Fake Smile Bad Girl

Fake Smile Bad Girl
Acha dan Sandra di DO?


__ADS_3

"Ada apa pak?" tanya Acha to the poin.


"Kalian tau siapa dia?" tanyanya menunjuk kepada Bianca.


"Saya tidak tahu dan saya juga tidak peduli dia siapa" ujar Acha acuh tak acuh.


"Kalian jangan kurang ajar yah, saya bisa keluarin kalian dari sini" ucapan kepala sekolah membuat Sandra takut sedangkan Acha terlihat tidak peduli.


"Atas dasar apa bapak ngeluarin kami dari sini? karena anak bapak yang tidak tau malu itu?" Acha menyeringai di ujung ucapan nya.


"Kurang ajar Lo yah" Bianca berusaha menjambak rambut Acha, Acha yang sudah membaca gerakannya langsung menendang perutnya, Bianca terlempar dia terlihat merintih kesakitan sambil memegangi perutnya. Antek-anteknya membantu Bianca untuk berdiri.


Acha membisikkan sesuatu kepada Sandra, Acha ingin semuanya di rekam, Sandra melepaskan tangan Acha menjauh beberapa langkah dari Acha merekam semuanya secara sembunyi-sembunyi.


Kepala sekolah yang melihat anak yang di cintai nya di perlukan seperti itu terlihat sangat marah, dia menampar Acha dengan kuat. Acha tidak berusaha untuk menghindari, dia menerima tamparan dari kepala sekolah.


"Di didik seperti apa kamu oleh kedua orang tuamu, saya sangat yakin orang tuamu pasti menyesal melahirkan dan mendidik mu" hina kepala sekolah.

__ADS_1


"Mulai besok kamu di keluarkan dari SMA Angkasa" Ujarnya marah.


"Saya juga bisa pastikan mulai besok hidup bapak akan berubah total, ingat ini saya akan membuat anda menyesal dan akan mengemis maaf saya, saya tidak segan-segan menyakiti keluarga bapak, camkan itu" Setelah ucapan sumpah terlontar Acha menarik tangan Sandra lalu mereka keluar.


Sudut bibir Acha mengeluarkan darah, ada bekas telapak tangan di pipinya. Mereka duduk di sebuah taman yang memang jarang terjamah oleh murid. Acha membuka handphonenya terdapat banyak panggilan dari sang Abang.


"San kirim apa yang Lo rekam"


Sandra mengirim semua rekaman kepada Acha.


"Lo gak papa kan? gw ngambil P3K duku yah, Lo tunggu disini" Sandra meninggalkan Acha sendiri dan berlari menuju UKS.


🌺🌺🌺


Setelah menyelesaikan masalah yang terjadi di perusahaannya dan sudah mengetahui titik terang mengenai masalah yang terjadi.


Angkasa dan Fero sekarang tengah mengadakan rapat di sebuah restoran untuk menjalin kerjasama dengan perusahaan besar disana. Membentang sayap perusahaan Dirgantara ke seluruh manca negara.

__ADS_1


Ellen menunggu di luar sambil menikmati makanannya, handphone Angkasa berdering, Ellen membukanya karena Angkasa sudah memberikan nya izin.


Ellen melihat sebuah Vidio yang Acha kirim, dia kaget bukan main melihat nya, tanpa fikir panjang Ellen menyusul Angkasa ke dalam.


"Ada apa?" tanya Angkasa yang melihat Ellen.


Ellen memperlihatkan video tersebut, angkasa mengepalkan tangannya menahan amarahnya melihat adiknya di tampar dan dihina orang lain.


"Fero siapkan pesawat sekarang kita akan pulang" titahnya tegas ada amarah di ucapannya.


Fero segera keluar menelfon pilot dan memintanya untuk stand by di bandara.


"Tyvärr måste jag åka hem nu" (Maaf saya harus pulang sekarang) ucap Angkasa.


"är något fel?" (Apa terjadi masalah) Angkasa mengangguk lalu keluar dari restoran menuju bandara.


Ellen berusaha menenangkan nya, mengusap punggungnya lembut memberikan ketenangan kepada kekasih nya.

__ADS_1


🌺🌺🌺


Mobil yang mereka tumpangi sampai di bandara, Angkasa dan Ellen langsung masuk dan menemukan Fero yang sudah berada di dalam pesawat.


__ADS_2