Gadis Biola Dibawah Sinar Rembulan

Gadis Biola Dibawah Sinar Rembulan
Episode 22


__ADS_3

"Siang bu Alexa" , kata petugas yang kemaren melayani Alexa dan Charlie.


"Siang mba , saya membawa teman saya yang mau cobain baju untuk bridesmaids" , ucap Alexa.


"Baiklah , kita langsung ke atas saja ya" , ucap petugas tersebut.


"Iya mba" , kata Alexa.


Alexa , Charlie dan Clara naik ke atas sambil mengikuti petugas disana.


Sampai di atas , Alexa dan Clara mulai melihat-lihat baju yang ada disana.


Tidak lama ponsel Alexa berbunyi , Alexa langsung melihat ke layar ponselnya.


Terlihat nama Monik di layar ponselnya dan Alexa langsung menyentuh tombol terima di layar ponselnya.


"Halo Monik" , jawab Alexa.


"Halo Alexa , aku sudah sampai di Sposa Bridal , kamu dimana?" , tanya Monik.


"Aku diatas , kamu langsung ke atas saja ya" , jawab Alexa.


"Baiklah Alexa" , ucap Monik sambil memutuskan sambungan telponnya.


Tidak lama Monik sudah sampai di lantai atas.


"Hi...Alexa...Clara..." , panggil Monik.


"Hi...Monik" , ucap Alexa dan Clara bersamaan.


"Kak , kenalkan ini Monik teman aku" , ucap Alexa.


"Halo aku Charlie calon suami Alexa" , ucap Charlie sambil mengulurkan tangannya.


"Aku Monik teman Alexa" , jawab Monik sambil menjabat tangan Charlie.


"Ternyata cowoknya ganteng ya , cocok dengan Alexa yang cantik" , ucap Monik.


"Terima kasih" , jawab Alexa dan Charlie bersamaan.


Monik dan Clara mulai memilih baju yang mereka suka.


Akhirnya mereka memilih untuk mencoba 2 baju , yang warna baby pink dan baby blue.


Monik dan Clara masuk ke ruangan ganti baju dan mengganti baju mereka dengan dress yang sudah mereka pilih.


Alexa yang ikut masuk ke dalam ruangan ganti baju lebih suka dengan baju baby pink , karena sesuai dengan warna undangannya.


Monik dan Clara juga suka dengan baju yang berwarna baby pink.

__ADS_1


Akhirnya mereka memutuskan untuk menggunakan dress yang berwarna baby pink.


Setelah itu Monik dan Clara mengganti bajunya lagi dengan baju ketika mereka datang , lalu Alexa keluar dari ruangan ganti baju.


"Sudah selesai Alexa?" , tanya Charlie yang duduk sambil menunggu Alexa diluar ruangan ganti baju.


"Sudah kak" , jawab Alexa.


Tidak lama Monik dan Clara sudah selesai ganti baju dan keluar dari ruangan ganti baju.


Alexa , Charlie , Monik , Clara dan petugas Sposa Bridal turun ke bawah.


"Nanti untuk bridesmaids , make up di sini juga kan mba?" , tanya Alexa ketika mereka sudah di bawah.


"Iya benar , disini juga sama dengan pengantinnya" , ucap petugas disana.


"Baiklah mba , terima kasih" , ucap Alexa.


"Sama sama bu" , jawab petugas tersebut.


Alexa , Charlie , Monik dan Clara keluar dari Sposa Bridal.


"Nanti kamu ke tempat kursus gak Alexa?" , tanya Monik.


"Hari ini aku gak ke tempat kursus , masih ada yang mau aku beli" , jawab Alexa.


"Baiklah , kalau gitu aku pulang dulu ya" , ucap Monik.


"Aku juga pulang duluan ya Alexa" , ucap Clara.


"Iya Clara" , jawab Alexa.


Alexa dan Charlie masuk ke dalam mobil dan Charlie menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang.


"Kamu masih mau mencari apa Alexa?" , tanya Charlie.


"Kue pengantin kita sama sepatu untuk pernikahan kita kak" , jawab Alexa.


"Oh iya , kita belum memesan kue pernikahan kita ya , ternyata banyak banget ya yang harus diurus" , ucap Charlie.


"Iya kak , aku tidak menyangka akan sebanyak ini yang harus dipersiapkan" , ucap Alexa.


"Iya Alexa" , ucap Charlie sambil menjalankan mobilnya menuju ke toko bakery yang menerima pesanan kue penganten.


Sampai di depan toko bakery , Charlie memarkirkan mobilnya dan setelah itu Alexa dan Charlie turun dari mobil dan masuk ke toko bakery.


Alexa dan Charlie melihat-lihat model kue penganten yang ada di toko tersebut.


Setelah beberapa waktu , Alexa mendapatkan model kue yang dia sukai , Alexa langsung memesan kue tersebut untuk acara pernikahannya nanti di Star Hotel.

__ADS_1


Setelah petugas bakery mencatat tanggal pesanan , motif kue yang dipilih dan lokasi pengantaran , petugas tersebut membuatkan nota pembayaran dan Charlie memberikan kartunya untuk membayar kue pernikahan pesanannya.


"Kita mau kemana lagi Alexa?" , tanya Charlie ketika mereka sudah keluar dari toko bakery dan masuk ke dalam mobil.


"Ke mall aja ya kak , cari sepatu dan sekalian makan" , ucap Alexa.


Charlie menganggukkan kepalanya dan menjalankan mobilnya menuju ke mall.


********


Reni yang sudah keluar dari ruangan Charlie dengan wajah yang lesu , masuk ke ruangan jahit.


"Kenapa muka kamu lesu begitu Reni , apa kamu sakit?" , tanya Nining salah satu tukang jahit disana.


"Aku gak sakit mba" , jawab Reni.


"Terus kenapa mukanya lesu gitu , biasanya juga setelah ketemu Charlie mukanya bahagia" , ucap Nining yang mengetahui kalau Reni menyukai Charlie.


"Charlie akan menikah mba" , ucap Reni dengan lirih.


"Menikah dengan siapa , kenapa aku gak pernah lihat ceweknya kesini?" , ucap Nining.


"Dengan anaknya pak Haris" , jawab Reni.


"Hebat juga si Charlie bisa mendapatkan anak bos , tapi dia memang ganteng sih ya , siapa yang gak suka" , ucap Nining.


"Aku merasa kalau Charlie hanya dimanfaatkan untuk menjalankan perusahaan ini saja , nanti setelah waktunya dia memimpin perusahaan ini , pasti Charlie akan disingkirkan dari sini" , ucap Reni.


"Kalau mereka saling mencintai bagaimana? Kan kita tidak bisa tau , sejak pak Haris dan bu Jolie meninggal , aku dengar Charlie yang selalu menjaga anaknya , waktu sebelum ke pemakaman...dirumahnya apa kamu gak lihat Charlie memeluk anaknya pak Haris dan bu Jolie , Charlie juga yang menemani dia ke kamarnya untuk ganti baju dan selalu bersama dengan anaknya sampai di pemakaman" , ucap Nining yang waktu itu juga datang ketika kedua orang tua Alexa meninggal dunia.


"Aku lihat mba , tapi aku kirain itu karena Charlie merasa kasihan dengan anaknya yang ditinggal sendirian" , ucap Reni dengan lirih.


"Kalau cuma kasian , gak mungkin Charlie mau seperti itu dengan anaknya , beberapa hari belakangan ini aku lihat juga Charlie setiap datang kesini kelihatan bahagia di wajahnya" , ucap Nining.


Tiba-tiba Reni mulai terisak tangis.


"Kamu kenapa menangis Reni?" , tanya Nining.


"Aku gak bisa menerima mereka menikah mba , dari dulu aku sudah suka sama Charlie" , ucap Reni.


"Tapi dia sudah mau menikah , dengan anaknya pak Haris lagi" , ucap Nining.


"Aku gak rela mba , benar-benar gak rela" , ucap Reni yang sudah terisak tangis.


"Jadi bagaimana caranya supaya kamu bisa mendapatkannya cintanya , apa kamu mau buat pernikahan mereka batal?" , tanya Nining dengan penuh tanda tanya.


"Aku belum tau mba" , jawab Reni sambil menggelengkan kepalanya.


"Lebih baik sekarang kamu tenangkan dulu pikiran kamu , jangan terbawa emosi dulu" , ucap Nining.

__ADS_1


"Iya mba , makasih ya sudah mau mendengarkan keluh kesah aku" , ucap Reni.


"Iya sama sama Reni" , ucap Nining.


__ADS_2