
"San mampir kerumah Alaska yah" perintah Acha.
"Mau ngapain Lo?" tanyanya.
"Mau berangkat bareng dia" jawab Acha.
"Lah terus gw?"
"Lo naik mobil ini, gw mau boncengan sama Alaska"
🌺🌺🌺
"Assalamu'alaikum Tante" ujar mereka dari luar.
"Pagi-pagi udah bertamu ke rumah orang, ada apa?" tanya Alaska sinis.
"Noh pacar Lo minta kesini, dah lah gw berangkat dulu" Sandra kembali memasuki mobil Acha lalu melajukan nya ke sekolah.
"Lo gak nyuruh gw masuk?" tanya Acha sekedar basa-basi.
Alaska tidak menjawab Acha seperti biasanya, namun dengan tidak tau malu Acha ikut kedalam.
__ADS_1
"Ka tumben sepi?" tanya Acha mengekori Alaska.
"Lo gak takut sama gw?" tanya Alaska menyunggingkan senyum misterius.
"Gak lah" jawab Acha enteng.
Alaska pergi menuju kamarnya, dia berniat mau mandi namun jangan lupakan Acha yang sedari tadi mengikuti langkah Alaska kemanapun dia pergi.
"Lo ngapain ngikutin gw? mau ikut mandi Lo?" tanya Alaska jenuh melihat Acha seperti orang goblok pagi ini.
"astagfirullah kita belum muhrim loh Ka, mangkanya cepet nikahin gw biar bisa mandi bareng" Acha cengengesan.
"Gila Lo yah" Alaska memasuki kamar mandi.
Tangan Acha menyentuh buku satu persatu, dia tampak serius memperhatikan deretan-deretan buku yang membuat matanya sakit, saat asik memperhatikan itu matanya tidak sengaja menangkap sebuah kotak berwarna hitam.
Tangannya menggapai kotak yang berada di deretan paling atas, di tempat yang lumayan tersembunyi seperti kotak yang sudah lama tidak di jamah oleh Alaska.
"Apa ini?" tanya Acha pada dirinya sendiri, Acha melihat pintu kamar mandi masih tertutup.
Acha membuka kotak tersebut, dia melihat isi dari kotak itu, foto Alaska bersama seorang wanita cantik, ada catatan di setiap fotonya.
__ADS_1
"Sayang terimakasih sudah hadir di hidup ku, aku sangat mencintaimu, malam ini di pasar malam aku ingin memberitahumu bahwa aku sangat bersyukur memiliki kamu_Febby"
Acha membuka foto kedua mereka yang berada di pantai saat itu, dia juga membaca catatan kecil di balik foto itu.
"Aku yakin selalu ada kebahagiaan setelah kesedihan, orang tua ku direnggut dari ku, dan sekarang aku hanya memiliki mu di dunia ini_Febby"
Tidak dapat di pungkiri hati Acha sakit melihatnya, dia ingin bertanya kenapa Alaska masih menyimpan foto bersama masa lalunya tapi dia tidak bisa, berada di titik bisa memilikinya aku sudah sangat beruntung.
"Ngapain lo?"
Acha kaget bukan kepalang saat mendengar suara Alaska.
"Tadi gw cuma lihat-lihat terus gak sengaja nemuin ini" ujar Acha gugup.
"Lo kurang ajar banget yah jadi orang, jangan sembarang sentuh barang orang lain" ujar Alaska marah, dia merebut kotak yang Acha buka tadi.
"Orang lain? gw itu pacar Lo Ka, Lo lupa?" tanya Acha tak percaya.
"Jangan karena Lo pacar gw, Lo bebas ngelakuin apa saja, gw jadi nyesel nembak Lo hari itu"
"Maksud Lo, Lo nyesel pacaran sama gw? foto itu cuma masa lalu Lo Ka"
__ADS_1
"Dia bahkan lebih berharga dari pada Lo, dia sosok wanita pemalu, dia manis gak kayak Lo kelakukan Lo Aja kayak setan, gak punya harga diri" bentak Alaska tangannya mencengkram dagu Acha.