
Di acara resepsi sederhana Alexa dan Charlie yang diadakan di restoran Star Hotel , tamu yang lain juga mulai berpamitan kepada kedua mempelai , tidak lupa juga mereka berfoto dengan para tamu.
Putri dan Gio yang juga datang ke acara pernikahan Alexa juga memberikan selamat kepada mereka.
"Alexa kamu cantik sekali hari ini , selamat ya atas pernikahannya" , ucap Putri kepada Alexa dan Charlie.
"Terima kasih ya Putri" , jawab Alexa dan Charlie bersamaan.
"Selamat ya Alexa dan kak Charlie" , ucap Gio.
"Terima kasih Gio" , jawab Alexa dan Charlie bersamaan.
Alexa dan Charlie pun berfoto dengan Putri dan Gio.
Setelah itu karyawan AH Konveksi yang banyak itu pun memberikan selamat kepada Alexa dan Charlie , tidak lupa mereka pun berfoto bersama secara bergantian , karena jumlah mereka yang banyak.
Pak Handri dan dokter Reihan pun memberikan selamat kepada Alexa dan Charlie.
Setelah 4 jam berlalu , akhirnya acara pernikahan pun selesai.
Papa dan mama Charlie beserta Frescha memutuskan untuk pergi ke kamar terlebih dahulu untuk beristirahat.
Tinggal Alexa , Charlie , pak Beni dan istri pak Beni.
"Alexa , ini ada surat yang harus kalian tanda tangani bersama" , ucap pak Beni.
"Surat apa pak?" , tanya Charlie.
"Ini surat pisah harta , jadi harta Alexa hanya akan menjadi milik Alexa dan harta kamu hanya akan menjadi milik kamu Charlie" , ucap pak Beni.
"Berarti ini surat yang mama maksud di dalam suratnya" , ucap Alexa dalam hatinya.
"Baik pak" , jawab Alexa dan Charlie.
Setelah itu Alexa dan Charlie menandatangani surat pisah harta tersebut.
Sudah selesai menandatanganinya , pak Beni pun memasukkan surat itu ke dalam tasnya untuk disimpan.
Pak Beni dan istrinya pun berpamitan pulang kepada Alexa dan Charlie.
"Terima kasih ya pak" , ucap Alexa.
"Iya sama sama Alexa" , ucap pak Beni.
__ADS_1
Setelah itu pak Beni dan istrinya pergi dari sana.
Alexa dan Charlie berjalan bersama menuju ke kamar mereka.
Sampai di dalam kamar tidak terdengar suara apa pun.
"Ternyata papa , mama dan Frescha sudah ketiduran" , ucap Charlie.
"Mungkin mereka kecapean kak" , jawab Alexa sambil tersenyum.
Charlie langsung mengambil baju kaos dan celana pendeknya , mengganti bajunya di dalam kamar mandi.
Setelah Charlie keluar dari kamar mandi , terlihat Alexa kesulitan membuka gaun pengantinnya.
"Sini aku bantuin Alexa" , ucap Charlie sambil memegang kepala resleting baju Alexa dan menurunkannya.
Alexa menahan baju depannya dengan tangannya supaya baju itu tidak langsung jatuh ke lantai , karena Alexa tidak menggunakan bra saat menggunakan baju penganten tersebut.
Tidak lama Charlie pun sudah selesai membukakan baju pengantin Alexa , terlihat tubuh putih mulus dan pinggang ramping Alexa disana , membuat Charlie menelan saliva nya kuat-kuat.
"Aku keluar dulu ya Alexa , kamu ganti dulu bajunya dan nanti panggil aku setelah selesai" , ucap Charlie yang langsung berjalan keluar kamar.
"Iya kak" , jawab Alexa.
Alexa langsung mengganti bajunya dengan baju kaos dan celana pendek.
Setelah selesai mengganti bajunya , Alexa memanggil Charlie.
"Kak , aku sudah selesai" , ucap Alexa.
Charlie pun masuk ke dalam kamar dan duduk di atas kasur sambil memandangi Alexa yang membersihkan wajahnya dengan pembersih make up.
Setelah itu Alexa juga membuka semua jepitan rambut yang ada di kepalanya , sudah selesai membuka semua jepitan rambutnya , Alexa pun naik ke atas kasur dan berbaring di sebelah Charlie.
"Kak , kayaknya pak Carren dan asistennya ada hubungan spesial ya" , ucap Alexa.
"Iya , bisa jadi , asistennya saja pakai baju seksi banget di acara kita dan mereka juga berjalan sambil bergandengan tangan" , jawab Charlie.
Alexa pun menganggukkan kepalanya tanda setuju.
Setelah itu perasaan canggung hadir di dalam kamar pasangan itu.
Alexa yang baru sekali ini tidur dengan cowok pun menjadi canggung dan tidak tau mau ngapain.
__ADS_1
Charlie pun menjadi canggung , meskipun dia menyukai Alexa , tapi Alexa kan masih belum mencintainya.
"Kita istirahat saja ya Alexa , sudah capek juga kan dari pagi sudah keluar" , ucap Charlie memecahkan keheningan disana.
"Iya kak" , jawab Alexa.
Setelah itu mereka tidur bersama dengan jarak satu bantal guling di antara mereka.
Alexa dan Charlie mencoba untuk menutup mata mereka dan pada akhirnya mereka tertidur juga karena sudah kelelahan.
********
Dikamar pak Carren dan Yuki...
Carren langsung membuka semua bajunya dan Yuki membuka bajunya di depan Carren.
Itu hal yang paling disukai oleh Carren , melihat Yuki membuka seluruh pakaiannya di depan Carren.
"Kamu benar-benar sangat seksi sekali Yuki" , ucap Carren yang berjalan dengan tubuh polosnya sambil memeluk tubuh polos Yuki.
Carren menciumi bibir tipis Yuki dengan rakusnya dan membawa tubuh Yuki ke kasur.
Sampai di kasur , Carren mulai menciumi seluruh tubuh putih mulus dan pinggang ramping Yuki , tangannya sudah bermain-main di semua daerah yang ada di tubuh Yuki , membuat wanita itu selalu menikmati setiap sentuhan yang diberikan oleh pria yang berstatuskan suami orang itu.
Tidak lama tubuh Yuki pun mulai menggeliat dan dari mulut Yuki mengeluarkan nafas yang berat.
Membuat Carren menjadi tidak sabar untuk melakukan penyatuan diantara mereka yang menjadi candunya selama ini , Carren pun mengambil pengaman yang sudah disiapkan di atas lemari hotel dan membuka bungkusannya dengan giginya.
Ketika Carren ingin memasang pengaman di miliknya yang sudah siap untuk penyatuan , Yuki pun langsung menahannya.
"Apa bisa kita melakukannya tanpa itu hari ini , aku benar-benar menginginkan anak kamu sayang" , ucap Yuki dengan manja.
"Untuk sekarang aku belum siap untuk punya anak dengan kamu sayang , apa kamu mau anak kita nanti tidak memiliki status" , ucap Carren dengan nafas yang berat.
Akhirnya Yuki pun hanya menganggukkan kepalanya , karena apa yang Carren bilang benar , nanti status anak mereka akan menjadi anak diluar pernikahan.
Carren tetap memasang pengaman ke miliknya yang sudah siap itu dan menyatukan tubuh mereka.
Setelah beberapa saat akhirnya mereka melakukan pelepasan bersama dan mereka pun mencapai kenikmatan bersama , Carren memeluk tubuh Yuki , menciumi wajah wanita selingkuhan yang sangat dicintainya , setelah itu dia pun melepaskan tubuhnya dari Yuki.
Carren tidur di samping tubuh Yuki dan mereka pun saling berpelukan dengan tubuh polos mereka yang sudah dibasahi oleh keringat hasil permainan mereka di atas ranjang hotel sore itu.
"Aku benar-benar menginginkan anak dari kamu Carren , pria yang sangat aku cintai" , ucap Yuki dengan manja sambil memainkan jarinya di atas dada Carren yang polos tanpa sehelai benang pun.
__ADS_1
"Sabar ya sayang , aku sedang mencari cara untuk bisa menikahi dan tinggal bersama dengan kamu nanti" , jawab Carren sambil mencium bibir Yuki.