
Malam itu di Rose klub malam terjadi keributan.
Reni yang sudah selesai melayani pelanggan VIP malam itu , masuk ke dalam ruangan khusus wanita penghibur.
Terlihat Amanda salah satu wanita penghibur disana sedang menangis dan wanita penghibur lainnya melihat semua ke arah Amanda.
"Ada apa?" , tanya Reni kepada Lia salah satu wanita penghibur disana juga.
"Si Loli meninggal karena melakukan aborsi" , jawab Lia.
"Kenapa bisa?" , tanya Reni.
"Katanya kemaren selama beberapa hari si Loli mendapatkan pelanggan orang luar kota , selama berhubungan orang itu tidak mau menggunakan pengaman dan memberikan uang yang banyak kepada Loli dan Loli diminta untuk hanya melayani dia saja selama 2 minggu di kota ini , bodohnya si Loli , dia tidak membeli pil KB , sehingga akhirnya dia hamil anak dari pria langganannya itu , sekarang si Loli hamil dan melakukan aborsi ilegal , tidak lama proses aborsi berlangsung Loli meninggal" , cerita Lia.
Reni hanya menganggukkan kepalanya setelah mendengar cerita Lia.
Untuk beberapa saat Reni terdiam disana , selama berpacaran dengan Andi , bisa dibilang hanya saling menyentuh sudah tidak bisa memuaskan mereka , sampai saat itu mereka sudah sama-sama tidak bisa menahannya lagi , sampai terjadilah penyatuan diantara mereka.
Sejak saat itu Reni dan Andi sudah melakukan penyatuan berkali-kali bahkan bisa dibilang hampir setiap hari tanpa alat pengaman dan Reni pun tidak meminum pil KB.
Karena sudah jam pulang Reni langsung membereskan semua barangnya dan keluar menuju ke parkiran motor.
Disana sudah terlihat Andi sedang menunggunya sambil duduk di motor.
"Andi , apa kamu mendengar cerita Loli yang meninggal?" , tanya Reni ketika dia sudah diatas motor.
"Sudah" , jawab Andi sambil membawa motornya.
"Aku takut hamil Andi , karena setiap kita melakukannya kamu tidak menggunakan pengaman dan aku juga tidak pernah meminum pil KB" , ucap Reni.
"Kamu jangan takut begitu sayang , kalau kamu hamil , aku akan menikahi kamu , aku gak akan meninggalkan kamu" , ucap Andi.
"Kamu harus janji ya , aku gak mau melakukan aborsi , aku takut kalau nanti aku seperti Loli" , ucap Reni sambil memeluk pinggang pacarnya.
"Iya , aku janji sayang" , jawab Andi.
Tidak lama motor yang dibawa oleh Andi telah sampai di kostan Reni.
Andi dan Reni berjalan memasuki kamar kostan Reni.
Andi membuka baju kaosnya dan mengganti celananya dengan celana pendek , Reni membuka penutup dadanya dan menggunakan dasternya.
Setelah itu Reni dan Andi membaringkan tubuh mereka diatas kasur.
Malam itu mereka tidak melakukan apa-apa , mereka hanya tidur saja sambil berpelukan.
__ADS_1
********
Alexa yang baru bangun dari tidurnya pagi itu , langsung mencuci wajahnya dan turun ke bawah menuju ke meja makan.
"Non , tuan muda ada urusan apa pagi-pagi sudah pergi sebelum sarapan" , ucap mbok Siti.
"Gak tau mbok , biarkan saja , gak lama lagi juga dia sudah gak akan tinggal disini lagi" , jawab Alexa sambil mengambil sarapannya.
"Maksudnya non?" , tanya mbok Siti dengan penuh tanda tanya.
"Gak lama lagi aku akan berpisah dengan mas Charlie mbok , kalau dia masih mau menjalankan perusahaan setelah kami berpisah aku tidak masalah , kalau dia tidak mau menjalankannya , aku akan menutup perusahaan AH Konveksi dan fokus di karir musik aku" , ucap Alexa.
"Kenapa harus berpisah non , kemaren non Alexa dan tuan muda mbok lihat masih baik-baik saja" , ucap mbok Siti.
"Kemaren dia tidur dengan wanita lain mbok , terlihat jelas tubuh mereka polos tanpa sehelai benangpun di sana" , ucap Alexa.
"Dari mana non Alexa bisa tau , gak mungkin non , mbok gak percaya , tuan muda gak seperti itu , tuan muda sangat mencintai non Alexa , mbok tau itu" , ucap mbok Siti.
"Tapi disini semuanya terlihat dengan jelas mbok" , ucap Alexa sambil memperlihatkan foto yang masuk di ponselnya.
Mbok Siti melihat foto yang ada di layar ponsel Alexa.
"Gak mungkin ini tuan muda non , mbok gak percaya" , ucap mbok Siti sambil melihat foto-foto tersebut.
"Pasti ada sesuatu yang aneh disini non" , ucap mbok Siti.
"Cukup mbok , jangan bela mas Charlie lagi" , jawab Alexa sambil menghentikan makannya dan berjalan naik menuju ke kamarnya.
********
Felix yang sudah bangun merasakan kepalanya sedikit berdenyut karena minum satu botol minuman beralkohol semalam.
Ketika Felix membuka matanya , dia langsung terkejut melihat Celine berada di bawah tubuhnya dengan tubuh yang polos.
Felix langsung berdiri dan duduk di ujung kursi sofa.
"Kamu sudah bangun sayang" , ucap Celine sambil memeluk tubuh polos Felix.
"Kenapa kita bisa tidur disini?" , tanya Felix yang tidak bisa mengingat kejadian dia tidur dengan Celine.
"Apa kamu lupa sayang , kemaren ketika aku pulang kamu langsung menarik tubuh aku ke atas sofa dan lihat , karena kamu yang gak sabaran mau menyatukan tubuh kita , kamu membuka baju aku dengan kasar , lihat...sampai baju aku robek seperti ini" , ucap Celine sambil mengambil bajunya di lantai dan memperlihatkannya kepada Felix.
"Maaf ya sayang , baju mahal kamu jadi rusak" , ucap Felix.
"Gak apa apa sayang , baju masih bisa dibeli lagi , aku suka melihat kamu yang menarik tubuh aku langsung ke atas sofa kemaren , sangat keren sekali , aku suka sekali" , ucap Celine sambil menciumi punggung dan bahu Felix.
__ADS_1
"Baiklah , aku mau mandi dulu ya" , ucap Felix sambil berdiri.
"Bawa aku sayang , kita mandi bersama" , ucap Celine dengan manja sambil mengulurkan tangannya.
"Baiklah" , jawab Felix yang gak bisa menolak semua keinginan Celine , karena hanya dengan Celine dia bisa menikmati hidup yang nyaman tanpa bekerja.
Felix berjalan bersama Celine sambil berpelukan dengan tubuh polos mereka.
Sampai di dalam kamar mandi , Celine meminta Felix berendam bersamanya , dan Celine mulai bermain-main dengan tubuh Felix di dalam bathtub sampai mereka menyatukan tubuh mereka lagi.
"Sayang , apa kamu suka selama tinggal bersama dengan aku?" , tanya Celine.
"Aku suka sayang" , jawab Felix.
"Aku sudah mulai menyukai kamu sayang , aku minta kamu selalu berada di sisi aku ya , jangan bersama dengan wanita lain , hanya dengan aku saja" , ucap Celine dengan manja.
"Baiklah sayang , aku akan selalu bersama dengan kamu , aku juga sudah mengambil semua barang-barang aku dari kostan" , ucap Felix.
Diputuskan oleh Vio , membuat Felix mencari jalan yang nyaman untuk hidupnya.
Celine yang menyukainya dan mau dia berada disisinya , membuat Felix memilih untuk hidup bersama dengan Celine.
"Paling gak aku bisa menikmati hidup aku dalam kemewahan dan pastinya aku masih bisa memenuhi hasrat aku kalau aku memilih untuk tetap bersama dengan Celine" , ucap Felix dalam hatinya.
"Bagus sayang , aku mau nanti kita pergi ke mall , aku akan membelikan kamu ponsel terbaru , tapi kamu harus mengganti nomor ponsel kamu , aku tidak mau cewek di masa lalu kamu itu menghubungi kamu lagi , itu membuat aku menjadi tidak suka dan sangat cemburu" , ucap Celine.
"Baiklah sayang , selama kamu memberikan segalanya buat aku , aku pasti akan selalu bersama dengan kamu" , jawab Felix sambil ******* bibir Celine.
Setelah itu mereka keluar dari bathtub dan membilas tubuh polos mereka yang dipenuhi dengan busa dibawah air shower.
Felix dan Celine yang sudah siap dan rapi dengan baju jalan mereka , berjalan bersama keluar dari apartemen menuju ke mall.
Sampai di mall , Celine membelikan Felix ponsel model keluaran terbaru dan langsung mengganti nomor lama Felix dengan nomor yang baru disana.
Felix yang baru mendapatkan barang bagus dan mahal lagi , langsung bahagia dan lupa dengan kesedihan dia yang diputuskan oleh Vio kemaren.
"Kamu mau beli apa lagi sayang?" , tanya Celine sambil menggandeng tangan Felix.
"Aku belum tau sayang , nanti kalau aku mau sesuatu lagi , pasti aku akan memintanya sama kamu", ucap Felix sambil tersenyum.
"Baiklah sayang , sekarang kita makan dulu ya" , ucap Celine.
"Iya sayang" , jawab Felix.
Celine dan Felix menuju ke salah satu restoran yang ada di dalam mall.
__ADS_1