
"Aku mau meminta tukang bordir untuk bordir handuk untuk suvenir pernikahan aku dengan Alexa dulu ya ma" , ucap Charlie.
"Iya nak" , jawab mama Vivi.
Charlie keluar membawa satu kantung besar berisikan 600 handuk yang akan mereka jadikan suvenir pernikahan mereka.
Sampai di ruang bordir Charlie memberikan sekantung handuk itu kepada Feri , bagian setting mesin komputer bordir.
"Feri , tolong kamu bordir kan ya handuk ini , untuk suvenir pernikahan aku dan Alexa" , ucap Charlie.
"Beneran kamu akan menikah dengan anak pak Haris?" , tanya Feri.
"Beneran , ini juga undangan untuk kalian , acaranya sabtu ini" , ucap Charlie sambil memberikan undangan pernikahannya kepada bagian bordiran.
"Aku kirain cuma omongan orang sini aja , ternyata beneran , hebat juga kamu bisa mendapatkan anaknya pak Haris" , ucap Feri.
Charlie hanya tersenyum mendengar ucapan Feri.
"Tolong disiapin ya bordirannya" , ucap Charlie.
"Iya siap bos , besok juga selesai ini semua" , jawab Feri.
"Baiklah , aku pergi dulu ya" , ucap Charlie.
"Iya" , jawab Feri.
Charlie masuk ke ruang pola untuk membagikan undangan pernikahannya.
"Buk Tina , ini undangan pernikahan aku dan Alexa tolong dibagikan ke yang lain ya" , ucap Charlie.
"Baik Charlie , akhirnya kamu menikah juga , sekalinya menikah dapatnya anak bos" , ucap buk Tina.
"Iya buk , nanti datang ya sabtu ini" , ucap Charlie .
"Iya Charlie , kalau gak ada halangan kami akan datang" , ucap buk Tina.
"Iya buk , saya mau ke tempat yang lain lagi ya" , ucap Charlie.
Charlie memasuki ruang potong.
"Pak Bambang , ini undangan pernikahan saya sabtu ini , tolong dibagikan ke yang lain ya dan jangan lupa datang ya nanti" , ucap Charlie.
"Akhirnya si Charlie melepaskan masa lajangnya juga , nanti pasti aku akan datang" , ucap pak Bambang.
"Iya pak , terima kasih ya" , jawab Charlie.
Setelah itu Charlie menuju ke ruang jahit yang gabung dengan quality control.
"Mba Nining , ini undangan pernikahan saya sabtu ini , tolong dibagikan ya dengan yang lain , nanti datang ya" , ucap Charlie.
"Iya Charlie" , ucap mba Nining.
Setelah itu Charlie kembali ke ruangannya untuk melanjutkan pekerjaannya.
********
__ADS_1
"Mira , ini undangan pernikahan Charlie , ternyata beneran Charlie akan menikah dengan anak pak Haris" , ucap bu Nining.
"Iya , pasti bisa la mba , kan Charlie sering ikut dengan pak Haris dan ibu Jolie" , jawab Mira.
"Kalau kayak gini , ya mana mau Charlie sama Reni" , ucap mba Nining.
"Memangnya si Reni suka sama Charlie?" , tanya Mira.
"Masa kamu gak tau?" , tanya Nining.
"Ya ,mana aku tau kalau si Reni suka sama Charlie" , jawab Mira.
"Iya , dia suka...kemaren yang Charlie dibawa sama nona muda itu juga gara-gara perbuatan Reni , makanya dia dipecat" , ucap Nining.
"Memangnya si Reni ngapain?" , tanya Mira.
"Aku juga masih penasaran masalah itu , tapi si Reni gak pernah mau kasih tau" , jawab Nining.
"Ya sudahlah mba , si Reni juga sudah gak ada disini lagi" , ucap Mira.
Aku penasaran , kalau si Reni tau Charlie mau menikah sabtu ini , reaksi dia bagaimana ya.
Bu Nining mengambil ponselnya dan menelpon Reni.
Reni yang sedang tidur dengan tubuh polosnya di kamar kostnya bersama dengan Andi langsung terbangun begitu mendengar ponselnya berbunyi.
"Halo" , jawab Reni dengan suara serak baru bangun tidur.
"Halo Reni , sabtu ini Charlie akan menikah dengan anak bos" , ucap Nining.
Mendengar suara Reni mengobrol , Andi pun terbangun.
"Siapa sayang?" , tanya Andi sambil memeluk pinggang polos Reni dari belakang dan menciumi punggung Reni.
"Teman aku dulu waktu kerja di tempat lama" , jawab Reni.
"Kamu lagi bersama cowok?" , tanya Nining.
"Iya mba , aku sudah gak perduli dengan Charlie , sekarang aku sudah mempunyai pekerjaan lebih bagus dan menyenangkan" , ucap Reni.
"Kamu dapat pekerjaan apa , ajak aku juga la kerja disana , dapat kerja bagus ajak ajak juga kita-kita disini" , ucap mba Nining.
"Kerjaan ini gak cocok buat mba Nining karena aku gak kerja di konveksi , yang dicari cuma buat cewek kurus , belum menikah dan masih muda , mba Nining kan sudah menikah" , ucap Reni.
"Ya sudah lah , sombong sekali kamu sekarang...aku kerja lagi kalau gitu" , ucap mba Nining.
"Iya" , jawab Reni sambil memutuskan panggilan telponnya.
"Mira , sekarang sombong sekali si Reni , katanya dapat pekerjaan lebih bagus , tapi dia gak mau kasih tau kerja apa" , ucap mba Nining.
"Mungkin dia gak mau kita dapat kerjaan bagus seperti dia" , jawab Mira.
"Aku tanya , katanya cuma yang kurus , belum menikah dan masih muda yang bisa kerja ditempatnya , tapi aku agak curiga , karena aku mendengar suara cowok bersamanya" , ucap mba Nining.
"Ya bisa jadi itu pacarnya dapat di tempat kerja baru" , ucap Mira.
__ADS_1
"Bukannya dia suka sama Charlie , masa secepat itu bisa punya pacar baru , atau dia kerjanya yang gak benar" , ucap mba Nining.
"Kita jangan berprasangka jelek dulu , siapa tau memang benar pacarnya" , ucap Mira.
"Iya...kamu benar juga" , ucap mba Nining.
Setelah itu mba Nining dan Mira mulai melanjutkan menjahit baju kemeja yang sedang mereka kerjakan.
********
Siang harinya Charlie sudah menjalankan mobilnya menjemput Alexa di kampus.
Ketika mobil Charlie memasuki area kampus , terlihat Alexa sudah berdiri di sana sambil mengobrol dengan seorang cowok.
Charlie langsung memberhentikan mobilnya di depan kampus , tepat di depan Alexa dan teman cowoknya berdiri.
Charlie menurunkan kaca di jendela pintu samping kiri dan memanggil Alexa.
"Alexa" , panggil Charlie ketika mobilnya sudah sampai di depan Alexa.
"Iya kak" , jawab Alexa.
"Aku sudah dijemput , aku pulang dulu ya Rendi" , ucap Alexa sambil tersenyum.
"Iya Alexa , kalau gitu aku juga mau pulang lagi , sampai jumpa besok" , ucap Rendi sambil tersenyum.
Alexa pun langsung masuk ke mobil Charlie.
"Siapa cowok tadi itu nak?" , tanya mama Vivi ketika Alexa sudah di dalam mobil.
"Teman kampus aku tante" , jawab Alexa.
Mama Vivi hanya menganggukkan kepalanya.
Charlie menjalankan mobilnya menuju ke Sposa Bridal.
Sampai di Sposa Bridal , Alexa , Charlie , papa , mama dan adek Charlie mulai sibuk mencari baju untuk dicoba.
Tidak lama kedua orang tua Charlie dan Frescha sudah menemukan baju yang cocok dengan mereka.
Lalu mereka mengikuti petugas menuju ke bawah.
"Mba , nanti saya acara pemberkatannya jam 8 pagi , untuk make up nya dimulai jam berapa ya?", tanya Alexa.
"Kalau bisa dari jam 4 pagi saja bu" , jawab petugas disana.
"Baiklah , nanti kan saya selesai acara pemberkatan siangnya langsung di restoran hotel , bagaimana untuk ganti baju dan make up nya?" , tanya Alexa.
"Untuk pengantinnya kita bisa datang untuk menggantikan baju dan merubah make up , tapi untuk mama penganten , bridesmaids dan saudara tidak bisa ya" , jawab petugas tersebut.
"Baik mba , nanti saya di Star Hotel saja kalau gitu" , ucap Alexa.
"Baik bu" , jawab petugas tersebut.
Setelah itu Alexa , Charlie , papa , mama dan Frescha keluar dari Sposa Bridal dan masuk ke dalam mobil Charlie.
__ADS_1