Fake Smile Bad Girl

Fake Smile Bad Girl
Gw gak mau nangis gara-gara laki-laki seperti dia.


__ADS_3

Billy mengikutinya Acha dari belakang "Mau kemana?" tanya Billy membuat langkah Acha terhenti.


"Gw ada urusan bentar"


"Gw anterin"


Melihat gelagat Acha yang ingin menolak Billy segera menyela "Gw gak menerima penolakan" Mereka berjalan bersama, beberapa kali Billy ingin menggenggam tangan Acha namun selalu gagal, Acha sadar akan hal itu dia segera mengapit tangan Billy, Billy mengusap tangan Acha lembut seperti membuat sesuatu di tangannya.


"Tumben Lo gak nangis?" tanya Billy penasaran, dia sudah kenal Acha dari kecil Billy juga memberikan cal kalau Acha gadis yang cengeng namun sekarang setelah kejadian tadi Acha terlihat baik-baik saja tidak ada kesedihan yang dia rasakan saat berada di dekatnya.


"Mulai hari ini gw gak mau nangis gegera laki-laki, masa kecil gw selalu gw habiskan dengan menangis, sekarang gw udah gak mau lagi"


Beberapa saat kemudian mereka sampai di sebuah rumah yang terbilang cukup sederhana namun ada kebahagiaan di dalamnya "Assalamu'alaikum"


"Waalaikumsalam" jawab seorang laki-laki yang berperawakan tinggi tampan, dia tersenyum manis saat melihat Acha, Acha jatuh ke pelukan jingga, ya jingga sosok laki-laki yang pernah Acha sukai dulu akankah perasaannya akan kembali tumbuh? atau dia akan menaruh hati pada orang lain? entahlah cuma author dan Allah saja yang tau.

__ADS_1


"Nambah aja saingan gw" batin Billy


Mereka menghabiskan waktu bersama hingga jam 01.00 siang, sudah waktunya bagi mereka untuk kembali ke villa, sebelum pulang jingga mengusap pipi Acha penuh sayang "Tunggu Abang di Jakarta yah, titip salam sama Reza"


Di sepanjang perjalanan pulang Acha lebih banyak diam dia kembali teringat ucapan abangnya yang katanya suatu hari nanti akan menetap di sebuah negara yang jauh dari Indonesia, negara yang tidak akan ada siapapun yang mengetahui keberadaannya.


"Cha jadi pasangan dansa gw di prom night"


Keduanya sampai di villa, Alaska dan Febby tengah berpelukan di ruang tamu, Acha melewati keduanya sambil bersenandung mengabaikan tatapan mereka, dia memiliki rencana bagus untuk merayakan kembalinya dua pasang sejoli itu.


"Nanti gw mau kalian jangan ada yang keluar, gw ada kejutan untuk ****** ups maaf Febby sama Alaska maksud gw" Acha duduk di sofa yang tak jauh dari mereka berdua.


"Gw bakal rubah villa ini menjadi tempat clubbing dan buat Lo feb lo harus dandan seseksi mungkin, lo kan udah biasa tuh ngumbar kepemilikan Lo" Acha menyeringai.


"Gw gak setuju" ujar Alaska.

__ADS_1


"Gw gak minta persetujuan lo, terserah gw dong villa-villa gw, meskipun mau gw bakar pun gak ada masalah sama Lo" jawab Acha tanpa mau melihat Alaska, Acha kembali ke kamarnya sambil merencanakan kejutan untuk Febby, dia ingin sekali melihat reaksi Febby saat dia mengundang om-om yang pernah menghabiskan 1 malam bersama Febby, Acha mempersiapkan semuanya dengan baik setelah itu dia memutuskan untuk beristirahat.


🌺🌺🌺


China, Beijing


Angkasa ikut menyeleksi pemuda-pemuda yang akan menjadi bagian dari perusahaannya, cukup lama Angkasa melihat bakat mereka hingga bokongnya panas karena banyak duduk, Angkasa melangkah ke cafetaria yang menjual berbagai makanan.


Angkasa memesan bebek Peking, lun pia dan sepiring nasi tentunya, dia menunggu di ruang khusus CEO, matanya menangkap sosok laki-laki yang familiar untuknya, adik kedunya.


"Dad lihatlah, dia sudah bertumbuh menjadi remaja yang tampan nan gagah sekarang" Angkasa tersenyum melihat Arthur, sebenci apapun dia pada Arthur namun Arthur tetap adik laki-laki untuknya, Angkasa menyuruh seseorang untuk memanggil Arthur keruangan makan khusus CEO.


"Permisi tuan, bisakah anda ikut saya sebentar ada seseorang yang harus anda temui" Arthur mengikuti orang itu dengan bingung.


"Siapa yang ingin bertemu dengan ku!" pertanyaan itu terus memutar di kepalanya.

__ADS_1


"Silahkan tuan" orang itu membuka pintu, Arthur masuk sesuai arahannya, di sana dia melihat sosok laki-laki yang sangat dia rindukan, laki-laki yang menjadi inspirasi semua orang termasuk dirinya.


"Angkasa"


__ADS_2