
Dua Minggu kemudian.
Tidak banyak yang terjadi selama dua Minggu, hubungan Acha dengan Alaska tetap seperti itu. Hari ini jadwal mereka pergi ke Negara Jerman, Alaska juga ikut setelah Sandra membujuknya.
Yang akan ikut ke Berlin mereka memulai packing barang-barang yang akan mereka bawa nanti, agar saat jam keberangkatan mereka tidak terlalu buru-buru.
Acha dan Sandra baru bangun jam 01.00 siang, mereka langsung bergegas untuk mandi dan makan siang.
"Syukurlah Alaska mau di ajak ke Berlin" ujar Acha.
"Makasih ya san Lo banyak ngebantu gw"
"Santai aja kali kayak kesiapa aja Lo" kekeh Sandra.
🌺🌺🌺
Mereka mengambil penerbangan malam jam 11.00 mereka sudah berada di bandara Soekarno Hatta tinggal menunggu jet pribadi mereka siap, ada sekitar 25 orang yang ikut Ellen juga ikut bersama mereka.
"Kenapa ngambil penerbangan malam sih?" tanya Sandra.
"Biar nanti kita di pesawat kebanyakan tidur bangun-bangun taunya sudah ada di Berlin" jawab Acha.
__ADS_1
"Rencananya kita disana berapa hari?" tanya Ellen yang duduk di dekat Sandra.
"Belum tau sih" jawab Acha nya.
Setelah menunggu sekitar 20 menit jet pribadi berjenis Gulfstream G50 siap, mereka Boarding. Pesawat mereka telah Departed
atau berarti pesawat telah berangkat, untuk sementara waktu belum boleh menggunakan handphone karena kondisi pesawat belum stabil.
"Wah internet nya benar-benar cepat banget" ujar Diki memainkan handphone karena pesawat sudah dalam kondisi stabil.
"Maaf ya Cha kalau kita norak, kita belum pernah naik pesawat" Ucap Yudha.
Sebagian dari mereka memiliki tidur karena waktu juga sudah tengah malam, Acha duduk bersama Sandra dan Ellen saling berhadapan, mereka juga tidur hanya beberapa orang yang masih terjaga.
🌺🌺🌺
Angkasa bangun terlebih dahulu, teman-temannya belum ada yang bangun mungkin mereka benar-benar kelelahan sampai tidak bangun sedangkan sudah jam 10.00 pagi.
Angkasa menuju tempat duduk Ellen, dia membenarkan selimut Ellen yang jatuh, tidak ada yang menyadari karena sang adik sedang tertidur.
Angkasa kembali duduk di samping Alaska, satu persatu dari mereka mulai terbangun dengan perut keroncong.
__ADS_1
Mereka memanggil pramugari dan memesan beberapa makanan, Acha dan Sandra memesan nasi goreng mereka mulai makan dengan khidmat.
"Berapa jam lagi kita sampai?" tanya Ellen.
"5 Jam lagi kita akan sampai di bandara Berlin"
"Lama juga yah kita tidur" ujar Ellen.
Setelah selesai makan mereka melakukan aktivitas seperti bermain handphone, melihat awan dari jarak dekat hingga terdengar pengeras suara bahwa sebentar lagi pesawat akan landing dan take off.
Mereka keluar satu persatu sambil tangannya memegang koper mereka tiba di Bandara Otto Lilienthal, mereka langsung menyetop beberapa taksi yang akan mengantarkan mereka ke rumah Oma dan Opa nya.
Perlu di ketahui kalau Lin Yi dan Mommy nya juga akan pergi ke Berlin mengunjungi mereka sekalian meminta restu.
Mereka sampai di sebuah rumah bisa di bilang sederhana, Oma dan Opa menunggu mereka di depan pintu.
"Oma Opa" teriak Acha memeluk mereka berdua Angkasa juga ikut memeluk orang yang sangat dia sayangi.
"Wir vermissen es" (Kita kangen) ujar Acha tidak mau melepaskan pelukannya.
Acha Alaska.
__ADS_1