Fake Smile Bad Girl

Fake Smile Bad Girl
Makan malam keluarga Billy.


__ADS_3

Mobil Acha membelah jalan raya yang sedang ramai siang itu, Sandra mengemudikan nya dengan santai.


"Lo jadi ke rumah Billy?"


"Untung Lo ingetin, mampir ke mall lah yah"


"Mau beli apa Lo?"


"Terserah nanti aja lah" Mobil berbalik arah menuju mall terbesar di kota mereka, mereka sampai di basement mall.


Mall ramai seperti biasanya, mereka menghabiskan 40 menit berbelanja, niat Acha yang awalnya hanya membeli buah tangan untuk di bawa ke rumah Billy, namun tangan mereka penuh dengan belanjaan mereka sendiri.


"Lucu yah" Acha menunjuk tas bulu kelinci.


"Lembut banget" tangan Acha mengelus-elus bulu yang sangat lembut di tangannya.


"Permisi umur Lo berapa sih?" tanya Sandra meledak temannya.


"Dari pada nanti kebawah mimpi, lebih baik gw beli" Acha membayar kelincinya.


Mereka juga membeli beberapa piyama couple, sebelum pulang keduanya mampir untuk makan di restoran Jepang.


"Hidup gw berubah setelah kenal Lo Cha, bukan masalah harta atau yang Lo punya segalanya, tapi gw bahagia bisa punya temen kayak Lo selain Ellen, gw akan selalu ada untuk Lo kapanpun Lo butuh gw, gw juga janji bahwa tidak ada orang yang boleh menyakiti Lo termasuk Alaska saudara gw sendiri" batin Sandra menatap Acha yang tengah memasukkan sashimi ke mulutnya.


"Ngapain Lo liatin gw, suka Lo?" tanya Acha membuat lamunan Sandra buyar.

__ADS_1


"Dih najis gw suka sama Lo, gw masih suka Fero kali" Sandra ikut memasukkan makanan yang mereka pesan tadi ke mulutnya.


"Gimana sama Fero Lo?" tanya Acha penasaran.


"Gimana apanya? gw aja gak pernah ketemu dia setelah itu, gimana mau ada kemajuan" jawab Sandra lesu.


"Lo mau nomernya gak?"


"Lo punya?" tanya Sandra senang.


Acha mengirim nomer Fero ke Sandra, setelah makan mereka langsung memutuskan pulang, karena hari sudah mulai Sore.


🌺🌺🌺


"Waalaikumsalam, kalian mau langsung makan atau mandi dulu?" tanya Oma.


"Gak usah Oma, kita berdua sudah makan di perjalanan pulang tadi, kita ke atas dulu yah" pamit mereka berdua meninggalkan Oma dan Opa nya.


Malam harinya.


Acha sudah cantik mengenakan dress dengan motif bunga-bunga, rambutnya di Curly dan di gerai begitu indah, lalu Angkasa memakai kaos warna putih di padukan kemeja putih juga dan celana panjang warna coklat. Mereka terlihat gagah dan cantik malam ini.


Keduanya pergi menuju rumah keluarga Billy, Angkasa mengendarai mobil Buggati keluaran terbaru yang baru di belinya saat mobil itu launching.


"Kita kok bisa di undang keluarga Billy untuk makan malam?" tanya Angkasa.

__ADS_1


"Abang inget anak kecil yang jadi teman Acha saat kita di rumah Bandung, rumah yang berhadap-hadapan dengan rumah kita"


"Siapa? gak inget Abang" jawab Angkasa.


"Billy itu anak nya bunda Irma sama om Herman, tetangga kita dulu" Acha memberikan penjelasan agar abangnya ngerti.


"Oh jadi Billy itu orang yang Adek cari selama ini?"


"Ho'oh"


🌺🌺🌺


Mereka sampai di mension keluarga Billy, bunda Irma menunggu kedatangan mereka di teras rumah, Acha dan Angkasa turun dari mobil setelah memerkirakan mobilnya, tangan Acha menenteng hadiah yang dia beli tadi bersama Sandra.


"Assalamu'alaikum buna" keduanya menyalami tangan Irma.


"Waalaikumsalam nak, ayo masuk" Angkasa dan Acha mengikuti Irma sampai di ruangan tamu, Irma menerka-nerka kalau laki-laki yang bersama Acha, Arthur atau Angkasa.


Acha.



Angkasa.


__ADS_1


__ADS_2