
Bulan sudah berusia 3 bulan , Alexa sudah bisa memandikan Bulan sendiri , jadi sekarang Yuni sudah tidak datang lagi untuk memandikan Bulan setiap pagi.
"Sayang" , ucap Charlie yang memeluk tubuh istrinya ketika Alexa sedang memasangkan baju Bulan setelah memandikannya.
"Apa mas? Kamu gak siap-siap mau ke AH Konveksi" , tanya Alexa.
"Iya sayang , tapi rasanya aku gak enak badan sayang" , ucap Charlie sambil meletakkan dagunya di atas bahu Alexa.
Setelah Alexa selesai memasangkan baju Bulan , Alexa langsung berbalik badan dan menyentuh kening Charlie.
"Kening kamu panas banget mas , kamu demam" , ucap Alexa.
"Kayaknya karena gak dapat jatah nih tadi malam sayang , jadinya aku sakit deh sekarang" , ucap Charlie dengan manja.
"Gak ada hubungannya mas , siapa suruh anak kita rewel terus semalaman , jadinya kamu gak dapat jatah deh" , ucap Alexa sambil terkekeh.
"Iya sayang" , jawab Charlie dengan nafasnya yang terasa hangat di leher Alexa.
"Kamu istirahat dulu ya mas , nanti aku ambil obat demam dulu di bawah" , ucap Alexa.
"Iya sayang" , jawab Charlie.
Alexa memegang tangan Charlie sampai ke atas kasur.
Setelah Charlie tidur disana , Alexa turun ke bawah untuk mengambil obat demam.
"Mbok obat demam dimana ya?" , tanya Alexa ketika sudah sampai di dapur.
"Siapa yang demam non?" , tanya mbok Siti.
"Mas Charlie mbok" , jawab Alexa.
Mbok Siti langsung membuka lemari yang berisikan obat-obatan dan memberikannya kepada Alexa.
"Tapi tuan muda harus makan dulu non sebelum minum obatnya" , jawab mbok Siti.
"Baiklah mbok , tolong siapin 2 piring makanan ya , aku makan di kamar saja" , ucap Alexa.
"Baik non" , ucap mbok Siti sambil memasukkan bihun goreng yang sudah dibuatnya ke dalam piring.
"Biar aku aja yang bawa ke atas mbok" , ucap Alexa ketika melihat mbok Siti mau membawakan nampan ke atas.
"Baik non" , jawab mbok Siti.
Alexa berjalan ke atas sambil membawa nampan dan obat.
Setelah Alexa sampai di kamar , Alexa meletakkan nampan di atas lemari yang ada di samping kasurnya.
"Mas , makan dulu ya , baru minum obatnya" , ucap Alexa.
__ADS_1
"Iya sayang" , jawab Charlie sambil duduk dan menyandar di kepala kasur.
"Kamu keringetan mas" , ucap Alexa yang melihat ada buliran air di kening Charlie.
Charlie hanya mengangguk lemas disana.
"Aku suapi kamu makan dulu ya mas" , ucap Alexa sambil menyuapi bihun goreng ke mulut Charlie.
Charlie memakan bihun gorengnya , sampai tinggal sedikit lagi , Charlie sudah kenyang dan gak sanggup untuk makan lagi.
"Minum obatnya ya mas" , ucap Alexa sambil memberikan obat penurun panas kepada suaminya.
Charlie meminum obat yang diberikan oleh istri tercintanya setelah itu Charlie meletakkan gelas nya di atas lemari yang ada di samping kasur mereka.
Alexa berjalan menuju ke lemari baju , mengambil handuk kecil dan baju kaos longgar untuk suaminya.
Alexa mengelap keringat yang ada di tubuh suaminya dan membantu Charlie menggantikan baju kaos nya yang sudah basah dengan keringat dingin yang keluar dari tubuhnya.
"Kamu istirahat lagi ya mas" , ucap Alexa setelah selesai mengurus suaminya.
"Iya sayang" , jawab Charlie.
Setelah itu Alexa mulai memakan sarapannya sampai habis.
Alexa melihat suaminya sudah tidur disana , Alexa pun menuju ke box Bulan dan membawa Bulan ke balkon untuk berjemur pagi.
Karena Alexa sudah keluar agak telat karena mengurus Charlie terlebih dahulu , jadinya Alexa menjemur Bulan sebentar saja.
Alexa melihat siapa yang menelponnya.
"Ternyata dari Rita" , ucap Alexa sambil menyentuh tombol terima panggilan disana.
"Halo Rita" , jawab Alexa.
"Halo nona muda , apa pak Charlie tidak datang ke kantor hari ini?" , tanya Rita.
"Gak Rita , mas Charlie sedang sakit" , jawab Alexa.
"Hari ini pak Charlie ada meeting dengan dua klien , jadi bagaimana nona muda?" , tanya Rita.
"Kalau Heri bisa menghandle nya minta tolong Heri dulu ya , kalau dia gak bisa kamu jadwalkan ulang saja" , ucap Alexa.
"Baik nona muda" , jawab Rita sambil memutuskan sambungan telponnya.
Setelah menutup telponnya , Rita langsung berjalan menuju ke ruangan Heri.
Sampai di depan ruangan Charlie , Rita langsung mengetuk pintunya.
Tok...tok...tok...
__ADS_1
"Masuk" , jawab Heri dari dalam.
"Permisi pak , hari ini pak Charlie gak masuk karena sakit , nanti sudah ada dua janji meeting untuk hari ini dengan perusahaan F dan rumah sakit M , apakah bapak bisa menggantikannya pak Charlie?" , ucap Rita.
"Kalau sudah menyangkut perusahaan itu biasanya langsung di handle dengan pak Charlie langsung , aku gak pernah , kamu mundurkan saja jadwal meeting nya" , ucap Heri.
"Baik pak" , jawab Rita.
Rita berjalan keluar , kembali menuju ke meja kerjanya dan menelpon kedua perusahaan untuk dijadwal ulang meeting nya.
********
Frescha yang sudah keluar dari kelasnya berjalan bersama dengan Jeremi calon suaminya menuju ke mobil.
"Sayang , aku gak suka dengan Lulu asisten papa kamu" , ucap Frescha dengan manja setelah mereka berada di dalam mobil.
"Memangnya kenapa kamu gak suka?" , ucap Jeremi.
"Kemaren aku mau sepatu pernikahan itu 3 , masa dia seenaknya melarang aku , dan hanya membolehkan aku mengambil 2 sepatu saja" , ucap Frescha sambil menyilangkan kedua tangannya di dadanya.
"Dia itu asisten pribadi kepercayaan papa aku sayang , kalau apa yang dia bilang itu , semuanya sudah sesuai dengan aturan yang papa kasih , jadi kamu harus mengikuti semua kata-kata dia ya" , ucap Jeremi.
"Tapi aku ini calon istri kamu sayang , dia mana boleh memperlakukan aku seperti itu" , jawab Frescha.
"Kamu mau acara pernikahan kita jadi gak?" , ucap Jeremi.
"Ya mau dong sayang" , ucap Frescha.
"Kalau kamu mau acara pernikahan kita jadi , kamu harus bisa mengikuti semua yang Lulu bilang" , ucap Jeremi.
"Ya sudah" , ucap Frescha yang masih bad mood.
"Kamu gak tau aja sayang , setelah pernikahan ini kita akan hidup bagaimana , karena papa dan mama akan mencabut semua uang bulanan aku" , ucap Jeremi dalam hatinya.
"Baiklah , sekarang kamu mau kemana?" , tanya Jeremi.
"Aku mau ke spa melakukan perawatan tubuh" , ucap Frescha.
"Gak usah ya sayang , kita ke rumah aku saja ya , aku lagi pengen sayang" , ucap Jeremi yang mencoba membujuk Frescha supaya gak ke spa , karena dia harus bisa menyimpan uang yang sekarang dia dapatkan.
"Masa kamu juga gak menyetujui aku pergi ke spa , aku melakukan perawatan tubuh kan juga supaya kamu tambah cinta sama aku" , ucap Frescha.
"Tapi aku pengen sayang" , ucap Jeremi.
"Aku gak pengen , aku cuma pengen ke spa" , jawab Frescha.
Jeremi yang sudah gak tau bagaimana mau membujuk Frescha supaya gak ke spa , langsung menjalankan aksinya saja.
Jeremi mulai menciumi bibir Frescha , tapi Frescha selalu menolaknya.
__ADS_1
Jeremi gak mau menyerah , dimasukkannya tangannya ke dalam baju Frescha dan mulai memainkannya disana.
Awalnya Frescha mencoba untuk menahannya , tapi apa daya , setiap sentuhan yang diberikan oleh Jeremi membuat Frescha menjadi candu dan tergila-gila , akhirnya Frescha menyerah dan mereka menuju ke rumah Jeremi untuk melanjutkan permainan yang tertunda tadi.