Gadis Biola Dibawah Sinar Rembulan

Gadis Biola Dibawah Sinar Rembulan
Episode 79


__ADS_3

Sampai di taman , Derren menutup mata Vio dengan menggunakan kain.


"Kalau mata aku ditutup , bagaimana aku jalannya sayang?" , tanya Vio.


"Aku akan menuntun kamu dan aku pastikan kamu tidak akan terjatuh" , jawab Derren.


"Baiklah" , jawab Vio.


Derren menuntun tangan Vio , berjalan sampai ke dalam cafe nya.


Setelah sampai di dalam cafenya , Derren membuka penutup mata Vio.


Vio langsung terkejut begitu melihat ada satu meja makan di dekat piano , dihias dengan cantik dan ada bunga mawar merah juga disana.


Di atas meja sudah diterangi oleh cahaya lilin dan sudah terhidang steak dan minuman anggur merah disana.


"Ada apa ini Derren?" , tanya Vio penuh tanda tanya.


"Kamu duduk disini dulu ya sayang" , ucap Derren sambil menarik kursi yang ada disana.


Vio duduk di kursi yang telah ditarikan oleh Derren , lalu Derren pun melangkahkan kakinya dan duduk di kursi yang ada di depan Vio.


"Apa maksud semua ini Derren?" , tanya Vio yang masih penasaran.


"Kita makan dulu ya sayang , aku ingin menikmati makan malam romantis ini bersama dengan kamu" , ucap Derren sambil tersenyum.


Vio pun menganggukkan kepalanya.


Vio dan Derren makan bersama sambil mengobrol santai malam itu.


Sampai mereka sudah selesai makan , Derren berdiri dan memainkan lagu sambil menyanyikan lagu cinta disana.


Setelah beberapa waktu Derren telah selesai bernyanyi , semua orang yang ada di cafe pada malam itu memberikan tepuk tangan kepada penampilan Derren yang sangat bagus pada malam itu.


Derren yang masih duduk di kursi pianonya pun memulai berbicara...


Lagu ini aku persembahkan untuk kekasih aku yang sangat cantik pada malam hari ini , yang sedang duduk disana dan malam ini aku sengaja membuat acara makan malam romantis ini...spesial untuk kekasih aku , karena aku ingin melamar dia pada malam hari ini.


Derren berdiri dari kursi piano dan berjalan sambil mengambil sebuah kotak kecil yang ada di dalam sakunya sambil mendekati Vio yang masih duduk disana.


Setelah sampai di dekat Vio , Derren mulai berlutut di depan Vio dan membuka kotak kecil yang sudah dipersiapkannya itu.


"Vio sayang , maukah kamu menikah dengan aku?" , tanya Derren dengan perasaan yang sangat berdebar-debar pada malam itu.


Vio yang sangat bahagia mendapatkan lamaran dari Derren langsung menitikkan air matanya.


"Aku mau Derren , aku mau" , ucap Vio dengan air mata yang sudah mengalir di pipinya.

__ADS_1


"Terima kasih sayang" , ucap Derren sambil menyematkan cincin yang sudah dipersiapkannya untuk malam itu.


Derren menyematkan cincin di jari manis kiri Vio.


Setelah cincin itu terpasang dijari manis kiri Vio , Derren menciumi kening Vio dan mengusap air mata yang ada di wajah Vio dengan kedua tangannya.


Semua orang yang ada di cafe pada saat itu langsung bertepuk tangan saat melihat lamaran dari Derren di terima oleh Vio.


Derren menciumi kening Vio dan setelah itu semua orang yang ada di cafe pun ikut larut dalam keromantisan Derren dan Vio pada malam itu.


********


2 bulan kemudian....


Alexa yang sedang terbaring lemas di atas kasurnya , karena habis muntah muntah saat itu mendengar suara ponselnya berbunyi.


Alexa mengambil ponselnya yang ada di atas kasur dan melihat siapa yang menelponnya.


Terlihat nama mba Susi sang manajer nya di layar ponsel.


Alexa langsung menjawab telponnya.


"Halo mba" , jawab Alexa dengan suara lemas nya.


"Halo Alexa , apakah kamu sakit?" , ucap Susi yang mendengar suara Alexa tidak seperti biasanya.


"Wah... selamat Alexa , aku hari ini menelpon kamu juga mau mengabarkan berita bagus" , ucap Susi.


"Berita apa mba?" , tanya Alexa.


"Album pertama kamu yang GADIS BIOLA DIBAWAH SINAR REMBULAN laku dipasaran dan semua kaset dan CD kamu telah habis terjual di pasaran dan sekarang kita sedang menambah produksi album kamu" , ucap Susi dengan bahagia.


"Benarkah mba , aku sangat bahagia mendengarkannya" , jawab Alexa yang masih lemas.


"Iya Alexa dan kita sedang mempersiapkan untuk konser kamu juga bulan depan , semoga bulan depan kamu sudah baik-baik saja ya" , ucap Susi.


"Iya mba , semoga bulan depan kandungan aku sudah kuat dan aku gak mual-mual lagi" , ucap Alexa.


"Iya Alexa , kalau gitu nanti aku kabari kamu lagi ya , yang penting sekarang kamu istirahat yang banyak dan jaga kondisi kamu supaya tetap fit sampai konser kita diadakan" , ucap Susi sang manajer.


"Iya mba , terima kasih ya" , jawab Alexa.


"Iya Alexa , sama sama" , ucap Susi sambil memutuskan sambungan telponnya.


Setelah selesai telponan dengan Susi.


Alexa yang sangat bahagia , sudah tidak sabar ingin memberitahukan berita bagus itu kepada suami yang dicintainya.

__ADS_1


Alexa langsung menyentuh nama suaminya yang ada di layar ponselnya.


Charlie yang sedang meeting dengan klien siang itu , mendengar suara ponselnya berbunyi , charlie pun melihat siapa yang menelponnya...


Ternyata istri kesayangannya yang menelpon.


"Maaf pak Leo , saya mau mengangkat telpon saya dulu , kebetulan istri saya yang menelpon" , ucap Charlie meminta ijin.


"Silahkan pak" , ucap pak Leo.


Charlie langsung menyentuh tanda terima telpon di layar ponselnya.


"Halo sayang , ada apa? Apa ada yang gak enak lagi sayang?" , tanya Charlie yang sangat khawatir selama istrinya hamil.


"Aku mau mengabari kamu mas , tadi mba Susi mengatakan kalau album aku terjual habis mas di pasaran dan bulan depan aku akan ada konser mas" , jawab Alexa.


"Baguslah sayang , aku turut bahagia mendengarnya , kamu masih mual gak hari ini?" , tanya Charlie.


"Masih mas , ini aku lagi istirahat di kamar" , jawab Alexa.


"Setelah selesai meeting ini , aku sudah bisa pulang sayang , kamu ada kepingin makan apa gak?" , ucap Charlie.


"Aku lagi pengen makan kamu mas" , jawab Alexa.


Sejak Alexa hamil hasratnya menjadi sangat tinggi dan Charlie selalu siap untuk melayani keinginan istrinya itu , karena Charlie pun sangat menyukai aktifitas panas mereka.


"Baiklah sayang , aku akan pulang secepatnya hari ini" , ucap Charlie yang sangat menyukai permintaan istrinya.


"Iya mas , aku menunggumu di rumah ya" , ucap Alexa.


"Iya sayang" , jawab Charlie.


Setelah itu Charlie memutuskan sambungan telponnya dan melanjutkan meeting nya dengan pak Leo.


Setelah sejam berlalu , akhirnya meeting dengan pak Leo telah selesai.


Charlie langsung bergegas pulang , karena dia sudah tidak sabar untuk memenuhi permintaan istri tersayangnya.


Charlie menjalankan mobilnya dengan kecepatan tinggi di jalanan yang padat pada sore hari itu , sampai akhirnya mobil yang dibawa oleh Charlie sudah sampai di depan pagar rumah.


Pak Tono langsung dengan sigap membukakan pagar rumah begitu melihat mobil Charlie sudah ada disana.


"Tumben pulang cepat hari ini tuan muda" , ucap pak Tono.


"Aku sudah kangen dengan istri aku pak" , jawab Charlie sambil tersenyum.


Pak Tono hanya tersenyum mendengarkan ucapan dari tuan mudanya sambil mendorong pagar yang berwarna hitam itu.

__ADS_1


Charlie langsung menjalankan mobilnya dan memarkirkan mobilnya di halaman rumah mereka.


__ADS_2