Gadis Biola Dibawah Sinar Rembulan

Gadis Biola Dibawah Sinar Rembulan
Sinar Bulan Ep 25


__ADS_3

Alexa dan Charlie sudah bersiap-siap mau berangkat ke kota Y.


"Sayang , semua barang-barang sudah dimasukin ke dalam koper?" , tanya Charlie yang sedang menggendong Bulan.


"Baju kita dan baju pesta sudah mas , perlengkapan Bulan juga sudah , cuma tinggal pompa ASI yang besok baru aku masukin ke tas , karena aku masih pakai malam ini" , ucap Alexa.


"Untuk MPASI nya apa kita bawa sereal aja ya mas , jadinya kita gak terlalu susah saat di jalan , cuma dikasih air hangat saja" , ucap Alexa.


"Iya boleh sayang , kamu bawa ASI juga kan untuk di botol susu" , ucap Charlie.


"Iya mas , aku sediakan ASI yang sudah aku pompa" , ucap Alexa.


"Baiklah sayang , kalau sudah semuanya , ayo kita istirahat lagi sayang , Bulan juga sudah tidur" , ucap Charlie.


"Iya mas" , jawab Alexa.


Sejak Bulan memasuki usia 6 bulan , Bulan lebih lama tidur malam , membuat Alexa dan Charlie juga bisa tidur dengan nyenyak setiap malam.


Sampai pagi tiba , Charlie sudah bangun dan mulai melihat anaknya.


Bulan masih tidur dengan nyenyak di dalam box bayinya.


Charlie berjalan menuju ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya terlebih dahulu , karena jam 10 mereka sudah harus jalan ke bandara.


Alexa bangun tidak lama setelah Charlie masuk ke dalam kamar mandi.


Alexa melihat anaknya yang masih tidur , jadinya Alexa mulai menyiapkan perlengkapan lainnya yang untuk dibawa berangkat.


Setelah semua barang sudah diletakin di satu tas , Alexa mulai memompa air susu nya.


"Kamu sudah pompa ASI saja sayang" , ucap Charlie yang sudah selesai mandi dan berjalan mendekati istrinya.


"Iya mas , sudah tumpah-tumpah air susu aku" , jawab Alexa.


"Iya sayang , karena air susu kamu yang berlimpah , makanya anak kita sehat dan semakin gembul" , ucap Charlie sambil tersenyum.


Terdengar suara Bulan yang menangis di box bayi , Charlie langsung berjalan dan menggendong anaknya.


"Sayang , kenapa anak kita masih terus menangis ya setelah aku gendong" , ucap Charlie.


"Berarti popoknya basah mas" , jawab Alexa yang baru selesai memompa ASI nya dan memasukkannya ke dalam kulkas yang ada di kamar mereka.


"Jadi bagaimana sayang?" , tanya Charlie.


"Aku sekalian mandikan Bulan aja mas , kamu tolong siapin air hangatnya ya" , ucap Alexa sambil mengambil anaknya dari tangan suaminya.


"Baiklah sayang" , jawab Charlie sambil berjalan ke dalam kamar mandi dan memasukkan air hangat ke dalam bak mandi Bulan.

__ADS_1


Alexa mulai membuka semua baju anaknya dan membuang popoknya.


Bulan langsung tenang begitu Alexa sudah melepaskan popoknya yang sudah basah.


"Anak papa gak nyaman ya pakai popok basah , makanya tadi nangis ya" , ucap Charlie yang sudah selesai mengisi bak mandi anaknya.


"Iya papa" , jawab Alexa sambil mengangkat Bulan dan memasukkannya di dalam bak mandi.


Begitu Bulan dimasukkan , Bulan langsung tertawa kesenangan.


"Anak papa suka mandi ya" , ucap Charlie yang melihat anaknya tertawa terus selama mandi.


"Mas , nanti ketika dirumah kamu bagaimana cara mandikan Bulan ya" , tanya Alexa.


"Iya juga ya sayang , kamar aku kecil dan aku gak punya kamar mandi di dalam kamar" , ucap Charlie.


"Jadi gimana mas? Kalau kita nginap di hotel gak enak sama papa dan mama" , ucap Alexa.


"Iya sayang , nanti tanya sama mama ya gimana caranya , maaf ya aku jadi membuat kamu tidak nyaman nanti selama dirumah mama" , ucap Charlie.


"Iya gak apa-apa mas , aku hanya harus menyesuaikan diri saja nanti ketika disana" , ucap Alexa sambil mengendong Bulan yang sudah selesai mandi dan diletakin di atas handuk yang sudah di sediakan sebelumnya.


"Maaf ya sayang , kamu jadi merasakan hidup di rumah sederhana" , ucap Charlie sambil memeluk pinggang istrinya dari belakang.


"Iya mas , gak apa apa , nanti kamu kasih tau aja aku harus bagaimana ya selama disana" , ucap Alexa sambil memasangkan baju Bulan.


Karena dari kecil tidak pernah tinggal di rumah yang sederhana dan apapun kebutuhannya selalu disiapin oleh mbok Siti.


"Iya sayang" , jawab Charlie.


"Mas kamu tolong kasih minum susu ke Bulan ya , aku mau mandi dulu" , ucap Alexa sambil memberikan botol susu yang sudah berisikan ASI nya kepada Charlie.


"Iya sayang" , ucap Charlie sambil menggendong Bulan dan mulai memberikan susu kepada Bulan.


"Anak papa hari ini mau naik pesawat ya , nanti jangan nangis ya selama di pesawat" , ucap Charlie sambil memegangi botol susu Bulan.


Bulan menyesap susunya sampai habis satu botol.


"Anak papa pintar" , ucap Charlie sambil meletakkan botol susu kosong.


"Bulan sudah selesai minum susu nya mas" , ucap Alexa yang sudah keluar dari kamar mandi dan berjalan menuju ke meja riasnya.


"Sudah sayang , anak kita pintar sekali , bisa menghabiskan satu botol susu" , ucap Charlie sambil tersenyum.


"Iya mas , memang segitu minum susu nya sekarang setiap hari , nanti gelang untuk hadiah pernikahan Frescha jangan lupa dibawa ya mas" , ucap Alexa sambil merias wajahnya.


"Iya sayang , sudah aku masukin di dalam tas kamu" , ucap Charlie.

__ADS_1


"Baiklah mas , stroller Bulan jangan lupa dibawa ya" , ucap Alexa.


"Iya sayang" , jawab Charlie.


Tidak lama Alexa sudah selesai berdandan.


Alexa dan Charlie berjalan keluar dari kamar , Alexa menggendong Bulan dan Charlie membawa semua koper dan tas perlengkapan untuk Bulan.


"Sudah mau jalan non" , ucap mbok Siti ketika sedang membersihkan lantai.


"Sebentar lagi mbok , jam 10 kami cuma bersiap-siap dulu saja , jadi nanti ketika taksi datang , sudah langsung bisa jalan" , ucap Alexa.


"Iya non , mbok jadi sepi tinggal dirumah selama beberapa hari tanpa Bulan" , ucap mbok Siti.


"Iya mbok , aku pengen bawa mbok juga , tapi rumahnya mas Charlie kecil dan disana juga cuma ada 3 kamar , jadi aku gak bisa bawa mbok kesana" , ucap Alexa.


"Nanti bagaimana nona muda selama disana , siapa yang akan menyiapkan semua keperluan nona muda" , ucap mbok Siti yang mengetahui Alexa tidak pernah mengerjakan pekerjaan rumah sama sekali.


"Tenang mbok , aku bisa menyiapkan semua keperluan Alexa , sama seperti kami tinggal berdua di apartemen waktu itu" , ucap Charlie.


"Baiklah tuan muda" , ucap mbok Siti.


Alexa dan Charlie berjalan menuju ke meja makan dan sarapan bersama sambil mengobrol.


Charlie dan Alexa yang sudah selesai makan , berjalan menuju ke ruang tamu sambil menunggu taksi yang dipesannya datang.


Setelah beberapa waktu , pak Tono berjalan masuk ke dalam rumah.


"Nona muda , taksi yang dipesan sudah datang" , ucap pak Tono.


"Baiklah pak , tolong masukin semua barang-barang ini ke dalam taksi ya" , ucap Alexa.


"Baik nona muda" , jawab pak Tono sambil membawakan barang-barang Alexa dan Charlie sampai ke taksi.


"Mbok" , panggil Alexa.


"Iya non" , jawab mbok Siti sambil berjalan keluar.


"Aku dan mas Charlie pergi dulu ya mbok" , ucap Alexa.


"Iya non , nanti setelah sampai disana kabari mbok ya , di chat saja gak apa apa" , ucap mbok Siti.


"Iya mbok" , jawab Alexa sambil tersenyum.


Alexa dan Charlie berjalan bersama keluar menuju ke taksi.


Sampai di dalam taksi , sopir taksi menjalankan mobil taksi sampai ke bandara.

__ADS_1


__ADS_2