Fake Smile Bad Girl

Fake Smile Bad Girl
Kecurigaan Acha.


__ADS_3

"Ellen" beo Acha.


"Gini Lo Cha, Demon west kan ada semacam group itu, Angkasa ngasih taunya disana" ujar Adam menutupi kesalahan Angkasa.


"Lo kesana nya bareng Ellen?" Acha tidak percaya begitu saja apa yang di ucapkan Adam.


"Gak kok Abang kesana sama Fero aja ya kan fer" Angkasa menyenggol tangan Fero agar mau di ajak kerja sama dengannya.


"Benar apa yang Angkasa bilang, kita kesana cuma berdua agak ada perempuan bernama Ellen yang ikut kita ke Swiss" ujar Fero.


"Saat ini gw percaya sama Abang tapi kalau nanti Abang ketahuan bohong, Abang tau sendiri apa yang akan terjadi" Acha mengingatkan Angkasa.


Terserah kalau kalian menganggap sikap Acha egois, hanya Angkasa yang dia punya selama ini suatu saat nanti Acha akan merelakan Angkasa kalau dia sudah menemukan orang yang benar-benar dia cintaii.


Acha kembali bercanda ria bersama Sandra, ngomong ngolor-ngidul sedangkan Diki sedari tadi mengheningkan cipta alias selama menunduk.


"Sandra Lo tetap tinggal sama gw kan? Abang selalu pulang telat jadi gw ngerasa kesepian" ujar Acha.


"Tenang saja sayang daku akan menemanimu selama satu Minggu"

__ADS_1


"Terimakasih sayang" mereka berpelukan mesra layaknya pasangan kekasih.


Teman-temannya menatap mereka bergidik.


"Kalian lesbi?" tanya Ade menatap nya jijik.


"Asal jiplak aja yah tu mulut, enak Acha bilang kita lesbi, padahal kita masih suka laki-laki kan san apa lagi laki-laki kayak Alaska" Acha merangkul tangan Alaska yang duduk di sampingnya laki-laki itu tengah menikmati makanannya.


Alaska melepaskan tangan nya dari Acha, menatap dia tidak suka, yang di tatap bukannya takut malah cengar-cengir gak jelas.


"Bagaimana kerja sama kita dengan perusahaan pak Robert?" tanya Angkasa menyantap baksonya memang semenjak pesawat nya sampai di bandara Soekarno Hatta Angkasa dan Fero langsung pergi menuju sekolah Acha sedangkan Ellen pulang di antar taksi.


"Biar nanti gw yang ngomong sama pak Robert, gw gak bisa ninggalin Acha bersama Sandra, gw takut kejadian tadi terulang kembali"


"Ka nanti malam kita jalan yuk, bosen nih gw" ajak Acha kembali memegang tangan Alaska.


"Ya sudah, nanti kita jalan gw juga bosen" bukannya Alaska yang menjawab malah Billy yang menerima tawaran Acha.


"Kok Lo yang jawab, gw ngajak nya Alaska" ucap Acha.

__ADS_1


"Ya Alaska gak mau kok"


"Lo gak mau ka?" tanya Acha masih berharap Alaska mau menerima ajakannya.


"Gak, mau ke RS gue" tolak Alaska mentah-mentah.


"Ya sudah gw ikut"


"Lo gak capek ngintilin gw terus?" Sinis Alaska menatap tak suka.


"Gw suka sama Lo" ucap Acha.


"Gw gak suka sama Lo, gw gak peduli apapun itu tentang Lo" ucap Alaska tanpa peduli perasaan Acha.


"Alaska" Angkasa mulai terpancing emosinya.


"Gw memang gak suka sama dia, ngapain gw harus bersikap lemah lembut ke orang yang gak gw suka" Alaska pergi meninggalkan kantin.


"Acha gak papa kok bang" Acha berusaha menenangkan kakaknya yang mulai tersulut emosi nya.

__ADS_1


Lalu bel istirahat berbunyi, semua siswa berbondong-bondong menuju kantin, tapi langkah mereka terhenti saat melihat Angkasa pemilik sekolah berada di kantin.


__ADS_2