Acha sudah tidak takut saat bertemu Angkasa namun Acha selalu menghindar saat Angkasa mau mengajak nya berbicara.


Hari Senin tepatnya, mereka berlibur di tempat-tempat terbaik di Jerman, masalah sekolah Angkasa sudah mengurusnya sebenarnya mereka sudah kembali beberapa hari yang lalu namun mereka menyempatkan refreshing sebelum pulang. Angkasa menyewa 2 mobil Van untuk mengangkut teman-temannya.


"Tujuan pertama kita kemana?" tanya Ellen.


"Rugen Cliffs" jawab Acha.


Setelah memakan waktu yang cukup lama, mereka tiba di Rugen Cliffs atau lebih dikenal dengan nama Rugia Island, berada di antara Pomeranian dan Laut Baltic. Area ini terkenal sebagai destinasi wisata karena pantai pasir putihnya yang cantik, landscape alami yang berbeda, serta aritektur resort yang memukau.


Mereka bermain pasir di sana, menyelami lautan setelah menggunakan perlengkapan menyelam, ada yang membuat istana pasir, mereka bersenang-senang saat itu.

__ADS_1



__ADS_2