Gadis Biola Dibawah Sinar Rembulan

Gadis Biola Dibawah Sinar Rembulan
Episode 72


__ADS_3

Didalam ruangan kerja Charlie....


Charlie langsung merasa lega , karena masalah yang mau diurusnya secepatnya hari itu adalah memutuskan kerja sama dengan Katherine , wanita yang menjebaknya kemaren di Star Hotel dan hampir membuatnya diceraikan oleh Alexa istri yang sangat dicintainya.


"Sudah selesai semuanya yang mau aku urus hari ini sayang , apa kita mau pulang lagi dan melanjutkan tidur romantis kita , aku masih ingin bersama dengan kamu sayang" , ucap Charlie yang berjalan mendekati tubuh istrinya dan langsung memeluk tubuh istri tersayangnya.


"Kerjaan yang lainnya sudah selesai belum mas , tanggung lho sudah sampai disini kalau kamu gak selesaikan kerjaan kamu , yang ada besok kamu pulang malam karena kerjaan kamu yang menumpuk , lebih baik kamu selesaikan sekarang , nanti sore kita bisa pulang" , ucap Alexa dengan lembut sambil memeluk tubuh suaminya.


"Tapi aku masih ingin bermesraan dengan kamu sayang" , ucap Charlie dengan manja.


Tidak lama Charlie langsung menciumi bibir istri kesayangannya.


Alexa mengikuti setiap alur ciuman yang dilakukan oleh suaminya.


Katherine yang berjalan bersama Rita menuju ke ruangan kerja Charlie , langsung membuka pintu ruangan kerja Charlie dengan kasar begitu mereka sampai di depan ruangan kerja Charlie.


Brakkkkkk....


Charlie dan Alexa yang sedang berciuman dengan mesra saat itu langsung terkejut mendengarkan suara pintu yang terbuka dengan keras.


Charlie langsung melepaskan bibirnya dengan perlahan dari bibir istri tersayangnya dan melihat kearah pintu , terlihat wajah wanita yang sangat dikenali olehnya.


Wanita itu Katherine , wanita yang menjebak Charlie kemaren di Star Hotel dan sekarang ada di depan Charlie dan Alexa.


"Katherine , mau apa kamu datang kesini , bukankah semuanya sudah aku bilang dengan sangat jelas ketika aku telpon kamu tadi" , ucap Charlie sambil memeluk tubuh istrinya.


Rita yang terkejut melihat perbuatan Katherine yang sangat tiba-tiba itu pun tidak bisa berkata apa-apa , ditambah dia juga melihat Charlie yang sedang berciuman bibir dengan nona muda Alexa , membuat Rita hanya terdiam sambil berdiri disana.


"Aku tidak terima kamu memutuskan kerja sama di antara kita begitu saja" , jawab Katherine yang dipenuhi dengan emosi , ditambah lagi dia melihat Charlie dan istrinya baik-baik saja , membuat Katherine semakin marah karena rencananya untuk merusak rumah tangga Charlie dan Alexa gagal total.


"Rita kamu bisa kembali ke tempat kamu sekarang" , ucap Charlie yang melihat Rita masih terdiam sambil berdiri mematung disana.


"Baik pak" , jawab Rita sambil melangkahkan kakinya pergi dari ruangan kerja Charlie.


"Aku rasa aku sudah menjelaskan semuanya lewat telpon tadi" , ucap Charlie yang sudah tidak mau melihat Katherine lebih lama disana.


"Apa kamu mau meninggalkan aku begitu saja setelah kamu meniduri aku di hotel kemaren?" , ucap Katherine dengan penuh emosi.

__ADS_1


"Siapa bilang aku meniduri kamu , kalau aku meniduri istri aku , itu baru benar" , jawab Charlie sambil menyunggingkan senyumnya.


"Apa kurang cukup semua bukti foto kita tidur bersama , kamu dan aku tidur dalam keadaan tubuh yang polos tanpa sehelai benang satu pun ditubuh kita , apa perlu aku juga memperlihatkan hasil visum dokter , kalau kamu sudah memasukkannya disini" , ucap Katherine sambil menyentuh area tubuh bawahnya.


"Tubuh polos....lebih tepatnya kamu yang membuka baju aku dan sengaja memanfaatkan keadaan , kalau kamu mau melakukan visum , bisa jadi itu bukan aku yang melakukannya , bisa jadi pria lain yang menjadi teman tidur kamu atau pria bayaran kamu yang melakukannya" , ucap Charlie.


"Kurang ajar kamu ya , sudah meniduri aku , masih menuduh aku" , ucap Katherine yang sudah melayangkan tangan kanannya untuk menampar wajah Charlie.


Charlie dengan sigap langsung menahan tangan Katherine.


"Cukup sandiwara kamu Katherine , aku akan memperlihatkan semua kebohongan kamu" , ucap Charlie dengan tegas.


Charlie memutar laptopnya dan memperlihatkan video rekaman CCTV Star Hotel yang didapatkannya kemaren kepada Katherine.


Setelah video rekaman itu selesai.....


Katherine langsung terdiam disana.


"Sial...kenapa dia bisa mendapatkan hasil rekaman CCTV nya" , ucap Katherine dalam hatinya.


"Bagaimana , apa kamu masih mau melanjutkan sandiwara kamu , kalau kamu masih mau melanjutkannya aku akan bawa masalah ini ke hukum" , ucap Charlie dengan tegas.


"Satu lagi , ini uang DP yang kamu transfer kemaren , aku akan berikan sekarang" , ucap Charlie sambil memberikan uang cash kepada Katherine.


Katherine mengambil uang yang diberikan oleh Charlie dan keluar dengan wajah yang kesal dari sana.


"Siapa wanita cantik itu mba?" , tanya Fani yang melihat Katherine keluar dari sana.


"Gak tau , tadi dia datang langsung marah-marah , aku sempat dengar kayaknya pembatalan kerja sama gitu" , jawab Rita.


"Oh" , jawab Fani sambil menganggukkan kepalanya.


********


"Sudah selesai semuanya mas , akhirnya wanita itu pergi juga dari sini" , ucap Alexa.


"Iya sayang , sekarang sudah selesai semuanya , kamu sudah percaya kan sama aku sekarang" , ucap Charlie sambil memandangi wajah istri tersayangnya.

__ADS_1


"Iya mas , setelah melihat hasil rekaman itu kan aku juga sudah percaya sama kamu" , jawab Alexa sambil tersenyum.


"Iya istriku sayang , terima kasih ya" , ucap Charlie sambil mengecup kening Alexa.


"Iya mas" , ucap Alexa sambil menganggukkan kepalanya.


"Oh iya sayang , aku mau menelpon pak Martin dulu ya" , ucap Charlie.


"Pak Martin siapa mas?" , tanya Alexa.


"Orang yang bisa bantu kita untuk renovasi kamar kita , aku mau langsung panggil dia supaya kamar kita cepat di renovasi , jadi aku gak bolak balik ke kamar sebelah buat ambil baju aku" , ucap Charlie.


Alexa pun menganggukkan kepalanya tanda setuju.


Charlie mengambil ponselnya dan mencari nama pak Martin disana.


Tidak lama terdengar suara dari sana.


"Halo Charlie" , jawab pak Martin.


"Halo pak , apa bapak bisa bantu saya untuk renovasi kamar?"


"Bisa Charlie , kapan mau mulai di renovasi?"


"Bapak bisa kapan? Saya mau nya secepatnya" , jawab Charlie.


"Besok juga saya bisa" , jawab pak Martin.


"Baiklah pak , setelah ini saya share lokasinya di chat" , ucap Charlie.


"Ok" , jawab pak Martin sambil memutuskan sambungan telponnya.


Charlie pun langsung mengirimkan alamat lengkap rumah Alexa kepada pak Martin.


"Ok , sudah sayang...besok pak Martin akan langsung ke rumah kita , besok aku gak ke kantor ya , mau nunggu pak Martin , jadi kamu jangan suruh aku mandi cepat ya" , ucap Charlie sambil menaik turunkan alisnya.


"Ya udah , lagian juga ntar malam kita cuma tidur kan , gak ngapa-ngapain juga" , ucap Alexa sambil terkekeh.

__ADS_1


"Eh....siapa bilang gak ngapa-ngapain , kalau gak mandi cepat itu tandanya kita melakukan sesuatu di malam hari yang membuat kita jadi telat bangun sayang" , ucap Charlie yang masih menginginkan kehangatan dari istrinya.


Alexa yang mengerti maksud suaminya pun langsung menundukkan wajahnya , karena pastinya wajahnya sudah memerah karena tersipu malu.


__ADS_2