
Mereka melanjutkan makannya dengan tenang tapi tidak dengan Bianca sedari tadi dia menatap Acha tidak suka.
"Sial gimana caranya gw bisa kalahin dia"
"Enak aja dia pegang pangeran gw" Batinnya.
"Lo kesini naik apa?" tanya Acha saat sudah selesai makan.
"Motor lah ya kali jalan kaki" Sahut Diki.
"Orang cantik gak boleh marah sama mahluk halus" Ucap Acha mengelus dadanya.
"Dih cantik dari Hongkong" Diki tertawa mendengar ucapan Acha.
"Lo mendadak amnesia, Lo sendiri yang bilang gw cantik"
"Manusia kan ada khilaf nya, lagian Lo gak tau malu sudah gede gak pakai celana" Ejek Diki.
Acha sudah hilang kesabaran beberapa kali dia mendengar kalau dirinya tidak pakai celana.
"Abis Lo malam ini" ujar Sandra melihat kepala Diki di jepit oleh Acha mengunakan tangannya.
"Ampun yang mulia maafkan kesalahan daku kepada yang mulia" ucap Diki dramatis.
Acha melepaskan Diki, kembali ke tempat semula yaitu di samping Aka.
"Uhuk uhuk gila, bisa mati gw sama Lo"
"Kenapa kurang?" tantang Acha.
"Tidak yang mulia" Ujar Diki.
Perlahan-lahan restoran mulai sepi pengunjung karena waktu sudah menunjukkan pukul 10.00 malam, Anggota Demon west juga sudah pulang terlebih dahulu kecuali Billy dan Alaska masih stay disana.
"San Lo pulang jam berapa?" teriak Acha kepada Sandra yang ada jauh darinya.
__ADS_1
"Bentar lagi, tinggal beresin ini aja"
Acha berisiatif membantu Sandra membersihkan meja, membawa piring kotor ke belakang, Acha sering kali tertawa keras karena lelucon Sandra.
"Gw gak tau kenapa gw bisa suka sama Lo" Batin Billy melihat Acha tengah tertawa bersama Sandra.
Alaska menatap Acha tanpa ekspresi apapun di wajahnya sesekali dia melirik Billy yang sedari tadi tidak pernah melepaskan pandangannya darinya.
"San Lo besok libur gak?" tanya Acha mengelap keringat di wajah nya
"Kenapa?"
"Besok Demon west bakal BBQ an di rumah gw, kita bisa beli bahan-bahan nya sama-sama"
"Setuju" Teriak di samping Acha.
"Gila kira-kira dong kalau mau teriak, telinga gw sampek berdengung" Ujar Acha memeriksa telinga.
"Sorry" Sandra cengengesan melihat Acha.
"Kalian berani pulang sendiri?" tanya Billy saat mereka sampai di parkiran.
"Jakarta gak pernah sepi" Sahut Sandra.
Alaska mengendarai motornya meninggalkan mereka yang tengah berbicara, tujuan Alaska pulang, kali ini dia tidak akan tidur di markas dulu.
"Yasudah kita balik dulu" Mobil Acha keluar dari parkiran menuju Mensionnya, Billy juga menyusul Alaska.
Tidak ada pembicaraan selama di mobil, Acha fokus menyetir Sandra fokus kepada benda kotaknya.
Satpam membukakan gerbang saat melihat mobil Acha dari kejauhan, Acha membunyikan klaksonnya lalu masuk kedalam.
Setelah memarkir mobilnya, mereka langsung masuk ke dalam pergi menuju kamarnya Acha berada.
"Capek banget" ucap Acha membaringkan tubuhnya.
__ADS_1
Tak berapa lama mereka tertidur pulas saling membelakangi satu sama lain.
Ceklek, pintu kamar Acha terbuka lebar, sosok laki-laki memandangi mereka yang tengah tertidur pulas.
"Maaf" ujar Angkasa membelai dengan sayang rambut sang adik.
"Kalau waktu pas, Abang akan memperkenalkan dia padamu"
Sebelum pergi seperti biasa Angkasa mencium kening sang adik.
Pengenalan tokoh.
Acha dirgantara aka Kim jisoo.
Sandra Abigail aka Jennie.
Alaska aka Kim Taehyung.
Angkasa dirgantara aka Manu Rios.
Billy Alfarizi.
Bianca Margareta aka Irene.
__ADS_1