Fake Smile Bad Girl

Fake Smile Bad Girl
Sambutan hangat untuk Acha.


__ADS_3

"Kejar aja kalau bisa" Aiken mengejek Acha setelah itu lari, Acha mengejar Aiken.


"Aiken jangan lari"


Mereka bermain kejar-kejaran di sekolah, kaki Acha tersandung sesuatu yang membuatnya jatuh "Auu" teriak Acha kesakitan, sebenarnya dia cuma pura-pura agar Aiken menghentikan langkahnya lalu menghampirinya.


"Aiken menghampirinya dengan wajah yang pucat pasi kare khawatir.


"Lo kenapa? lo gak papa kan?" Aiken memeriksa lutut Acha , lututnya mengeluarkan darah segar.


Melihat Aiken lengah , Acha menarik Aiken, jarak wajah Aiken hanya 5 centi darinya, Acha bisa merasakan nafas Aiken yang wangi mint menerpa wajahnya, Aiken tersenyum, senyum yang baru pertama dia lihat, Aiken menggendong Acha ala bridal style "Ken turunin malu" Acha menyembunyikan wajahnya di dada Aiken saat mereka menjadi pusat perhatian seluruh siswa.


Aiken laki-laki yang selalu mengusili nya, laki-laki yang mendekat padanya sedang sejuta pesona yang tidak bisa Acha tolak, awalnya Acha kesal karena selalu dia yang menjadi sasaran kejailannya tapi saat Aiken tidak masuk Acha merasa ada yang kurang, Aiken menembak Acha di sebuah pantai yang Aiken sulap menjadi sangat indah, disana dia mengutarakan cintanya dengan ombak yang menjadi saksinya.


Flashback end.


Mobil Aiken melaju menuju rumahnya, Aiken pernah berjanji suatu saat nanti dia akan mengenalkan Acha pada keluarganya dan sekarang saatnya.


"Kamu gugup?" Aiken memegang tangan Acha lembut.


"Aku takut mereka nanti gak suka sama aku" jawab Acha cemas.

__ADS_1


"Gak papa honey kamu gak perlu ngelakuin hal yang gak kamu suka nantinya, aku pengen kamu nikmati saja" mobil Aiken memasuki sebuah mension mewah, Aiken membuka pintu untuk dirinya sendiri lalu pergi ke samping membukakan pintu untuk pacarnya, salah satu kebiasaan Aiken yang Acha suka, Aiken selalu memperhatikannya, menjaganya seperti ratu, baru kali ini Acha merasa sangat amat di cintai oleh seseorang selain Angkasa.


Aiken mengapit tangan Acha, mereka masuk ke dalam, di dalam kedatangan mereka di sambut baik oleh pemilik rumah "Sayang" seorang perempuan yang tidak muda lagi namun tidak ada keriput yang menghiasi wajahnya serta penampilan nya yang sangat modis, sedang memeluk Acha hangat.


"Sini duduk" ibu tersebut menggiring Acha untuk duduk di sofa sampingnya.


"Kamu pasti Acha yah"


"Tante kok tau? kan Acha belum memperkenalkan diri Acha"


"Tau lah, hampir setiap hari Aiken selalu cerita tentang Acha" kata mama Aiken.


"Enggak dong, Aiken selalu cerita kalau Acha itu perempuan tercantik yang pernah dia temuin, dia akan ngejaga Acha sampai kapanpun dan dia selalu bersyukur telah memiliki kamu" Acha tersenyum mendengar ucapan mamanya Aiken, Acha menikmati waktu di tengah-tengah mereka, saat duduk bersama, Acha tau Aiken sering mencuri-curi pandang sama Acha, namun Acha cuek aja.


"Sayang aku pengen ngenalin kamu ke sahabat aku" Acha mengetik dial nomer Sandra lalu panggil vidio call tersambung.


"Acha gw kangen" teriak Sandra heboh.


"Alah lebay lo, gimana Jakarta?" tanya Acha.


"Jakarta apa Alaska?"

__ADS_1


"Alaska siapa yah gak kenal gw"


"Alaska kemarin kesini ngamuk-ngamuk nanya lo, penampilan udah gak kayak dulu sekarang rambut udah panjang"


"Memang benar yah, seseorang bakal sadar kalau orang itu udah pergi, tapi gw gak peduli lagi, lo tau sekarang gw udah punya pacar" Acha menarik Aiken mendekat.


"Masyaallah ganteng banget pacar lo, wah bukan main"


🌺🌺🌺


Jakarta.


Satu tahun telah berlalu namun orang yang selalu Alaska tunggu tidak pernah kembali.


"Kenapa lo ninggalin gw saat lo berjanji tidak akan pernah ninggalin gw apapun yang terjadi" Alaska selalu berusaha mencarinya, menelfon nya setiap saat namun handphone selalu tidak aktif, dia sudah menanyakan pada Sandra tapi Sandra juga tidak tau dimana keberadaan dia.


"Acha" teriak Alaska di sebuah danau buatan yang kala itu tidak ada orang yang berkunjung.


Perempuan akan di jaga seperti ratu setelah mendapat orang yang tepat.


__ADS_1


__ADS_2