Gadis Biola Dibawah Sinar Rembulan

Gadis Biola Dibawah Sinar Rembulan
Sinar Bulan Ep 28


__ADS_3

Pagi itu dua orang MUA yang sudah diminta oleh Lulu sudah datang ke rumah Frescha.


Mama Vivi berjalan menuju ke kamar Frescha.


Begitu mama Vivi membuka pintu kamar anaknya , terlihat Frescha yang masih tidur di atas kasurnya.


"Ternyata masih tau juga pulang ke rumah anak ini" , ucap mama Vivi.


Mama Vivi berjalan mendekati anaknya dan menggoyangkan tubuh Frescha.


"Frescha bangun" , panggil mama Vivi.


"Sebentar lagi ma , aku masih ngantuk" , jawab Frescha.


"Itu MUA kamu sudah datang , kamu mau tidur atau menikah hari ini?" , ucap mama Vivi.


Frescha langsung bangun dan duduk di kasurnya.


"Iya ma , aku mau menikah hari ini" , ucap Frescha.


"Kamu mau mandi dulu atau kamu sudah mandi tengah malam tadi" , ucap mama Vivi.


"Oh iya ma , aku belum mandi setelah tidur dengan Jeremi" , ucap Frescha.


"Ya sudah kamu mandi dulu , mama minta mereka untuk tunggu dulu di luar" , ucap mama Vivi.


"Iya ma" , jawab Frescha sambil mengambil bajunya dan berlari menuju ke kamar mandi.


Mama Vivi berjalan keluar....


"Maaf ya , Frescha nya baru bangun dan sekarang mandi dulu" , ucap mama Vivi.


"Iya gak apa-apa tante , kita bisa menunggunya" , ucap MUA tersebut.


********


Alexa yang terbangun mendengarkan suara yang berisik diluar , Alexa pun membangunkan suaminya.


"Mas" , panggil Alexa sambil mengelus wajah suaminya dengan tangannya , karena ada Bulan yang tidur di tengah mereka , jadi Alexa tidak bisa mendekatkan tubuhnya kepada suaminya.


Charlie yang mendapat sentuhan dari istrinya , mulai membuka matanya.


"Iya sayang...."


"Ada suara berisik dari luar , ada apa ya?" , tanya Alexa.


"Palingan juga mama dan Frescha yang sudah mulai bersiap-siap sayang" , ucap Charlie.


"Memangnya Frescha sudah pulang mas?" , tanya Alexa.


"Tengah malam aku mendengar suara pintu rumah terbuka , pasti dia yang pulang sayang" , ucap Charlie.


"Oh , jadi dia masih ingat pulang juga ya" , ucap Alexa sambil terkekeh.


"Ya pasti pulang la dia , mana hari ini kan hari pernikahan dia" , ucap Charlie.


"Iya juga ya mas , kalau gitu nanti gimana mandikan Bulan mas" , ucap Alexa.

__ADS_1


"Bentar ya sayang , aku coba tanya mama dulu" , ucap Charlie sambil turun dari kasurnya.


"Iya mas" , jawab Alexa.


Charlie berjalan keluar dari kamarnya dan terlihat Frescha yang baru selesai mandi dan berjalan bersama dengan MUA mau menuju ke kamarnya.


"Dek , sekarang kamu kalau kakak pulang sudah gak disambut lagi ya , lebih enak bercinta ya dari pada ketemu dengan kakak dan kakak ipar kamu sendiri" , ucap Charlie.


"Bukannya gitu juga kak , kemaren aku sudah mau pulang , tapi Jeremi tetap mengajak aku ke rumahnya" , jawab Frescha.


"Ya sudah , mama mana?" , tanya Charlie.


"Mama didandani di ruang tamu dengan MUA nya" , jawab Frescha.


Charlie berjalan keluar mencari mamanya.


Frescha mulai berjalan masuk ke dalam kamarnya.


.


.


"Ma..." , panggil Charlie.


"Iya nak , kenapa cepat sekali bangunnya?" , tanya mama Vivi.


"Alexa yang terbangun tadi ma , karena mendengar suara yang berisik dari luar" , ucap Charlie.


"Aduh , maaf ya , mama jadi ganggu tidur kalian" , ucap mama Vivi.


"Iya gak apa apa ma , lagian ini juga hari pernikahan Frescha , wajar kalau dari pagi sudah berisik , cuma Alexa saja yang belum terbiasa dengan keadaan rumah kita" , ucap Charlie.


"Ya , gak apa apa ma , nanti kita tinggal renovasi saja , tadi Alexa menanyakan bagaimana cara memandikan Bulan ma , karena kan kalau di kota B , dia mandikan Bulan dengan bak khusus yang di sebelah box bayi , kalau disini Alexa gak tau cara mandiin Bulan ma" , ucap Charlie.


"Nanti biar mama yang mandiin Bulan pakai baskom ya nak" , ucap mama Vivi.


"Bukannya mama mau di dandan juga ma" , ucap Charlie.


"Iya gak apa-apa nak , soalnya kalau gak kasihan Alexa gak ada yang bantuin" , ucap mama Vivi.


"Iya ma , nanti selesai mama di rias , Alexa iya juga ya ma" , ucap Charlie.


"Iya nak" , ucap mama Vivi.


"Baiklah ma , kalau gitu aku ke kamar dulu ya" , ucap Charlie.


"Iya nak" , jawab mama Vivi.


Charlie melangkahkan kakinya menuju ke kamarnya.


Ceklek...


Terdengar suara pintu kamar terbuka...


"Jadi gimana mas?" , tanya Alexa yang masih bangun dan menunggu suaminya.


"Kata mama nanti mama mandikan di baskom sayang" , ucap Charlie.

__ADS_1


"Kasian nya anak mama sampai disini harus mandi di baskom" , ucap Alexa sambil mengelus wajah anaknya.


"Mau gimana lagi sayang , tapi nanti ada cerita untuk anak kita , kalau dia juga pernah mandi seperti anak-anak yang dari keluarga sederhana" , ucap Charlie sambil naik ke kasur , tidur di samping tubuh istrinya dan memeluk pinggang Alexa yang sudah kembali ramping itu.


"Iya ya mas , tapi aku selalu ingin anak kita merasakan hidup yang selalu aku jalani dulu dari kecil" , ucap Alexa sambil terus memandangi anaknya.


"Anak kita pasti bisa hidup seperti kamu sayang , karena kamu adalah mamanya dan kamu juga bisa mewujudkan semuanya" , ucap Charlie sambil menciumi leher Alexa.


Alexa membalikkan tubuhnya dan sekarang wajahnya dan wajah suaminya sangat berdekatan.


Alexa menyentuh wajah suaminya dengan kedua tangannya....


"Dengan hasil kerja keras kamu juga mas , makanya aku bisa membuat anak kita hidup nyaman sampai dia besar nanti" , ucap Alexa sambil tersenyum.


"Iya sayang , demi kalian aku pasti akan bekerja keras untuk membuat kalian bahagia , aku juga gak mau kamu yang hidup nyaman dari dulu , merasakan hidup yang sederhana" , ucap Charlie.


"Terima kasih mas" , jawab Alexa.


"Aku yang berterima kasih dengan kamu sayang , karena kamu mau menerima aku yang dari keluarga sederhana ini" , ucap Charlie.


"Iya mas , aku mencintai kamu" , ucap Alexa.


"Aku mencintai kamu lebih besar dari dunia ini sayang" , jawab Charlie.


Dalam waktu sekejap , bibir Charlie dan Alexa sudah mulai menyatu.


Charlie terus memainkan lidahnya disana , sampai membalikkan tubuh Alexa.


Sekarang Charlie sudah berada di atas tubuh istrinya , sambil terus menciumi bibir istrinya , hingga Charlie mulai menuntut lebih.


Bibir Charlie mulai turun ke leher Alexa dan tangan Charlie mulai masuk ke dalam baju piyama Alexa dan mulai memainkan jarinya di bukit kenyal yang ada disana , sampai membuat air ASI Alexa menjadi keluar dari sana.


Meskipun air ASI nya sudah membasahi bajunya , Alexa terus menikmati setiap ciuman dan sentuhan lembut yang diberikan oleh suaminya.


Disaat Charlie mulai mengangkat baju istrinya , terdengar suara ketukan dari pintu kamarnya.


"Ya ampun sayang , aku ingin segera cepat pulang ke rumah kita" , ucap Charlie yang merasa terganggu dengan suara ketukan di pintu.


"Iya mas , besok kita juga sudah akan pulang , sabar yang sayang" , ucap Alexa dengan lembut.


"Iya sayang" , ucap Charlie sambil merapikan baju Alexa , setelah itu Charlie berjalan menuju ke pintu kamarnya dan membukanya.


Terlihat mama Vivi yang sudah siap berdandan disana.


"Alexa sudah bisa di dandan nak" , ucap mama Vivi.


"Kalau gitu aku mandi sebentar ya ma" , jawab Alexa yang menyadari kalau tubuh dan bajunya sudah basah oleh air ASI karena ulah suaminya.


"Baiklah nak , nanti kamu mau di rias dimana?" , tanya mama Vivi.


"Di kamar saja ya ma , sekalian mau nungguin Bulan yang sedang tidur" , jawab Alexa.


"Iya nak , nanti mama bawa MUA nya ke kamar kalian" , ucap mama Vivi.


"Iya ma , terima kasih ya" , jawab Alexa.


"Iya nak" , ucap mama Vivi sambil berjalan keluar.

__ADS_1


Alexa mulai mengambil bajunya dan berjalan keluar menuju ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.


__ADS_2