Fake Smile Bad Girl

Fake Smile Bad Girl
Kesalahan Acha dan Sandra?


__ADS_3

"Bleib bei uns, vergiss Acha" (Tinggal lah bersama kami, lupakan Acha) ujar Mommy yang baru keluar dari dapur.


"Mama sagte, hast du uns nicht vermisst?" (Benar kata Mommy, apa Abang tidak rindu kita)


"Ich vermisse dich sogar sehr, aber wenn ich bei dir bleibe, indem ich Acha verlasse, kann ich nicht, Acha ist das Juwel meines Lebens" (Aku bahkan sangat merindukan kalian, tapi jika aku tinggal bersama kalian dan harus meninggalkan Acha maaf aku tidak bisa meninggalkan permata hidup ku) Ucap Angkasa menegaskan tidak akan pernah meninggalkan nya.


"Er ist ein mörderisches, unglückliches Kind" (Dia itu pembunuh, anak pembawa sial) Lin Yi marah karena kakaknya mati-matian membela anak itu.


Angkasa mencengkeram dagu Lin Yi.


"Sekali lagi kamu berkata buruk tentang dia, habis kamu di tangan ku, kali ini aku masih berbaik hati karena kamu adik ku" Angkasa berkata dengan marah.


Di kolam.


Acha menaiki flomingo, mendayung kesana kemari terkadang beradu cepat dengan Sandra, Sandra menyiram Acha.


"Kan jadi basah"

__ADS_1


"Lo juga, main di kolam tapi takut basah" ledek Sandra.


"Gw males ganti baju" ujar Acha merenggut.


"Bodoh" Sandra kembali menyiram Acha, Acha tidak tinggal diam dia juga ikut menyiram Sandra. Saat semua sedang asik bermain, Ellen malah berjemur di pinggir kolam.


"Cha" Sandra memberi isyarat kepada Acha.


Keduanya pergi menuju Ellen yang seperti tengah tertidur nyenyak, mereka mengangkat Ellen lalu melemparnya ke kolam yang memiliki dalam 2 meter.


Ellen kesusahan bernafas di dalam air, mereka tidak tau kalau Ellen tidak bisa berenang, dia berteriak meminta tolong tapi teman-temannya malah menertawakan nya, mereka berfikir Ellen hanya berpura-pura tenggelam.


Angkasa menekan dada Ellen beberapa kali hingga Ellen sadar dan batuk mengeluarkan air yang sempat tertelan tadi.


"Lo gak papa?" tanya Angkasa refleks memeluk tubuh Ellen.


Angkasa menatap Acha dan Sandra beringas, Acha malah membalas tatapannya, Acha merasa ada hubungan spesial di antara mereka lebih dari seorang teman, Acha tau betul sifat kakaknya itu, tatapan nya terlihat sangat khawatir saat melihat Ellen tak kunjung membuka matanya tadi. Teman-teman yang lain memapah Ellen ke kamarnya.

__ADS_1


"Ganti baju kalian setelah itu temui gw di ruang kerja" ujar Angkasa.


Acha dan Sandra pergi menuju kamar untuk mandi dan berganti pakaian, mereka tidur bertiga.


"Ellen maafkan kita yah" ujar Acha dan Sandra menyesal.


"Maaf kita gak tau kalau Lo gak bisa berenang" Ucap Sandra.


"Gak papa kok" Ellen tersenyum menenangkan adik-adiknya.


Setelah meminta maaf dan memastikan kondisi Ellen baik-baik saja, mereka langsung pergi menuju ruang kerja Angkasa, mereka melewati Lin Yi dan Mommy yang tengah menonton tv.


"Dasar pembawa sial" Mommy mengejek Acha.


"Kayaknya siapapun yang dekat sama Lo sial semua deh" Lin Yi tertawa mengejek.


Acha tidak menghiraukan perkataan mereka, keduanya tetap berjalan menuju ruang kerja Angkasa, tanpa mengetuk pintu Acha langsung masuk dan menemukan Angkasa sedang duduk di kursi kebesarannya.

__ADS_1



__ADS_2