Fake Smile Bad Girl

Fake Smile Bad Girl
Sholat berjamaah dengan calon imam.


__ADS_3

"Kenapa?" tanya Sandra menepuk pipi Acha lembut.


"Sepertinya gw gak punya kesempatan untuk mendekati dia San"


"Gak papa kalau mau menyerahkan, Lo tau kan gw selalu ada buat lo"


"Oh ya malem ini Lo nginep disini?" tanya Acha.


"Iyah, Tante sama Om gw suruh pulang kasian dari pagi sudah jaga mbak Anin" jelas Sandra.


"Gw boleh gak ikut nginap disini?" izin Acha.


"Boleh dong" Anin menjawab Acha.


🌺🌺🌺


karena sudah jam 9.00 malam para pengunjung rumah sakit di suruh keluar oleh suster disana karena pasien harus istirahat, di ruangan itu menyisakan Sandra, Acha, Alaska dan Anin yang sudah tertidur pulas.


Acha dan Sandra berbaring di karpet bulu, lengan mereka di jadikan bantal, Acha menatap Alaska yang bermain handphone di sofa.


"Gw gak boleh nyerah, gw harus dapetin Alaska" Acha menyemangati dirinya sendiri.


"Masakan Lo tadi di puji-puji tante Aliya loh" ucap Sandra.


"Beneran" ujar Acha tak percaya.


"Iya, Tante Aliya sampai ngabisin makanan Lo tadi"

__ADS_1


Karena malam makin larut mereka tertidur , Acha dia meringkuk untuk mengurangi dingin yang menusuk tubuhnya malam itu.


Alaska melihat Acha meringkuk seperti janin dia langsung membuka jaketnya, menyelimuti Acha dengan jaketnya. Alaska menatap lekat wajah Acha saat tertidur pulas mirip seperti bayi, Alaska menyentuh pipi Acha, sepertinya Acha terganggu dia mengeliat dari tidurnya, Alaska langsung lari menuju sofa.


🌺🌺🌺


Acha membuka matanya saat alarm di handphone berbunyi, Acha tersenyum saat jaket Alaska menyelimuti tubuh nya, Acha bangun dari tidurnya menuju sofa, dia membangunkan Alaska mengajaknya untuk sholat subuh.


"Ka bangun waktunya sholat subuh" Acha menepuk-nepuk pundak Alaska yang tengah tertidur dengan pulasnya.


"Alaska"


"Ada apa?" Alaska terganggu karena tepukan Acha tidak berhenti.


"Sudah waktunya sholat subuh"


Keduanya mengambil wudhu, di musholla hanya ada mereka sedangkan jamaah yang lain sudah menyelesaikan sholat nya. Alaska jadi imam untuk Acha.


Acha kegirangan, kapan lagi bisa di imanin sama calon suami, hitung-hitung latihan kan batin Acha tak henti-hentinya tersenyum.


Setelah menyelesaikan sholat, mereka kembali ke ruang rawat Anin, Acha kembali tiduran di samping Sandra memainkan handphone sambil menunggu pagi tiba.


Masih belum ada balasan dari Angkasa maupun Fero, Acha kecewa saat orang yang menjadi tempat berlindung mendadak tidak ada kabar.


"Apa Abang disana sangat sibuk?" Acha bertanya kepada dirinya sendiri tanpa mengetahui kalau 5 jam lagi Angkasa akan tiba di tanah air.


Jam 06.00 pagi orang tua Alaska sampai di ruangan Anin. Sandra juga sudah bangun dari tidurnya.

__ADS_1


"Terimakasih ya kalian sudah menemani Anin" ujar Tante Aliya.


"Sama-sama tante, karena Tante sudah ada disini Acha sama Sandra pulang karena harus sekolah" ucap Sandra.


Mereka lalu berpamitan dengan keduanya dan pergi menuju parkiran.


🌺🌺🌺


Mobil mereka sampai di mension, lalu keduanya melakukan aktivitas seperti biasanya, mandi, dandan dan sebagainya, saat ini mereka sudah duduk di meja makan, pagi ini bi Ina yang menyiapkan sarapan untuk mereka. Sandwich menjadi menu sarapan pagi mereka, Acha juga membawa beberapa untuk Alaska.


Setelah selesai dengan sarapannya, mereka langsung pergi menuju mobil dan mengemudi menuju sekolah.


Alaska.



Acha.



Sandra



Billy


__ADS_1


__ADS_2