Fake Smile Bad Girl

Fake Smile Bad Girl
Pesta ala Demon west.


__ADS_3

Setelah selesai pesta Barbeque, Demon west sudah pulang meninggalkan kekacauan besar di mension Acha.


Acha dan Sandra juga sudah berada di kamarnya, mereka menatap langit-langit kamar.


"Cha terimakasih"


"Buat?"


"Semuanya, terimakasih sudah hadir di hidup gw terimakasih juga sudah mau menjadi sahabat gw" ujar Sandra.


"Dih kesambet Lo?" ucap Acha menghancurkan suasana.


Sandra menimpuk Acha dengan bantal nya.


"Itu foto Lo sama Angkasa terus di samping kiri Lo siapa?" Sandra menuju foto di sudut ruangan.


"Dia sahabat kecil gw?"


"Terus sekarang dia dimana?" tanya Sandra penasaran.


"Gw aja gak tau dia masih hidup atau sudah mati"


"Huss mulut Lo"


Acha mengangkat bahunya, memang benar Acha tidak tau kalau sahabat kecilnya masih ada atau sudah mati. Matanya tidak bisa berbohong, ada sedikit kerinduan kepadanya.


Acha tersenyum saat sekelebat ingatan muncul di kepalanya, dia teringat saat dirinya kecil. Dimana setiap hari dia menghabiskan waktunya bersama Fariz, menghabiskan saat-saat berbahagia bersama.

__ADS_1


Di suatu pagi, rumah Acha terdapat banyak orang, mereka berbincang satu sama lain, seorang anak laki-laki yang berbeda satu tahun dari Acha menarik tangannya sedikit menjauh dari keluarganya.


"Selama Fariz gak ada Acha harus baik-baik yah disini" Fariz memakaikannya sebuah kalung berbentuk bulan sabit.


Flashback.


"Mommy Fariz nakal" ujar Acha yang saat itu tengah mengadakan pesta ulang tahun ke 3 nya.


"Fariz gak boleh nakal" ucap ibunya memperingati anaknya.


"Dasar tukang ngadu" ejek Fariz meninggalkan Acha dan saudara laki-lakinya.


Saat sesi pemotretan, Fariz dan Angkasa berdiri di kanan kiri Acha, dengan jahilnya Fariz mengambil whip cream dan mengoleskan ke wajah Acha.


Wajah Acha di penuhi whip cream karena ulah Fariz, Fariz tertawa bahagia sedangkan Acha menangis.


"Gimana kalau laki-laki di masa kecil Lo tiba-tiba muncul di hadapan Lo?"


"Apa Lo bakal berpaling dari Alaska?" tanya Sandra.


"Tau dari mana kalau gw suka sama Alaska?" tanya Acha heran.


"Kelakuan Lo kayak kurang belaian di depan Alaska" ejek Sandra.


"Tapi kayaknya Billy juga suka deh sama Lo" ujar Sandra lagi.


"Tau dari mana lagi Lo?

__ADS_1


"Gw nebak aja" Sandra tertawa karena ucapan nya sendiri.


"Lo buka jasa dukun aja deh, Lo cocok kayaknya"


Sandra mendesis karena ucapan sahabatnya itu.


Setelah itu mereka memutuskan untuk tidur karena waktu sudah menunjukkan pukul 01.00 malam.


🌺🌺🌺


"Cha Cha bangun kita telah" ujar Sandra menepuk-nepuk pipi Acha. Acha mengeliat dari tidurnya.


"Jam berapa sekarang?"


"Setengah 11"


Acha yang matanya masih terpejam langsung terbuka karena ucapan Sandra yang katanya pukul setengah 11, mereka langsung berlari menuju kamar mandi masih-masing. Kebiasaan mereka yang biasanya selalu berlama-lama di kamar mandi untuk saat ini mereka tunda dulu.


🌺🌺🌺


"Bolos aja la Cha" ucap Sandra yang tengah memasang sepatunya.


"Gak lah, gw sekolah juga bukan belajar, gw pengen ketemu Alaska" Acha menata rambut nya seperti Jennie blackpink dia menaruh banyak jepit rambut.


Setelah penampilan mereka dirasa cukup mereka lalu turun menuju parkiran mobil, dan melajukan mobilnya menuju sekolah.


Mereka sampai di sekolah pukul 12.15, setelah Acha memarkirkan mobilnya mereka langsung pergi ke dalam. Jam istirahat berbunyi semua siswa berbondong-bondong menuju kantin.

__ADS_1



__ADS_2