Gadis Biola Dibawah Sinar Rembulan

Gadis Biola Dibawah Sinar Rembulan
Sinar Bulan Ep 9


__ADS_3

Mama Vivi dan papa Teddy mulai bersiap-siap untuk berangkat pagi itu.


Charlie duduk di ruang keluarga bersama dengan Alexa dan anaknya sambil menunggu papa dan mamanya selesai membereskan barang-barangnya.


Tidak lama mama Vivi dan papa Teddy sudah turun ke bawah sambil membawa koper mereka.


"Kami pulang dulu ya nak" , ucap mama Vivi dan papa Teddy.


"Iya ma...pa..." , ucap Alexa.


"Nanti kalau Bulan sudah bisa dibawa keluar , kalian ke kota Y ya" , ucap mama Vivi.


"Iya ma" , jawab Alexa.


"Nenek dan kakek pulang dulu ya Bulan" , ucap mama Vivi kepada cucunya.


"Iya nenek dan kakek" , jawab Alexa.


Setelah itu mama Vivi dan papa Teddy mulai berjalan keluar menuju ke mobil.


"Aku pergi antar mama dan papa ke bandara , setelah itu aku langsung ke AH Konveksi ya sayang" , ucap Charlie.


"Iya mas , kamu hati-hati ya di jalan" , ucap Alexa.


"Iya sayang" , jawab Charlie sambil mengecup kening Alexa dan anaknya.


Setelah itu Charlie masuk ke dalam mobil dan menjalankannya menuju ke bandara.


********


Frescha yang sudah terbangun pagi itu dengan tubuh polosnya , melihat jam yang ada dinding kamar Jeremi yang besar itu.


Begitu melihat jam menunjukkan pukul 9 pagi disana , Frescha langsung membangunkan Jeremi yang masih tidur dengan nyenyak.


"Sayang bangun" , ucap Frescha sambil menggoyangkan tubuh polos kekasihnya.


"Kenapa sayang?" , ucap Jeremi yang menaikkan tangannya dan menarik tubuh polos Frescha , membawanya dalam pelukannya.


"Sudah jam 9 pagi sayang , ayo bangun" , ucap Frescha.


"Jangan takut sayang , papa dan mama aku pulangnya besok , jadi gak masalah kalau kita tidur lebih lama" , ucap Jeremi.


"Papa dan mama aku pulang hari ini Jeremi" , ucap Frescha.


"Ya sebentar lagi ya , aku masih mau bersama kamu" , ucap Jeremi.


"Gak bisa Jeremi , aku harus pulang sekarang" , jawab Frescha.


"Baiklah , kita mandi bersama dulu ya sebelum pulang" , ucap Jeremi sambil menciumi kening Frescha.


"Baiklah" , jawab Frescha.


Jeremi dan Frescha turun dari kasur dan berjalan dengan tubuh polos mereka , masuk ke dalam kamar mandi yang ada di dalam kamar Jeremi.


Selama mandi Jeremi terus menyentuh setiap tubuh Frescha dan mereka pun melakukan penyatuan lagi disana.


Setelah puas , baru Jeremi dan Frescha selesai mandi dan menggunakan baju mereka disana.

__ADS_1


"Ayo cepetan sayang , sudah jam 11 , nanti kalau papa dan mama aku sudah sampai di rumah bagaimana?" , tanya Frescha.


"Bilang saja kalau kamu pergi bersama Kinanti" , jawab Jeremi.


Kinanti adalah teman karib Frescha selama dia sekolah sampai kuliah.


"Oh iya kamu benar sayang" , ucap Frescha sambil menciumi bibir Jeremi.


Setelah Frescha dan Jeremi melepaskan bibir mereka , baru mereka berjalan bersama keluar dari rumah Jeremi.


Jeremi mengantarkan Frescha menuju ke rumahnya.


Setelah beberapa waktu , mobil yang dibawa Jeremi sudah sampai di depan rumah Frescha.


"Untung saja papa dan mama aku belum pulang" , ucap Frescha.


"Udah gak masalah lagi kan sayang" , ucap Jeremi.


"Iya sayang , kalau gitu aku masuk ke rumah dulu ya" , ucap Frescha.


"Tunggu sayang , kamu harus mencium aku dulu" , ucap Jeremi yang sudah sangat candu dengan tubuh Frescha.


Frescha pun tersenyum dan langsung mencium Jeremi.


Jeremi mulai mencium bibir Frescha dengan lembut dan setelah itu menuntut lebih dalam sambil memasukkan tangannya ke dalam baju Frescha.


"Sudah sayang , aku mohon , aku harus pulang sekarang" , ucap Frescha yang sudah melepaskan mulutnya.


"Baiklah sayang , nanti kamu cari waktu buat kita berduaan lagi ya" , ucap Jeremi.


"Iya sayang , nanti aku coba cari waktu ya" , ucap Frescha.


"Kamu benar-benar bisa membuat aku puas sayang , beda dengan mantan-mantan aku yang lainnya , yang sudah tidak perawan ketika melakukannya dengan aku" , ucap Jeremi ketika Frescha sudah masuk ke dalam rumahnya.


Jeremi menjalankan mobilnya dan pergi dari rumah Frescha.


********


Charlie yang sudah sampai di kantor saat itu , langsung membuka lowongan pekerjaan untuk tukang jahit.


Tidak lama Charlie mengangkat telponnya dan menekan tombol yang ada disana.


Setelah beberapa waktu terdengar suara dari sana.


"Halo" , jawab Rita sang resepsionis.


"Halo Rita , minta Fani untuk ke ruangan saya sekarang" , ucap Charlie.


"Baik pak" , jawab Rita.


Rita berjalan menuju ke ruang jahit...


"Fani , kamu diminta ke ruangan pak Charlie sekarang" , ucap Rita.


"Baiklah Rita" , jawab Fani sambil berjalan menuju ke ruangan kerja Charlie.


Sampai di depan ruangan kerja Charlie , Fani langsung mengetuk pintu disana.

__ADS_1


Tok...tok...tok...


"Masuk" , jawab Charlie dari dalam.


Fani membuka pintu ruangan kerja Charlie.


"Permisi pak , kata Rita bapak mencari saya , ada apa ya pak?" , tanya Fani sambil berjalan masuk ke ruangan Charlie.


"Iya Fani , saya sudah membuka lowongan kerja untuk tukang jahit , nanti akan dibuat 2 shift jam kerja , pagi dan malam" , ucap Charlie.


"Tapi nanti siapa yang akan mengawasi di jam malamnya pak?" , tanya Fani.


"Saya juga akan menambah orang lagi untuk mengawasi yang jam malam" , jawab Charlie.


"Baiklah pak" , jawab Fani.


"Baiklah kamu sudah bisa melanjutkan pekerjaan kamu lagi" , ucap Charlie.


"Baik pak" , jawab Fani.


Fani berjalan keluar dari ruangan kerja Charlie dan menuju ke ruangan jahit.


"Kamu kenapa dipanggil pak Charlie?" , tanya mba Nunung.


"Pak Charlie memberitahukan kalau dia akan menambah orang dan membuat 2 shift kerja , jadi nanti ada kerja malam dan pagi" , ucap Fani.


"Bagus kalau seperti itu , jadi kita gak lembur setiap hari" , ucap mba Nunung.


"Iya mba" , jawab Fani.


"Nanti berarti kamu kerja sampai malam dong?" , tanya mba Nunung.


"Gak mba , nanti pak Charlie juga akan mencari orang yang untuk mengawasi kerja malam" , ucap Fani.


"Oh , aku kirain kamu juga yang kerja sampai malam" , ucap mba Nunung.


"Gak mungkin la mba , mana sanggup aku kerja pagi sampai malam setiap hari , ini aja rasanya badan udah capek banget karena belakangan ini kita sering lembur" , jawab Fani.


"Iya kamu benar , aku juga rasanya sudah gak sanggup kalau disuruh lembur lagi" , ucap mba Nunung.


Setelah itu mereka kembali bekerja sampai waktu makan siang tiba.


Mba Nunung langsung mencari Reni yang sedang bekerja di ruangan Heri.


"Reni , kamu kesini dulu deh" , ucap mba Nunung ketika sudah sampai di depan ruangan kerja Heri.


"Ada apa mba?" , tanya Reni sambil berjalan mendekati mba Nunung.


"Aku dengar pak Charlie mencari pengawas untuk jam malam , dulu kan itu kerjaan kamu , apa kamu mau lagi?" , tanya mba Nunung.


"Kalau ditanya mau , ya pastinya aku mau mba , karena gaji sebagai pengawas lebih besar dari pada gaji membuat souvernir" , ucap Reni.


"Kalau gitu kamu bicara sama pak Charlie , dia sedang mencari orang sekarang" , ucap mba Nunung.


"Ya nanti aku coba ya mba , terima kasih informasinya" , ucap Reni.


"Iya Reni sama sama , kalau gitu aku pergi makan dulu ya" , ucap mba Nunung.

__ADS_1


"Iya mba" , jawab Reni.


__ADS_2