Gadis Biola Dibawah Sinar Rembulan

Gadis Biola Dibawah Sinar Rembulan
Episode 83


__ADS_3

Charlie langsung mengantarkan Alexa pulang ke rumah setelah mereka dari cafe.


Charlie menemani Alexa masuk ke dalam rumah sampai ke dalam kamar.


Alexa mengambil bajunya di dalam lemari dan mengganti baju nya dengan baju rumah disana.


Charlie masih menunggu istrinya disana , sampai Alexa berjalan dan naik ke atas kasur.


"Mas , besok-besok aku gak nemenin kamu di AH Konveksi dulu ya , aku beneran gak tahan dengan bau parfum yang digunakan Fani" , ucap Alexa yang sudah duduk di atas kasurnya.


"Iya sayang , kalau bau parfum aku kenapa kamu gak apa-apa?" , tanya Charlie yang sudah duduk di samping tubuh Alexa sambil menyentuh wajah istrinya dengan tangannya.


"Kalau bau parfum kamu aku suka mas , gak tau juga kenapa aku gak tahan dengan bau parfum Fani , pokoknya begitu dia masuk tadi aku langsung mual mual aja" , ucap Alexa.


"Bagaimana kalau aku suruh mereka semua gak menggunakan parfum selama bekerja dikantor , supaya kamu bisa ikut menemani aku bekerja di kantor" , ucap Charlie.


"Gak usah mas , aku dirumah aja deh , gak mungkin juga kita suruh mereka untuk gak pakai parfum" , jawab Alexa.


"Iya deh sayang , kalau ada apa-apa kamu langsung telpon aku ya , aku pasti akan langsung pulang kalau kamu minta aku pulang" , ucap Charlie.


"Iya mas" , jawab Alexa sambil tersenyum.


Charlie mencium bibir istri tersayangnya dengan lembut untuk beberapa saat.


Alexa selalu bisa mengikuti setiap alur ciuman yang diberikan oleh suaminya.


"Aku gak pengen jauh-jauh dari kamu sayang" , ucap Charlie setelah melepaskan bibirnya.


"Aku juga gak mau mas , tapi kamu masih mempunyai kerjaan yang harus kamu selesaikan , kamu pergi kerja dulu ya , aku akan selalu menunggu kamu disini" , ucap Alexa dengan lembut.


"Iya sayang , kamu benar , sekarang aku masih harus bekerja" , ucap Charlie.


"Iya mas" , jawab Alexa sambil tersenyum.


"Papa pergi kerja dulu ya sayang" , ucap Charlie sambil menciumi perut Alexa.


Setelah itu Charlie menciumi kembali wajah istri tersayangnya dan baru dia berjalan untuk keluar dari kamar.


Ketika Charlie membuka pintu kamarnya...


"Aku mencintai kamu sayang" , ucap Charlie sambil tersenyum.


"Aku juga mencintai kamu mas" , jawab Alexa sambil tersenyum melihat suaminya.


Setelah itu baru Charlie menutup pintu kamarnya dan berjalan menuju ke bawah dan keluar dari rumah.


Charlie masuk ke dalam mobilnya dan menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju ke AH Konveksi.

__ADS_1


********


Vio dan Derren sedang melangsungkan acara pernikahan mereka secara sederhana di mesjid pada hari itu.


Orang tua Vio dan orang tua Derren berada disana untuk menikahkan anak mereka.


Pada saat akad nikah dilangsungkan semuanya berlangsung dengan sangat khidmat.


Sampai pada saat Derren mengucapkan...


"Saya terima nikah dan kawinnya Vio Putri Santoso binti Santoso dengan seperangkat alat sholat dan mas kawin tersebut dibayar tunai"


Tidak lama terdengar suara orang mengatakan "SAH"...


Vio dan Derren resmi menjadi suami istri pada saat itu.


Derren menyematkan cincin pernikahan di jari manis kanan Vio dan Vio juga menyematkan cincin kawin di jari manis kanan Derren , setelah itu Vio menciumi punggung tangan Derren dan Derren menciumi kening Vio.


Setelah itu acara minta doa restu kepada kedua orang tua , pastinya ada air mata di situ.


Setelah itu Vio dan Derren menandatangani surat nikah mereka dan lalu acara dilanjutkan dengan foto-foto di mesjid.


Setelah acara akad nikah selesai , Vio dan Derren yang sudah sah sebagai suami istri itu melanjutkan acara resepsi pernikahan mereka di cafe milik Derren.


Beberapa teman-teman Derren yang sudah diundang datang untuk menghadiri acara pernikahannya dan memberikan selamat untuk mereka , tidak lupa juga mereka berfoto-foto bersama dengan teman-teman Derren.


Karena Vio anak yang broken home , membuat Vio tidak bisa berteman dengan banyak orang , Vio hanya berteman dengan Alexa dan Felix , karena hubungan yang dilakukannya dengan Felix membuat pertemanan mereka yang baik itu menjadi retak , makanya ketika pernikahannya Vio tidak mengundang temannya , karena bisa dibilang dia sudah tidak memiliki teman sekarang selain Derren yang sudah menjadi suami sah nya.


Setelah acara resepsi sederhana itu berakhir dan tamu-tamu undangan sudah mulai pulang.


"Mama bahagia kamu sudah menemukan pria pilihan kamu nak , semoga pernikahan kalian langgeng dan jangan seperti mama dan papa , maaf kalau mama tidak bisa memberikan kehidupan yang baik untuk kamu selama ini" , ucap mama Vio sebelum dia pergi dari sana.


"Iya ma , Vio juga mau minta maaf karena sudah pergi dari rumah , terima kasih ya ma karena sudah mau datang dan merestui hubungan aku dan Derren" , ucap Vio.


"Iya nak , kamu gak salah , mama dan papa yang salah , kami yang membuat kamu jadi memilih untuk meninggalkan rumah , semoga pernikahan kalian langgeng dan bahagia ya" , ucap mama Vio.


"Terima kasih ya ma" , ucap Vio yang sudah menitikkan air matanya.


"Iya sayang , kamu baik-baik ya dengan Derren" , ucap mama Vio sambil memeluk tubuh putri satu-satunya yang dimilikinya.


"Iya ma" , jawab Vio.


Tidak lama terlihat taksi yang dipesan untuk mengantarkan mama dan papa Vio telah sampai di sana.


"Tolong jaga Vio dengan baik ya Derren" , ucap mama Vio.


"Iya ma , aku pasti akan menjaga Vio dengan baik" , jawab Derren.

__ADS_1


"Baiklah , papa dan mama pulang dulu ya" , ucap papa dan mama Vio.


"Iya pa...ma..." , ucap Vio dan Derren bersamaan.


Papa dan mama Vio berjalan bersama masuk ke dalam taksi.


Tidak lama orang tua Derren juga berpamitan pulang dari sana.


"Kalian harus cepat-cepat berikan cucu kepada kami ya" , ucap mama Derren.


"Iya ma , pasti kami akan berusaha setiap hari" , ucap Derren sambil tersenyum simpul.


Vio hanya menundukkan wajahnya karena tersipu malu.


"Ya sudah papa dan mama pulang dulu ya , kami tunggu kabar baik dari kalian nanti" , ucap mama Derren sambil tersenyum.


"Iya ma , mama doain saja ya supaya kami bisa cepat punya anak" , ucap Derren.


"Baiklah sayang" , ucap mama Derren.


Setelah itu papa dan mama Derren berjalan menuju ke mobil mereka untuk pulang ke rumahnya.


Derren dan Vio malam itu juga pulang menuju ke apartemen mereka.


Malam ini akan menjadi malam yang indah buat Derren dan Vio , karena malam ini adalah malam pengantin mereka dan akan menjadi malam yang panjang untuk kedua pasangan yang baru menjadi suami istri sah ini.


Tidak lama mobil yang dibawa oleh Derren telah sampai di apartemen.


Derren dan Vio langsung turun dari mobil dan berjalan bersama menuju ke lift , sampai ke apartemen mereka.


Setelah Derren dan Vio masuk ke dalam apartemen mereka....


Derren langsung membawa tubuh Vio ke dalam kamarnya.


Sampai di dalam kamar , Derren mulai membuka kebaya Vio dengan hati-hati , supaya kain tipis itu tidak rusak.


Tidak lama Derren telah berhasil membuka semua pakaian Vio , yang tinggal hanyalah tubuh polos Vio disana.


Derren yang melihat tubuh polos istrinya itu , sudah tidak bisa menahan keinginannya lagi , Derren langsung membuka semua pakaiannya dan me lu mat bibir Vio sambil membawa tubuh polos Vio ke atas kasur.


Vio yang sudah beberapa bulan ini tidak pernah mendapatkan sentuhan dan belaian dari lelaki , langsung sangat menikmati setiap sentuhan dan ciuman yang dilakukan oleh Derren.


Vio menikmati setiap gerakan yang dilakukan oleh Derren , sampai akhirnya mereka mencapai kenikmatan bersama.


"Aku mencintaimu sayang" , ucap Derren dengan nafas yang berat dan panas di dekat telinga Vio.


"Aku juga mencintai kamu sayang" , jawab Vio sambil memeluk tubuh polos Derren.

__ADS_1


Setelah itu Derren melepaskan tubuhnya dari tubuh Vio dan tidur sambil memeluk tubuh polos Vio.


__ADS_2