Fake Smile Bad Girl

Fake Smile Bad Girl
Awal mula permusuhan antara Acha dan Bianca.


__ADS_3

Perlahan-lahan kantin mulai terisi penuh karena memang waktu nya untuk istirahat.


"Main dare or dare yuk" Ajak Sandra.


"Truth or dare kali" ujar Adam membenarkan ucapan Sandra.


"truth kadang ada bohongnya" ucap Sandra.


"Yasudah siapa berani" ujar Yudha.


"Takut goblok"


Sandra mengambil bulpoin lalu memutarnya di atas meja perlahan-lahan bulpoin mulai berhenti berputar menunjuk ke arah Diki.


"Sial" umpatnya.


"Beli makanan paling murah di kantin atau beli sebotol Aqua dan bilang sambil tersedu-sedu kepada semua orang di kantin " ini adalah makanan atau minuman paling mahal yang pernah aku beli" tantang Acha kepada Diki.


"Yo man" sorak yang lainnya.


Lalu Diki menjalankan tantangan nya dia membeli Aqua lalu berdiri di meja kantin.


"INI ADALAH MINUMAN PALING MAHAL YANG PERNAH GW BELI" teriak Diki

__ADS_1


Seisi kantin ingin menertawakan kelakuan bodohnya tapi mereka ingat kalau orang di atas mereka adalah salah satu anggota Demon west, mereka berusaha keras agar tidak tertawa. Sedangkan anggota Demon west menertawakan serta menyorakinya.


Bulpoin kembali berputar di atas meja dan sekarang menunjuk Adit.


"Pilih secara acak orang nomer 5 yang akan memasuki kantin dan Lo harus bilang kalau Lo cinta mati sama dia" Ujar Sandra mengejek Adit.


Mereka menunggu siapa siswa yang akan Adit tembak nanti, mereka menunggu dengan sabar tiba-tiba Raki memasuki kantin, Raki menjadi target mereka karena dia masuk kantin urutan ke 5.


"Gila yah Lo" kesal Adit saat tau siapa yang akan dia tembak nanti, Raki merupakan banci nya SMA Angkasa, bahkan dia sering mewarnai kukunya dengan kutek dan berjalan berlenggak lenggok.


Adit menghampiri Raki yang duduk dengan siswa perempuan, dia menarik tangannya sampai dia berdiri.


"Gw cinta mati sama Lo" Ujar Adit menahan malu.


"Cie ada pasangan baru" teriak Adam.


"Pajak jadian dong" ujar Sandra menimpali omongan Adam.


Adit menatap Raki dengan tatapan membunuhnya, lalu Raki menyingkirkan tangannya dari wajah Adit.


Alaska menikmati sebatang rokok nya dan sesekali melihat teman-teman yang sedang melakukan permainan bodoh itu, matanya menatap Acha yang tertawa bahagia.


Bulpoin kembali berputar, bulpoin berhenti di depan Acha.

__ADS_1


"Mampus kan Lo sekarang" sorak Diki.


"Lo lihat Bianca disana, Lo samperin dia bilang kalau dia cewek terjelek yang pernah Lo temuin lalu Lo harus nyiram jus ke bajunya" Tantang Diki.


Sepertinya Diki memiliki dendam pribadi sama Acha.


Tanpa banyak protes Acha langsung berdiri dari duduknya dan menghampiri sosok Bianca yang tengah bercanda riang dengan antek-anteknya.


"Lo perempuan terjelek yang pernah gw temuin" ucap Acha tepat berada di depan Bianca.


"Maksud Lo apa?" tanyanya mulai terpancing emosi.


Acha langsung mengambil jus tomat bekas antek-anteknya Bianca minum langsung menyiramkannya ke baju Bianca.


"Lo cari masalah sama gw?" teriak Bianca di depan muka Acha.


Tanpa menjawab pertanyaan Bianca Acha kembali ke tempat teman-temannya sebelum itu Bianca berusaha menampar Acha, sebelum tangannya menyapa pipi Acha, tangan Bianca di pelintir terlebih dulu oleh Acha dan mendorong nya sampai terjatuh.


Seisi kantin menatap Acha tak percaya, baru kali ini dia melihat ada seseorang yang berani mempermalukan Bianca selain Sandra, Bianca yang notabene nya anak kepala sekolah.


"Gila temen gw hebat banget" ujar Sandra saat Acha kembali duduk di sampingnya.


"Lo gak papa ca?" tanya Billy khawatir.

__ADS_1


"I'm fine"


__ADS_2