
Alaska menarik tangan Acha menuju studio foto yang berada di mall, mereka banyak mengambil foto dari foto romantis sampai foto aneh menurut keduanya, setelah puas berfoto ria aka mengajak nya mampir ke restoran sebelum pulang.
"Ka" panggil Acha.
"Hmm"
"Sebelum ke sekolah tadi, kepala Lo kebentur sesuatu gitu?" tanya Acha penasaran, Aka mengerutkan keningnya pertanda tidak mengerti ucapan Acha.
"Baru kali ini Lo memperlakukan gw seperti pacar yang sangat Lo cintai" ujar Acha tertawa kecil, hati Aka mencelos apa sebegitu parahnya dia memperlakukan Acha selama ini? mereka menyantap makanan mereka tanpa suara.
"Alaska" panggil seorang gadis yang baru masuk restoran mall bersama temannya.
"Ka apa kabar?" tanya gadis itu berdiri di samping mereka.
Aka tidak menghiraukan keberadaan dia bahkan dia tidak melirik sedikit pun matanya fokus pada satu titik yaitu pacarnya, Acha melihat situasi tersebut dengan kebingungan, Aka di buat gemas olehnya, tangannya mengusap rambut Acha hingga berantakan.
"Sayang" ujar Acha kesal sekaligus manja.
__ADS_1
"Boleh gak kita duduk disini?" tanyanya setelah merasa di asingkan untuk beberapa saat, Acha mengangguk, perempuan yang tidak Acha tau namanya duduk di berdekatan dengan Aka.
"Perkenalan nama gw Febby dan ini indah" Acha diam saja menatap uluran tangannya, untuk kedua kalinya Febby merasa di abaikan oleh sekitar, Acha mengenalnya.
"Gw mantannya Alaska" Febby merasa sangat percaya diri.
"Oh ya, gw istri Alaska yang sangat Alaska cintai" Acha menatap perempuan itu mengejek.
Febby terpaku mendengar ucapan Acha gadis yang baru dikenalnya, ternyata Aka sudah memiliki seorang istri, dia fikir cinta Aka masih untuk nya namun dia salah. Awalnya Febby ingin mengurungkan niatnya untuk merebut Aka setelah melihat istrinya Aka yang memiliki wajah yang sangat cantik, dia juga memiliki body yang di impi-impikan oleh semua gadis.
"Kenapa? apa yang sakit?" tanya Aka langsung memeluk Acha di tengah ramainya pengunjung restoran.
"Sepertinya anak kita yang masih di perut Mommy marah karena Daddy nya dekat dengan perempuan lain, dia bahkan menendang perut Mommy nya" Adu Acha, Aka makin tidak mengerti dengan jalan pikiran Acha, anak, istri, menikah?
"Ayo pulang" Alaska mengambil paper bag lalu memeluk pinggang Acha posesif, mereka meninggalkan mall dan langsung pulang ke rumah.
"Wah gila istri Alaska cantik banget" ujar Indah makin membuat perasaan Febby tidak karuan.
__ADS_1
"Gak mungkin Aka sudah menikah" Febby masih tidak percaya dengan apa yang di dengar dan terjadi barusan saja.
"Lebih baik Lo ikhlas kan Aka, lagian itu juga salah Lo, Lo yang ninggalin Aka tanpa penjelasan, wajar kalau dia punya pacar bahkan sudah menikah, lebih baik Lo kembali lagi sama Anggi" Indah berusaha menyadarkan Febby bahwa merebut kebahagiaan wanita lain apa lagi saat wanita itu sedang hamil tidak baik.
"Apa harus?" tanya Febby mulai kemakan omongan Indah.
Di sepanjang perjalanan Aka diam saja tidak seperti tadi, tadi dia akan mengajak Acha berbicara walaupun tidak penting.
"Jadi dia mantannya? masih cantikan gw kok jauh" batin Acha. Acha tau betul maksud kedatangannya kembali, keduanya sampai di rumah Alaska.
Alaska dan Acha pict.
Febby.
__ADS_1