
Charlie dan Alexa pergi ke mall sambil membawa anaknya.
Hari itu untuk pertama kalinya Bulan keluar dari rumah.
Selama dalam perjalanan Alexa menyusui Bulan sebelum mereka sampai di mall.
Saat itu Alexa meletakkan kain disana supaya tidak kelihatan dari kaca mobil kalau dia sedang menyusui anaknya.
Sampai tidak terasa mobil yang dibawa oleh charlie telah sampai di parkiran mall.
"Bulan sudah selesai menyusui sayang?" , tanya Charlie.
"Sudah mas , tolong bantuin rapikan baju aku ya" , ucap Alexa.
"Baiklah sayang" , ucap Charlie sambil membantu mengancingkan baju atas Alexa.
Charlie dan Alexa turun bersama dari mobil dan berjalan masuk ke dalam mall sambil menggendong Bulan di tangan Alexa.
Charlie dan Alexa berjalan menuju ke toko perlengkapan bayi.
"Mas , tolong gendong Bulan ya , aku mau mencarikan baju untuk Bulan" , ucap Alexa setelah mereka berada di dalam toko.
"Iya sayang" , jawab Charlie sambil mengambil Bulan dari tangan Alexa.
Alexa mulai memilih beberapa baju untuk Bulan , setelah selesai memilih , Alexa membawanya ke kasir.
Charlie memberikan Bulan kepada istrinya dan membayar semua belanjaan Alexa.
Setelah mendapatkan barangnya , Charlie dan Alexa berjalan bersama di dalam mall.
"Sayang , tubuh kamu sudah mulai bagus , kamu gak mau mencari beberapa baju untuk dibawa ke kota Y nanti saat pernikahan Frescha?" , ucap Charlie.
"Iya boleh mas , tapi aku rencananya mau menjahit baju kembaran untuk kita bertiga" , ucap Alexa.
"Iya boleh sayang , kalau gitu kita harus cepat membuatnya sayang , karena pernikahan Frescha dalam 5 bulan lagi" , jawab Charlie.
"Iya mas , sekarang paling aku beli beberapa baju formal dulu saja , siapa tau nanti ada acara makan keluarga" , ucap Alexa.
Charlie menganggukkan kepalanya dan berjalan bersama dengan Alexa menuju ke toko batik yang terbesar di sana.
Ketika Alexa berjalan dengan suaminya masuk ke dalam toko batik terbesar disana , ternyata Felix dan pacarnya yang lebih tua juga berada disana sedang memilih baju.
"Mas ada Felix dan cewek tuanya tuh" , ucap Alexa.
"Gak apa-apa sayang , kita masuk saja" , jawab Charlie.
Alexa pun menganggukkan kepalanya dan berjalan masuk ke dalam toko batik.
Alexa mulai mencari baju pasangan buat dia dan suaminya.
Tidak lama petugas toko datang menghampiri mereka.
"Apakah mau mencari baju pasangan tuan dan nyonya?" , tanya petugas toko tersebut.
"Iya benar" , jawab Alexa.
__ADS_1
"Apa nyonya mau bajunya juga samaan dengan anaknya?" , tanya petugas toko tersebut.
"Memangnya ada baju untuk anak bayi?" , tanya Alexa.
"Ada nyonya , tinggal disesuaikan saja dengan umurnya" , jawab petugas tersebut.
"Baiklah" , ucap Alexa sambil tersenyum.
Felix yang sedang melihat-lihat baju yang dipilihkan oleh kekasihnya , langsung melihat ke arah suara yang sangat dikenalinya.
"Itu kan Alexa" , ucap Felix.
Felix berjalan mendekati Alexa mantan pacarnya yang hanya dimanfaatin olehnya dulu.
"Hi Alexa" , ucap Felix.
"Oh , ternyata kamu , kenapa kamu menyapa aku?" , tanya Alexa.
"Gak salah kan kalau aku menyapa teman aku" , ucap Felix.
"Sudah cukup kan menyapanya" , ucap Alexa.
"Aku gak menyangka kamu sudah punya anak saja sekarang , kapan kamu menikahnya?" , tanya Felix.
"Bukan urusan kamu" , jawab Alexa.
"Atau jangan-jangan kamu memiliki anak sebelum menikah" , ucap Felix sambil menyeringai.
"Tutup mulut kamu" , ucap Charlie yang sudah gak sabar lagi.
Charlie sudah mau mengangkat tangannya untuk memukul Felix...langsung dihentikan oleh Alexa.
"Jangan mengotori tangan kamu untuk memukul orang rendahan seperti dia mas" , ucap Alexa.
Charlie langsung menurunkan tangannya.
Lalu Alexa melihat ke arah Felix...
"Tutup mulut kamu , asal kamu tau , aku menikah dengan mas Charlie sebelum kita lulus kuliah dan saksinya adalah Putri dan Gio , karena mereka yang aku undang ke pernikahan aku , sekarang kamu urus saja wanita yang ada di belakang kamu" , ucap Alexa yang melihat wanita tua itu sudah mendekati Felix.
"Kenapa kamu disini sayang?" , tanya Celine.
"Ini teman satu kuliah aku sayang" , jawab Felix.
"Oh...benarkah kamu teman kuliah Felix?" , tanya Celine.
"Iya benar , dia teman kuliah yang sangat suka memanfaatkan kata-kata gombal demi mendapatkan uang dari cewek kaya" , jawab Alexa.
Celine langsung tertawa , yang kamu katakan semua itu benar dan sekarang aku juga bisa membuatnya bertahan , karena hanya dengan memberikan semua yang dia mau.
Alexa dan Charlie langsung tersenyum.
"Benar kata kamu sayang , dia orang rendahan" , jawab Charlie.
"Iya mas , ayo kita kesana" , ucap Alexa.
__ADS_1
"Kami permisi dulu ya tante" , ucap Alexa.
"Oh silahkan" , jawab Celine.
Felix yang mendengarkan semua itu langsung merasa emosi , tapi dia menahannya , karena memang semua yang dikatakan Alexa dan Celine itu benar apa adanya.
Felix yang masih emosi langsung berjalan keluar dari toko batik dan Celine yang melihat Felix berjalan keluar , langsung mengejar kekasihnya itu.
"Sayang , tungguin aku dong" , ucap Celine.
Felix menarik tangan Celine sampai ke parkiran mobil mereka.
Sampai di mobil , Felix menarik Celine dan memasukkannya di kursi belakang , setelah itu Felix pun sudah berada di atas tubuh Celine.
"Apa kamu sudah tidak tahan sayang? Sampai menarik aku ke sini dan membuat kaki aku sakit karena berjalan dengan cepat menggunakan sepatu hak tinggi" , ucap Celine sambil mengalungkan lengannya di leher Felix.
"Apakah kamu juga menganggap aku ini hanya menginginkan uang kamu saja sayang?" , tanya Felix.
"Menurut kamu? Kalau aku gak memberikan segalanya untuk kamu , apa kamu mau tetap bersama dengan aku sampai sekarang?" , tanya Celine.
"Apakah dimata kamu aku juga orang rendahan seperti yang dikatakan Alexa sayang?" , tanya Felix yang ternyata sakit hati dikatakan orang rendahan.
"Aku gak pernah menganggap kamu orang rendahan sayang , aku sangat menyukai kamu , aku juga sangat suka setiap kita berhubungan" , ucap Celine.
"Tapi kata-kata itu membuat aku merasa seperti orang yang tidak berguna sayang , ditambah sekarang aku hanya menjadi kekasih kamu , gak ada status diantara kita setelah kamu bercerai , kita juga masih seperti ini terus hubungannya" , ucap Felix.
"Bukankah kamu gak ada masalah dengan hubungan kita , yang paling penting kan kita saling memuaskan di atas kasur" , ucap Celine.
"Tapi entah kenapa aku sangat cemburu mendengar dia sudah menikah sayang dan aku yang mantan kekasihnya belum menikah sampai sekarang" , jawab Felix yang mengeluarkan isi hatinya.
"Jadi cewek itu salah satu mantan kamu?" , ucap Celine dengan nada tinggi.
"Iya sayang , tapi mantan untuk aku minta belikan barang yang aku inginkan , aku gak pernah bisa untuk menyentuhnya sedikit pun" , jawab Felix.
Emosi Celine langsung mereda , begitu mendengar Felix tidak pernah meniduri wanita tadi.
"Kalau kamu mau status aku bisa memberikannya , kita bisa menikah siri" , ucap Celine sambil tersenyum.
"Benarkah sayang?" , ucap Felix.
"Kapan aku membohongi kamu" , ucap Celine sambil menciumi bibir Felix.
Felix mengikuti setiap ciuman yang diberikan oleh Celine dan tangannya sudah masuk ke dalam baju Celine.
Celine yang sangat suka setiap sentuhan Felix pun sudah tidak bisa menahannya lagi.
"Sekarang ya sayang" , ucap Celine dengan nafas yang terengah-engah.
Felix menganggukkan kepalanya karena dia pun sudah siap.
Felix langsung melakukan penyatuan dengan Celine di dalam mobil sampai mencapai kenikmatan bersama.
Setelah puas bercinta , Felix dan Celine langsung merapikan baju mereka dan mereka keluar dari mobil , duduk di kursi depan.
Felix menjalankan mobilnya menuju ke apartemen Celine.
__ADS_1