Fake Smile Bad Girl

Fake Smile Bad Girl
Meninggalkan masa lalu.


__ADS_3

Pagi harinya Acha terbangun dengan kepala yang sangat sakit "Gila, sebenernya tadi malam gw minum berapa gelas" Acha memegang kepalanya, dia turun dari tempat ternyamannya menuju dapur, tangannya selalu berpegang pada tangga takut salah pijak katanya.


Di dapur Acha menuangkan sup toge yang dapat meredakan mabuknya, dia makan dalam diam.


"Acha" teriak Febby menghampiri Acha, Alaska mengikutinya dari belakang, Acha tidak menghiraukan keberadaan Febby, dia sedang malas bertengkar pagi-pagi dengan Febby.


"Lo kan yang ngundang orang-orang itu tadi malam, maksud Lo apa? lo iri banget yah ngeliat gw bahagia, lo masih gak terima Alaska mutusin lo?"


"Gw lagi males yah bertengkar sama lo, pergi sebelum gw ngelempar mangkok ini ke muka lo" ujar Acha memperingati Febby.


"Lo tau gak om-om itu m*m*e*k*s* gw tadi malam, ini semua gara-gara lo Cha, gw kotor" Febby menampar pipi Acha.

__ADS_1


Acha melempar mangkok ke tembok belakang Febby, hampir mengenainya "Gw males ngomong beberapa kali sama lo, apa lo bilang mereka m*m*e*k*s* lo? bukannya lo malah menikmatinya, kamar kita bersebelahan loh lo lupa? kalaupun mereka memaksa lo, lo pasti teriak tapi gw gak denger teriakan kok, jangan lupa di setiap kamar di villa ini di lengkapi dengan cctv jadi gak usah sok ngerasa jadi korban" Acha mendorong tubuh Febby beberapa kali.


"Lo berubah, lo gak seperti Acha yang gw kenal sebelumnya" Alaska ikut menimpali mereka.


"Heh mulut siapa itu yang ngomong, sok tau segalanya tentang gw padahal kenal pun gak, lo gak usah ikut campur masalah ini, ini masalah gw sama Febby lo transgender?"


"Lo cemburu sama gw?" ejek Febby.


"Kalian?" tanya Acha bingung.


"Maaf nona, tuan Angkasa menyuruh kami untuk menjaga nona, kami tidak akan membiarkan siapapun menyakiti nona Acha" ujar salah satu dari mereka mungkin pemimpin dari mereka bertiga.

__ADS_1


"Telat pak, kenapa gak mulai kemarin-kemarin"


"Maaf nona, tapi tuan Angkasa ingin kemarin nona yang menyelesaikan masalah nona namun sekarang kami akan ada untuk nona" salah satu dari mereka maju menuju Febby sebelum memulai menyakiti Febby Acha menghentikannya.


"Pak bodyguard, gak usah buang-buang waktu dengan ngeladenin mereka gak guna, kalau mereka ganggu Acha lagi baru kalian singkirin mereka berdua, lebih baik bapak anterin Acha pulang, Acha muak ngeliat mereka, Len lo mau bareng gw?" tawar Acha.


"Gw sama mereka aja Cha, terus baju lo gimana? mau gw bawain aja?"


"Tinggalin aja, gak penting kayak ya lo tau lah, gw balek dulu" Acha meninggalkan mereka memasuki mobil bodyguard nya yang akan mengantarkan nya kembali ke ibu kota, di sepanjang perjalanan Acha membunuh waktu dengan tidur.


__ADS_1



__ADS_2