
Alaska membangunkan Anin menyuruh melanjutkan tidurnya di kamar, Acha yang memang dasarnya kebo susah sekali di bangunkan, Alaska menggendong Acha ala bridal style, sebenarnya berpura-pura, Acha sudah bangun sejak Aka menyuruh Anin pindah.
"Kapan lagi kan di gendong Alaska, istilahnya mengambil kesempatan dalam kesempitan" batin Acha tertawa.
Dengan hati-hati Alaska membaringkan tubuh Acha, Acha pura-pura mengeliat dari tidurnya, Aka menyelimuti tubuh nya agar tidak kedinginan, lalu duduk di samping Acha.
"Gw minta maaf atas sikap gw selama ini sama Lo, gw cuma bisa nyakitin Lo" Aka mengusap pipi Acha setelah itu dia mencium bibirnya, tidak ada ******* kejadian itu hanya terjadi seperkian detik.
"Bibir Lo manis gw suka" ujar Aka tersenyum manis. Aka memutuskan pergi ke dapur mengambil buah-buahan segar dan beberapa Snack. Acha membuka matanya setelah memastikan Aka benar-benar pergi.
"Itu kan first kiss gw" Acha merenggut namun beberapa detik dia tersenyum mengingat kejadian tadi, Acha memiringkan tubuhnya dia menemukan lemari sepatu.
"Kapan pula Aka membelinya, perasaan pas gw kesini belum ada" Acha melihat deretan sepatu koleksinya, sepatu pemberian nya berada di situ.
"Kalau gw tau sepatu itu gak jadi di buang gak mungkin gw kepikiran sampai mau gila" protes Acha.
__ADS_1
Alaska membawa nampan berisi Snack, dia melihat Acha sudah bangun.
"Sayang sudah bangun" ujar Aka meletakkan nampan di meja belajarnya, Acha mengubah posisinya menjadi duduk, Aka menghampirinya lalu memeluknya erat.
"Kenapa by? ada masalah?" tanya Acha menyenderkan kepalanya di bahunya. Aka membuka ikatan rambut Acha.
"Gw gak suka Lo mengikat rambut Lo"
"Kenapa?" tanya Acha bingung.
"Masalah tadi gw harap Lo lupain itu"
"Kenapa?"
"Gw gak mau Lo salah paham, gw benar-benar mencintai Lo, gw gak mau Lo masih beranggapan kalau gw masih mencintainya" Aka berdiri mengambil sesuatu di laci belajar, sebuah pigura.
__ADS_1
"Foto yang Lo simpan tadi mana?" Acha merogoh tasnya mencari foto yang di minta, Aka meletakkan foto mereka berdua di pigura lalu meletakkannya di meja samping tempat tidur.
"Cha mulai sekarang gw milik Lo seutuhnya dan juga mulai sekarang gw gak suka ngeliat Lo dekat dengan lelaki manapun termasuk Billy gw mudah cemburu, setiap pagi gw bakal jemput Lo kita sama-sama pergi ke sekolah" Alaska mengucapkan kata-kata yang di luar dugaan nya, dia sempat ingin menyerah dulu melihat sikap aka yang terus-menerus dingin kepadanya, Acha menangis dia menutup wajahnya menggunakan kedua tangannya.
"Maaf" guman Alaska memeluk Acha kembali, dia mengusap punggung Acha beberapa kali Acha merasa Alaska mencium rambutnya.
"Astagfirullah kalian ngapain?" teriak Aliya yang kebetulan lewat. Mereke melepaskan pelukannya spontan.
"Cha kamu di apain sama Aka?" Aliya menjewer telinga Aka sampai memerah.
"Tante Acha gak papa" Aliya melepaskan jeweran nya.
"Sepertinya Aka sudah mulai mencintai nya melihat pelukannya tadi hal itu tidak perlu di ragukan" Aliya pamit untuk memasak, Aka mengambil nampan tadi.
"Ka boleh pinjam laptop gak?" tanya Acha. Aka mengambil laptop tanpa bertanya untuk apa setelah itu memberikannya pada Acha, Acha membuka laptop Aka yang pertama dia lihat fotonya menjadi wallpaper di laptopnya, sepertinya itu foto dia waktu ke pantai.
__ADS_1
Acha menonton drama Korea sambil memakan Snack, Aka tidak menyukainya namun dia masih tetap berada di samping Acha menemani gadis itu.