Gadis Biola Dibawah Sinar Rembulan

Gadis Biola Dibawah Sinar Rembulan
Episode 44


__ADS_3

Setelah sejam berlalu , mobil yang dibawa Charlie sudah memasuki halaman rumah Alexa.


Mereka masuk ke dalam rumah dan terlihat mbok Siti sedang menonton TV di ruang keluarga.


"Sudah pulang non" , ucap mbok Siti.


"Iya sudah mbok" , jawab Alexa.


"Apa non dan tuan muda sudah makan?" , tanya mbok Siti.


"Sudah mbok , tadi kita makan diluar" , jawab Alexa dan Charlie bersamaan.


"Baiklah" , jawab mbok Siti.


"Aku ke kamar lagi ya mbok" , ucap Alexa.


"Iya non" , jawab mbok Siti.


Alexa , Charlie , papa Teddy , mama Vivi dan Frescha berjalan naik ke atas dan masuk ke kamar mereka masing-masing.


Charlie masuk ke kamarnya untuk mengambil bajunya , setelah itu Charlie langsung berjalan menuju ke kamar Alexa.


Alexa masuk terlebih dahulu ke kamarnya , mengambil bajunya di lemari dan masuk ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.


Charlie yang sudah berada di kamar Alexa duduk di kursi yang ada di balkon sambil menunggu Alexa selesai mandi.


Tidak lama Alexa keluar dengan rambut yang basah , karena Alexa habis mencuci rambutnya.


"Kak , kalau mau mandi sudah bisa" , panggil Alexa yang melihat Charlie duduk di balkon kamarnya.


"Iya Alexa" , jawab Charlie sambil tersenyum.


"Kamu cantik sekali Alexa" , ucap Charlie dalam hatinya yang melihat Alexa duduk di kursi meja riasnya sambil mengeringkan rambutnya dengan handuk.


Setelah itu Charlie berjalan masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan dirinya.


Alexa masih berada disana untuk mengeringkan rambutnya dengan hair dryer.


Tidak lama Charlie sudah selesai mandi dan keluar dari kamar mandi.


Alexa baru selesai mengeringkan rambut hitam panjangnya.


"Kamu jadi tidur disini malam ini , Alexa?" , tanya Charlie yang sebenarnya jauh di dalam hatinya , itulah yang dia inginkan.


"Aku di kamar papa dan mama saja ya kak" , ucap Alexa.


"Baiklah Alexa" , jawab Charlie.


"Oh iya kak , ini kartu aku kakak pegang aja , jangan sampai kejadian tadi terulang kembali , apalagi di depan papa dan mama kakak" , ucap Alexa.


"Baiklah Alexa , terima kasih ya" , ucap Charlie sambil mengambil kartu yang diberikan oleh Alexa.


Alexa hanya menganggukkan kepalanya.


"Besok aku ke kampus bawa mobil sendiri saja ya kak , karena setelah itu aku mau ke tempat kursus memberikan undangan kepada pak Handri" , ucap Alexa.


"Baiklah , besok papa , mama dan Frescha aku ajak ke AH Konveksi saja , biar gak merepotkan mbok Siti di rumah" , ucap Charlie.

__ADS_1


"Iya kak , aku ke kamar sebelah dulu ya kak" , jawab Alexa.


"Iya Alexa" , jawab Charlie.


Alexa berjalan keluar dari kamar dan menuju ke kamar kedua orang tuanya dulu.


Sampai di dalam kamar , Alexa langsung naik ke atas kasur dan membaringkan tubuhnya disana , tidak butuh waktu lama Alexa pun tertidur disana.


Charlie naik ke atas kasur Alexa dan membaringkan tubuhnya disana.


"Sampai kapan kamu akan bisa menerima aku Alexa , semakin aku dekat dengan kamu , semakin aku ingin memiliki kamu" , ucap Charlie dalam hatinya.


Tidak lama Charlie pun tertidur dan masuk ke alam mimpi.


********


Keesokan paginya , Alexa sudah jalan ke kampus setelah sarapan bersama keluarga Charlie dan pamitan dengan Charlie dan kedua orang tua Charlie.


Karena masih ada orang tua Charlie dan Frescha di sana , Charlie pun mengecup kening Alexa sebelum Alexa pergi.


Sebenarnya juga itu hal yang ingin dilakukannya setiap hari kepada Alexa , tapi kemaren karena perkataan orang tuanya... Alexa masih mau menerima ciuman darinya.


"Apakah setelah papa dan mama pulang , Alexa masih mau menerima ciuman dari aku?" , ucap Charlie dalam hatinya.


.


.


.


Alexa sudah sampai di area kampus turun dari mobilnya dan bertemu dengan Putri yang juga baru diantarkan oleh sopirnya.


"Hi Alexa , kamu baru datang juga?" , tanya Putri.


"Iya aku baru sampai" , jawab Alexa.


"Kamu gak dianterin calon suami kamu?" , tanya Putri yang melihat Alexa berjalan dari arah parkiran mobil.


"Gak , hari ini aku mau langsung ke tempat kursus" , ucap Alexa.


"Gak berasa ya sebentar lagi kamu sudah menikah dan merasakan malam pertama" , ucap Putri.


Mendengar malam pertama wajah Alexa pun seketika memerah.


"Kamu malu ya , padahal juga sudah mau menikah ini" , ucap Putri sambil tersenyum.


"Ya kan aku belum pernah , pastinya jadi malu la begitu mendengarkannya" , jawab Alexa.


"Iya kamu benar juga ya , aku juga belum pernah , aku dengar-dengar katanya kalau pertama kali melakukannya akan sakit , jadi kamu harus bersiap-siap merasakan sakit" , ucap Putri.


"Ya lihat nanti saja , aku juga belum tentu akan melakukannya" , ucap Alexa.


"Kenapa begitu , bukankah semua yang baru menikah pasti akan melakukannya?" , tanya Putri.


"Karena aku menikah untuk keperluan lain , belum untuk hubungan suami istri yang sebenarnya" , ucap Alexa.


"Apakah cowok bisa menahan nafsunya?" , tanya Putri.

__ADS_1


"Aku gak tau" , jawab Alexa.


"Jangan sampai nanti ketika kamu mulai menyukainya , dia sudah mencari pemuas nafsunya di luar" , ucap Putri.


"Kayaknya kak Charlie gak seperti itu deh" , ucap Alexa.


"Kita kan gak pernah tau cowok itu seperti apa Alexa" , ucap Putri.


Setelah itu bel tanda masuk pun berbunyi.


Alexa dan Putri yang sudah sampai di kelas pun langsung duduk di kursi mereka masing-masing.


Selama mengikuti pelajaran , pikiran Alexa lumayan terusik dengan perkataan Putri.


"Apa benar nanti kak Charlie akan mencari pemuas nafsunya di luar , kalau aku belum siap untuk melakukannya?" , ucap Alexa dalam hatinya.


Sampai pelajaran berakhir , pikiran Alexa penuh dengan berbagai macam pertanyaan yang pastinya pada akhirnya juga dia tidak akan siap melakukan hubungan suami istri untuk sekarang.


Alexa berjalan ke kantin kampus bersama Putri dan Gio.


Mereka memesan makanan dan mengobrol selama makan.


Sampai bel tanda masuk pun berbunyi , Alexa , Putri dan Gio masuk ke kelas dan mengikuti pelajaran siang itu sampai selesai.


Selesai kelas siang itu , Alexa langsung berjalan menuju ke mobilnya dan menjalankannya menuju ke tempat kursus.


Begitu masuk ke tempat kursus , Alexa langsung mencari pak Handri.


"Pak Handri" , panggil Alexa begitu melihat pak Handri berjalan di lorong ruangan menuju ke kelas.


"Iya Alexa" , jawab pak Handri.


"Pak , ini undangan pernikahan saya , semoga bapak bisa datang ya ke acara pernikahan saya sabtu ini" , ucap Alexa.


"Kamu akan menikah Alexa?" , tanya pak Handri.


"Iya pak" , jawab Alexa.


"Baiklah , nanti kalau tidak ada halangan , saya akan datang" , ucap pak Handri.


"Iya pak , terima kasih" , ucap Alexa.


Setelah itu Alexa masuk ke kelas bersama pak Handri.


Alexa serius memperhatikan teknik bermain biola yang diajarkan oleh pak Handri sampai kelas berakhir.


"Clara , Monik" , panggil Alexa setelah kelas berakhir.


"Iya Alexa" , jawab Clara dan Monik.


"Nanti kalian jangan lupa ya buat make up ke Sposa Bridal , aku disuruh datang jam 4 pagi" , ucap Alexa.


"Baiklah Alexa , nanti kita langsung bertemu disana saja" , ucap Monik dan Clara.


"Iya terima kasih ya" , jawab Alexa.


"Iya sama sama Alexa" , jawab Monik dan Clara.

__ADS_1


Setelah itu Alexa , Monik dan Clara berjalan keluar dari tempat kursus dan pulang ke rumah masing-masing.


__ADS_2