Gadis Biola Dibawah Sinar Rembulan

Gadis Biola Dibawah Sinar Rembulan
Episode 86


__ADS_3

Beberapa hari setelah Charlie membuka lowongan kerja untuk menjadi asistennya , sudah ada orang yang datang untuk melamar kerja di AH Konveksi.


Charlie langsung melihat surat lamaran kerjanya dan membaca pengalaman kerjanya.


Heri...seorang anak muda yang melamar kerja di AH Konveksi adalah anak lulusan fashion design dan sebelumnya dia bekerja dengan designer , jadi dia harus belajar lagi untuk konveksi , tapi karena design di konveksi tidak sesulit kalau bekerja bersama dengan designer , jadi pastinya Heri bisa mengerjakan design untuk konveksi.


Charlie yang memang ingin punya asisten secepatnya itu , langsung memutuskan untuk menerimanya dan Heri mulai bekerja besok di AH Konveksi.


Setelah selesai dengan interview Heri , Charlie mulai mengerjakan pekerjaannya lagi.


Tidak terasa hari sudah mulai sore.


Charlie mematikan laptopnya dan mengambil tas nya untuk pulang ke rumah.


Setelah setengah jam Charlie menjalankan mobilnya , akhirnya sampai juga di rumah.


Charlie turun dari mobil dan berjalan masuk ke dalam rumah.


"Tuan sudah pulang" , ucap mbok Siti yang sedang duduk menonton TV di ruang keluarga , melihat Charlie sudah masuk ke dalam rumah.


"Iya mbok , Alexa dimana mbok?" , tanya Charlie.


"Non Alexa ada di dalam kamar , tuan muda" , jawab mbok Siti.


"Aku ke kamar dulu ya mbok" , ucap Charlie.


"Iya tuan muda" , jawab mbok Siti.


Charlie berjalan menuju ke atas dan masuk ke dalam kamar.


"Kamu sudah pulang mas" , ucap Alexa yang sedang duduk di atas kasur sambil menonton TV.


"Iya sayang" , jawab Charlie sambil meletakkan tas kerjanya dan membuka kemejanya.


Charlie berjalan menuju ke kasur dan duduk di sebelah tubuh Alexa.


"Sayang , kamu sudah mandi belum?"


"Kenapa mas , kamu mau aku temani mandi?" , ucap Alexa.


"Kalau kamu bersedia menemani aku mandi , dengan senang hati sayang" , ucap Charlie sambil tersenyum simpul.


Alexa langsung menyentuh wajah suaminya dengan tangannya dan mendekatkan wajahnya ke wajah suaminya.


Setelah itu Alexa menciumi bibir suaminya dengan lembut untuk beberapa saat.


"Sayangnya aku sudah mandi mas , kamu mandi sendiri ya" , ucap Alexa sambil tersenyum setelah melepaskan bibirnya dari suaminya.


"Yah...aku kirain kamu menciumi aku , kamu bersedia , aku sudah senang banget tau" , ucap Charlie sambil meletakkan kepalanya di bahu istrinya.


Alexa membelai kepala suaminya...


"Aku gak menemani kamu mandi sekarang , tapi nanti setelah makan malam aku akan melayani kamu , terserah kamu mau berapa lama" , ucap Alexa dengan lembut di dekat telinga suaminya.


"Beneran sayang" , ucap Charlie sambil mengangkat kepalanya.

__ADS_1


"Iya suamiku sayang , sekarang kamu mandi dulu ya" , ucap Alexa sambil memegang wajah suaminya.


"Iya sayang" , jawab Charlie sambil tersenyum.


Charlie berjalan mengambil baju dan celana pendeknya yang ada di dalam lemari dan setelah itu berjalan menuju ke kamar mandi.


Alexa melanjutkan menonton TV sambil memakan macaron kesukaannya.


Tidak lama Charlie sudah selesai mandi dan berjalan menuju ke kasur.


Charlie naik ke atas kasur dan duduk di samping tubuh istri tersayangnya.


"Mas , kamu mau macaron gak?" , tanya Alexa.


"Apa itu?" , tanya Charlie yang selama ini belum pernah makan macaron.


"Ini kue mas dan enak banget , gak terlalu manis juga , nih kamu cobain dulu" , ucap Alexa sambil memberikan macaron ke dekat mulut suaminya.


Charlie langsung memakan macaron yang diberikan oleh istrinya.


"Iya enak sayang" , ucap Charlie setelah memakan macaron.


"Ini kamu makan lagi" , ucap Alexa.


"Buat kamu saja sayang , nanti kamu gak kenyang lagi makannya kalau dikasih aku terus" , ucap Charlie.


"Tadi aku minta mbok Siti beliin 2 box besar , jadi masih banyak mas , kalau habis nanti kan bisa beli lagi" , ucap Alexa sambil tersenyum.


"Iya sayang" , ucap Charlie.


"Oh iya sayang , aku sudah dapat asisten untuk di AH Konveksi" , ucap Charlie.


"Cewek atau cowok mas?" , tanya Alexa.


"Cowok sayang" , ucap Charlie.


"Baguslah" , jawab Alexa.


"Kenapa sayang , apakah kalau cewek kamu akan cemburu?" , tanya Charlie.


"Ya iya la mas , setiap cewek yang melihat kamu , semua matanya pasti menginginkan kamu dan nanti cari cara buat menjebak kamu lagi , aku gak ngerti apa sih mau nya mereka" , ucap Alexa.


"Kamu tenang aja sayang , sekarang aku gak akan kena jebakan mereka lagi , sekarang kan aku hanya bertemu dengan klien di AH Konveksi , gak pernah ketemu di luar lagi" , ucap Charlie.


"Iya mas , aku gak mau kejadian waktu itu terulang lagi" , ucap Alexa.


"Iya sayang , pasti gak akan terulang lagi , aku juga gak mau nanti digugat cerai lagi sama kamu" , ucap Charlie sambil memeluk tubuh istri tersayangnya.


"Kenapa , kamu takut ya..." , ucap Alexa sambil tersenyum.


"Ya iya la aku takut sayang , aku sangat mencintai kamu , jadi aku gak mau berpisah dari kamu" , ucap Charlie.


"Sama mas , aku juga sudah gak bisa berpisah dari kamu" , ucap Alexa sambil tersenyum.


Charlie langsung mendekatkan wajahnya dan menciumi bibir merah istri tersayangnya , yang sudah menjadi candunya.

__ADS_1


********


Felix semakin senang selama hidup dengan Celine , karena setiap hari selama Celine pergi kerja , dia bisa menghabiskan waktunya untuk bermain game dan untuk makan , sudah dipastikan dia tidak perlu mengkhawatirkannya , karena Celine selalu menyediakan makanan untuknya.


Untuk siang juga sudah ada orang yang akan mengantarkan makanan yang sudah di pesan oleh Celine untuk Felix.


Sore itu seperti biasa Celine yang baru pulang dari kantornya langsung berjalan menuju ke apartemennya.


Begitu Celine membuka pintu apartemennya...


Celine langsung tersenyum melihat Felix yang sedang bermain game sambil mengemil snack.


Meskipun banyak bungkus snack yang berserakan di lantai , tapi Celine tidak pernah mempermasalahkannya.


Celine berjalan masuk mendekati tubuh Felix dan menciumi wajah Felix.


"Kamu sudah pulang sayang" , ucap Felix yang sudah meletakkan stik game nya ke lantai , begitu mendapatkan ciuman dari Celine.


"Iya sayang , aku baru pulang , apa snack kamu masih cukup?" , tanya Celine.


"Kayaknya tadi di lemari aku lihat masih ada" , jawab Felix.


"Kalau kurang bilang aja ya sayang , aku pasti akan belikan lagi untuk kamu" , ucap Celine yang selalu memanjakan Felix.


"Iya sayang , kamu selalu memberikan aku makanan yang banyak , nanti aku akan semakin gendut kalau seperti ini" , ucap Felix.


"Sekarang kamu masih kelihatan ganteng kok sayang , perut kamu juga hanya membulat sedikit , tapi aku masih suka kok dengan tubuh kamu" , ucap Celine sambil memainkan tangannya di dada Felix.


"Baiklah sayang , sekarang kamu mau ngapain?" , tanya Felix.


"Aku mau mandi bersama dengan kamu" , ucap Celine dengan manja.


Felix langsung tersenyum dan menganggukkan kepalanya.


Celine dan Felix berjalan bersama masuk ke dalam kamar.


Felix membukakan semua pakaian Celine dan membiarkannya jatuh ke lantai.


Setelah itu Felix mulai membuka bajunya sendiri dan mereka berdua berjalan bersama masuk ke dalam kamar mandi dengan tubuh polos mereka.


Felix dan Celine mandi bersama pada sore hari itu , tapi mereka bukan hanya mandi biasa , mereka juga melakukan ciuman panas dan melakukan penyatuan di dalam sana sampai mencapai kenikmatan bersama.


Setelah selesai mandi...Felix dan Celine berjalan bersama menuju ke kamar.


"Sayang , apa kamu gak mau bekerja?" , tanya Celine yang sudah berada di atas kasur sambil dipeluk oleh Felix.


"Aku gak suka bekerja sayang , aku hanya suka memuaskan kamu saja" , ucap Felix sambil memainkan tangannya di tubuh Celine.


"Aku kira kamu mau bekerja sebagai asisten aku , kebetulan aku lagi mencari asisten baru" , ucap Celine.


"Aku lebih memilih untuk memuaskan kamu saja sayang" , ucap Felix yang memang malas untuk pergi bekerja.


"Baiklah kalau itu mau kamu , aku juga gak masalah , yang penting kamu selalu siap ketika aku butuhkan" , ucap Celine.


"Aku selalu siap kapanpun kamu mau sayang" , ucap Felix sambil tersenyum.

__ADS_1


"Itu yang aku suka dari kamu" , ucap Celine sambil me lu mat bibir Felix.


__ADS_2