Fake Smile Bad Girl

Fake Smile Bad Girl
Kepanikan Angkasa.


__ADS_3

"Share lock, tempat dinner angkasa" Alaska mengambil jaket dan kunci motornya lalu pergi mencari angkasa. Setelah mendapat pesan dari Yudha dia langsung pergi menuju pantai. Disana Alaska melihat angkasa dengan ellen tengah berdansa, tanpa ba-bi-bu Alaska langsung menghampiri dan menariknya.


"Apa apaan Lo ka" angkasa menghempas kasar tangan Alaska.


"Lo harus ikut gw sekarang" Paksa Alaska yang kembali menarik tangan Angkasa.


"Dari pada ikut Lo, mendingan gw disini sama Ellen, gak penting juga apa yang akan Lo kasih tau ke gw" sinis angkasa lalu kembali ke tempat di mana pujaan hatinya berada.


"Lo tetaplah disini dan biarkan saja Adek Lo sekarat" Alaska pergi menuju tempat motornya di parkir.


"Apa maksud Lo" angkasa mengambil kunci motornya.


"Bukannya Lo sendiri yang bilang tadi, apapun yang gw tunjukkan juga gak penting"


Ellen menyusul Angkasa dan Alaska di tempat parkir, ada apa sebenarnya sampai Alaska terlihat panik seperti itu, batin Ellen.

__ADS_1


"Trauma Adek Lo kembali, gara-gara setan" maki Alaska. Lalu pergi meninggalkan 2 pasangan sejoli itu, tugasnya sudah selesai.


Angkasa pergi dengan ellen di belakangnya, dia mengendarai mobilnya seperti orang kesetanan, tidak ada yang dia pedulikan kecuali keselamatan sang adik, trauma kembali setelah sekian lama, saat keduanya sampai diperbatasan hutan, angkasa sadar mobilnya tidak bisa melewati jalan setapak itu.


" Sial" Tanpa banyak bicara, Angkasa lalu berlari menuju hutan meninggalkan Ellen sendirian, saat dia sampai di pertengahan hutan, dia melihat disana banyak orang, Angkasa pergi kesana untuk meminjam motor, saat tau siapa yang meminjam motor mereka, mereka menyerahkan kunci motornya takut-takut.


"Dimana Acha" ujar angkasa panik setelah masuk ke dalam. Angkasa melihat Acha tengah tertidur pulas di pelukan Billy.


"Gimana kondisinya?" tanya Angkasa mencium kening Acha lembut.


"Mana Ellen?" tanya diki saat melihat angkasa datang sendiri.


"Ellen masih di sana, tolong Lo jemput dia, gw liat disana juga ada anak buah Baron, gw takut Ellen kenapa-kenapa" perintah angkasa.


"Adek Lo kesini sendiri, Lo malah enak-enak makan malam" Sindir Alaska yang sudah duduk manis di samping Diki.

__ADS_1


"Gw males berantem sama Lo" Angkasa menggendong tubuh Acha ke lantai atas, setelah itu pergi di mana teman-temannya berada.


Ellen datang di jemput Baron, dia menanyakan dimana Acha, setelah mengetahui Acha berada di lantai atas, dia segera pergi ke atas.


Pagi tiba, membangun kan seluruh penduduk muka bumi memberitahu mereka untuk melanjutkan aktifitasnya seperti semula. Begitupun dengan anggota Demon west mereka mengeliat dalam tidurnya membangunkan tubuh yang masih ingin tidur kembali.


Acha turun ke bawah dengan seragam sekolahnya, dia menunggu yang lain di ruang tamu, Angkasa muncul pertama kali.


"Gimana sudah enakan" tanya Angkasa memeluk Acha, yang di peluk hanya diam tak membalas pelukannya seperti biasanya.


"Apa masih sakit?" tanya Angkasa lagi.


Acha menggeleng, dia sudah tidak sakit lagi seperti semalam, kondisinya sudah membaik seperti biasanya.


"Kenapa Acha bisa kesini?"

__ADS_1


"Acha kesepian di Mension, gak ada yang bisa Acha ajak berbicara, Acha juga males jika harus makan malam sendirian" Jelasnnya, Acha ingin sekali menanyakan kemana abangnya semalam, ah sudahlah moodnya benar-benar buruk pagi ini.


__ADS_2