Gadis Biola Dibawah Sinar Rembulan

Gadis Biola Dibawah Sinar Rembulan
Episode 36


__ADS_3

Frescha sangat senang dan ingin membeli baju , aksesoris dan sepatu.


Alexa menyetujui semua keinginan Frescha dan membelikan semua yang Frescha mau.


Alexa juga membelikan beberapa baju dan sepatu untuk calon mertuanya.


Tidak lupa Alexa juga meminta papa Teddy , mama Vivi dan Frescha untuk membeli sepatu untuk acara pernikahan Alexa dan Charlie nanti.


Setelah puas berbelanja , tidak terasa hari mulai sore menjelang malam , mereka semua memutuskan untuk pulang ke rumah.


Charlie , Alexa , papa Teddy , mama Vivi dan Frescha berjalan bersama menuju ke parkiran mall dan masuk ke mobil Charlie.


Charlie menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju ke rumah Alexa.


Tidak lama mobil yang dibawa Charlie sudah sampai di depan rumah Alexa , pak Tono langsung membukakan pagar rumah.


Charlie memasukkan mobilnya ke dalam halaman rumah Alexa.


Setelah Charlie memarkirkan mobilnya , Charlie , Alexa , papa Teddy , mama Vivi dan Frescha turun dari mobil.


Charlie menurunkan barang-barang yang ada di bagasi , setelah itu mereka berjalan masuk ke dalam rumah Alexa.


"Wow....bagus sekali rumahnya , pasti ini rumah kak Alexa ya" , ucap Frescha.


"Iya Frescha ini rumah kakak" , jawab Alexa.


Mbok Siti yang mendengar ada suara langsung berjalan keluar.


"Mbok , ini orang tua dan adik kak Charlie" , ucap Alexa yang melihat mbok Siti sudah keluar mendekatinya.


"Jadi ini orang tua dan adik tuan muda non" , ucap mbok Siti.


"Iya mbok" , jawab Alexa.


"Nanti om , tante dan Frescha , kalau ada mau sesuatu atau mau makan apa kasih tau mbok Siti saja ya" , ucap Alexa.


"Iya nak" , jawab papa Teddy dan mama Vivi.


"Mbok , tolong antarkan papa , mama dan adek kak Charlie ke kamar tamu ya" , ucap Alexa.


"Kamar tamu kan hanya ada 2 nona muda , yang satu dipakai tuan muda" , ucap mbok Siti.


"Aku tidur sama papa aja gak apa apa Alexa" , ucap Charlie.


"Jangan kak , kakak nanti tidur di kamar aku aja ya , biar papa mama kakak bisa tidur di kamar kakak dan Frescha tidur di kamar sebelahnya" , ucap Alexa.


"Nanti kamu tidur dimana?" , tanya Charlie.


"Bukannya kakak sudah mau menikah , ya wajar dong kakak dan kak Alexa tidur dalam satu kamar" , ucap Frescha.


Alexa hanya tersenyum mendengarkan ucapan adik iparnya.


"Sudah ayo kita ke kamar dulu" , ucap Charlie.


Mbok Siti membantu Charlie membawakan koper orang tua nya dan Frescha membawa sendiri kopernya.


Sampai di kamar atas , papa dan mama Charlie sudah masuk di dalam kamar yang digunakan Charlie selama dia tinggal di rumah Alexa.


Frescha langsung masuk ke kamar tamu yang diantarkan oleh mbok Siti.


Setelah mengantarkan Frescha ke dalam kamar , mbok Siti langsung menemui Alexa.


"Non , malam ini mbok masak apa?" , tanya mbok Siti.


"Masak aja sayur , sama ayam goreng pake lalapan sambel terasi mbok , aku lihat orang tua kak Charlie suka makan itu" , jawab Alexa.


"Baik non" , jawab mbok Siti.

__ADS_1


Frescha yang sudah berada di dalam kamar langsung bahagia dan menikmati kasur empuk disana.


"Seandainya aku juga punya kamar seperti ini , pasti nyaman sekali" , ucap Frescha.


Sementara Charlie masih bersama dengan papa dan mamanya.


"Sebelumnya kamu tinggal disini nak?" , tanya papa Teddy.


"Iya pa , sejak orang tua Alexa meninggal , aku sudah tinggal disini" , jawab Charlie.


"Apakah kalian sudah melakukannya?" , tanya mama Vivi.


"Melakukan apa ma?" , tanya Charlie.


"Itu yang seperti hubungan suami istri itu" , ucap mama Vivi.


"Ya belum la ma , selama ini aku dan Alexa gak pernah macam-macam" , jawab Charlie.


"Terus kenapa tadi Alexa bisa bilang kamu tidur di kamar dia" , ucap mama Vivi.


"Itu karena dia ingin kalian merasa nyaman selama tinggal disini" , jawab Charlie.


"Papa tidak menyangka kamu mendapatkan istri yang baik nak , meskipun dia anak orang kaya , tapi dia baik dan sopan terhadap kami , meskipun kita hanya dari keluarga yang tidak mampu" , ucap papa Teddy.


"Alexa itu anak yang baik pa" , ucap Charlie.


"Iya , mama jadi tenang sekarang nak" , ucap mama Vivi.


"Iya ma , kalian istirahat dulu aja , nanti ketika makan malam sudah selesai aku panggil lagi" , ucap Charlie.


"Iya nak" , jawab papa dan mama bersamaan.


Charlie keluar dari kamarnya dan menuju ke kamar Alexa.


Charlie mengetuk pintu kamar dan memanggil Alexa.


"Alexa" , panggil Charlie.


"Iya kak , masuk aja" , jawab Alexa.


"Nanti kamu tidur dimana Alexa?" , tanya Charlie sambil berjalan masuk ke dalam kamar Alexa.


"Nanti sementara aku tidur di kamar orang tua aku dulu kak" , jawab Alexa.


"Baiklah" , jawab Charlie.


*********


Reni yang sudah bangun , mengambil pop mie untuk sarapannya bersama dengan Andi.


Reni membuka tutup pop mie dan memasukkan air panas disana.


Tidak lama pop mie nya pun sudah jadi , Reni memberikan pop mie itu kepada Andi.


"Terima kasih Reni" , ucap Andi sambil mengambil pop mie.


Reni dan Andi makan pop mie bersama dengan hening sampai makanan mereka habis.


"Aku menyukai kamu Reni" , ucap Andi ketika sudah selesai makan.


"Bagaimana mungkin kamu menyukai aku , kita kan baru bertemu" , ucap Reni sambil mengerutkan keningnya.


"Iya Reni , aku menyukai kamu dari ketika aku melihat kamu waktu pertama kali di klub malam" , ucap Andi.


"Apakah kamu serius?" , tanya Reni.


"Iya , makanya kamu jangan kerja jadi wanita penghibur plus plus ya , melihat tubuh kamu dipegang dan bibir kamu diciumi cowok lain aja aku agak cemburu" , ucap Andi.

__ADS_1


"Tapi kita baru bertemu , bagaimana bisa kamu menyukai aku" , ucap Reni untuk memastikannya.


"Entah kenapa aku suka sama kamu sejak pertama kali bertemu , ditambah kamu memiliki tubuh yang indah , aku semakin jatuh cinta kepada kamu" , ucap Andi sambil memegang tangan Reni.


"Aku rasa kita bisa mencoba menjalani hubungan ini dulu" , ucap Reni yang sudah mulai menyukai wajah tampan Andi.


"Terima kasih Reni , karena sudah menerima aku" , ucap Andi sambil mencium bibir Reni.


Tidak lama tubuh Andi mulai menimpa tubuh Reni.


"Apakah aku bisa melakukan lebih dari ini?" , tanya Andi sambil menciumi leher Reni.


"Jangan sekarang ya Andi , aku belum siap" , ucap Reni.


"Baiklah , aku hanya akan mencium kamu saja , sampai kamu siap untuk melakukannya" , ucap Andi.


Setelah itu mereka pun saling berciuman sampai puas.


Setelah puas , Reni berdiri dari kasurnya.


"Aku mau mandi dulu ya" , ucap Reni.


Andi pun menganggukkan kepalanya.


Menunggu Reni yang sedang mandi , Andi menyalakan TV yang ada di dalam kamar Reni.


Tidak lama Reni sudah selesai mandi , Andi berdiri dari kasur dan masuk ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya juga.


Setelah selesai mandi , Reni dan Andi keluar dari kamar Reni bersama untuk mencari makan.


Kinan yang sedang duduk di dekat pintu kamarnya , terkejut melihat Andi dan Reni keluar dari kamar.


"Apa kalian sudah melakukan itu?" , tanya Kinan.


"Gak Kinan , kemaren ketika Andi mengantarkan aku hujan deras , bajunya basah semua , jadi aku membiarkan dia untuk menginap bersamaku" , jawab Reni.


"Gak mungkin kan kalian gak ngapa-ngapain" , ucap Kinan.


"Iya kita cuma tidur bersama saja , gak lebih" , ucap Reni.


"Memangnya Andi bisa menahannya?" , tanya Kinan.


"Aku akan menahannya sampai pacar aku ini siap untuk melakukannya" , ucap Andi.


"Pacar , jadi kalian sudah jadian?" , tanya Kinan.


"Iya baru siang ini" , ucap Reni sambil tersenyum.


"Ya baguslah , semoga awet ya" , jawab Kinan.


"Terima kasih Kinan" , ucap Reni dan Andi bersamaan.


"Kami mau pergi makan , kamu mau ikut gak?" , tanya Reni.


"Gak , aku udah makan tadi , aku mau tidur dulu , nanti malam aku ada janji mau melayani dua orang" , ucap Kinan.


"Apa! Dua orang , apa kamu sanggup melayaninya" , ucap Reni dengan mata yang membulat karena terkejut.


"Kan tinggal minum obat itu saja , semuanya akan beres" , ucap Kinan.


"Pantesan kamu selalu ada obat itu" , ucap Reni sambil tersenyum.


"Iya , itu sangat dibutuhkan dalam keadaan seperti ini" , ucap Kinan.


"Aku pergi dulu ya" , ucap Reni.


"Iya" , jawab Kinan.

__ADS_1


Reni dan Andi berjalan keluar untuk mencari makan di dekat kostan Reni.


__ADS_2