
"Gimana kalau besok malam kita BBQ an di Mension gw" ujar Acha.
"Jam berapa?" tanya Adam.
"Abis Isyak, biar gw sama Sandra yang belanja keperluannya" Ucap Acha.
"Gw ngikut yang lain aja”
Makanan yang mereka pesan satu persatu mengisi meja mereka yang awalnya kosong.
"Lo pada abis makanan segini banyak?" tanya Sandra.
"Setelah Lo selesai nganterin makanannya, Lo kesini yah makan bareng"
Sandra kembali mengantarkan makanan yang pengunjung lain pesan, dia terlihat sibuk bersama teman-temannya silih berganti.
Mereka memulai kegiatan makannya tanpa banyak bicara, Diki membungkus dagingnya dengan selada lalu memasukkan nya kedalam mulutnya.
Acha memakan Jjamppong, Jjamppong memiliki kuah yang pedas dengan cita rasa gurih karena dibuat dari berbagai jenis seafood. Saat yang lain asik menikmati makanannya Acha Tampa sengaja menumpahkan kuah Jjamppong kebajunya.
"Panas" ujar Acha mencengkeram tangan Alaska yang duduk di sampingnya.
Alaska dan Billy sama-sama memberikan nya jaket.
"Cinta segitiga nih" ledek Ade.
"Siapa yang bakal Acha pilih yah" Evan.
__ADS_1
Alaska kembali memakai jaketnya, melanjutkan makannya yang sempat tertunda tadi. Acha mencebikkan bibirnya, dia mengambil jaket Billy.
"Padahal gw pengen jaket Lo.
"Kenapa di ambil lagi sih" batin Acha.
Acha meninggalkan mereka dan pergi mencari Sandra temannya, sepertinya dia ada di dapur.
"San" panggil Acha.
Sandra yang tengah asik bercanda dengan teman menoleh ke arah Acha yang berada di pintu dapur.
"Kenapa Cha?" tanyanya menghampiri Acha.
"Lo bawa baju ganti gak?"
"Baju Lo kenapa?"
Sandra menyerahkan Hoodie berwarna hijau.
"Gw tunggu di tempat Demon west" teriaknya saat Acha berada di dalam toilet.
Acha memakai Hoodie over size milik Sandra, 10 cm di atas lututnya.
"Gw kayak gak pake celana" protesnya menarik-narik ujung Hoodienya.
"Kalau orang cantik mau di pakein apapun tetap saja auranya tidak akan hilang" ujar Acha melihat bayangannya di cermin.
__ADS_1
"Kok bisa Alaska gak suka sama gw? apa dia gak suka perempuan yah" Ucap Acha mulai melantur.
Setelah berganti baju, dia langsung pergi menuju tempat teman-temannya tadi, dari kejauhan Acha melihat 2 orang perempuan yang tengah asyik ngobrol dengan mereka.
"Siapa yah" ujar Acha mendekati teman-temannya, air muka Sandra sudah tidak enak untuk di pandangi.
"Oh kalian, pantes lah muka Sandra kayak gitu"
Yang datang adalah Bianca dia tidak bersama antek-anteknya melainkan bersama Pricilia.
"Minggir Lo" usir Acha yang melihat tempat duduknya di tempati Bianca.
"Lo cari tempat lain aja" balasnya santai.
"Lo mau gw siram lagi? mau gw permalukan lagi?" bisik Acha menyeringai.
Bianca langsung berdiri dari tempat duduknya dan duduk di samping pricillia.
"Aka gw cantik gak?" tanyanya memeluk lengan Alaska.
Alaska menatapnya dengan tatapan sinis tapi di tepis oleh Acha, dia ingin membuat Kedua mahluk itu cemburu.
Acha membelai lembut rambut Alaska, Alaska diam saja dia sepertinya tidak terganggu oleh apa yang di lakukan nya. Berbeda saat Pricilia menyentuhnya tangan nya di tepis dengan kasar oleh orang yang di cintainya.
"Cha Lo gak pake celana?" tanya Alfin.
"Shit, kok gw lama-lama pengen makan Lo ya fin" kesal Acha.
__ADS_1
"Gw kan cuma nanya"
"Ya Lo pikir? dah lah" Acha kembali melanjutkan makannya yang sempat tertunda tadi.