Gadis Biola Dibawah Sinar Rembulan

Gadis Biola Dibawah Sinar Rembulan
Episode 87


__ADS_3

Paginya Charlie bangun sambil tersenyum melihat istrinya yang masih tertidur dengan tubuh polosnya.


Charlie mengelus perut istri tersayangnya yang sudah mulai kelihatan membulat itu.


"Anak papa baik-baik ya di dalam perut mama" , ucap Charlie.


Setelah itu Charlie pun menciumi perut polos istri tersayangnya.


Ketika Charlie menciumi perut polos istrinya , Alexa pun terbangun dari tidurnya.


"Kamu sudah bangun mas" , ucap Alexa.


"Iya sudah sayang" , jawab Charlie.


"Kalau gitu kamu siap-siap ke kantor lagi" , ucap Alexa.


"Iya sayang , tapi pagi ini kita mandi bersama ya" , ucap Charlie.


Alexa pun menganggukkan kepalanya.


Alexa dan Charlie berjalan bersama masuk ke dalam kamar mandi dan mereka mandi bersama pagi itu.


Setelah selesai mandi Alexa membantu Charlie memasangkan kancing kemejanya.


"Sayang , kamu gak mau ikut aku ke AH Konveksi hari ini?" , tanya Charlie.


"Hari ini aku mau ke kantor pak Carren mas , ada yang mau di bahas untuk konser diluar kota nanti" , ucap Alexa.


"Hari ini aku masih mau mengajari asisten yang baru , jadi aku gak bisa menemani kamu pergi , kamu bawa mobilnya hati-hati ya" , ucap Charlie.


"Iya mas" , jawab Alexa sambil tersenyum.


Setelah selesai...Charlie dan Alexa berjalan bersama menuju ke meja makan.


Alexa dan Charlie sarapan bersama pagi itu sambil mengobrol.


Tidak lama mbok Siti membawakan segelas susu hamil untuk Alexa.


Alexa pun langsung meminum susu hamil yang sudah dibuatkan oleh mbok Siti , tidak lupa Alexa juga meminum vitamin dan obat dari dokter Sarah.


Selesai sarapan pagi , Alexa seperti biasa mengantarkan suaminya sampai ke depan pintu.


"Aku pergi kerja dulu ya sayang" , ucap Charlie sambil menciumi wajah Alexa.


"Iya mas" , jawab Alexa sambil tersenyum.


Setelah itu Charlie berjalan masuk ke dalam mobil dan menjalankan mobilnya menuju ke AH Konveksi.


Alexa berjalan masuk kembali ke kamarnya dan bersiap-siap untuk pergi ke kantor pak Carren.


Charlie yang sudah sampai di AH Konveksi , memanggil Heri untuk ikut ke ruangannya.


Charlie dan Heri berjalan menuju ke ruangan kerja Charlie.


Sampai di dalam ruangan kerja Charlie.


Charlie mulai menjelaskan semua pekerjaan yang nanti akan dikerjakan oleh Heri.


Heri adalah anak muda yang pintar , sehingga memudahkan Charlie untuk menjelaskan pekerjaannya.


Tidak butuh waktu lama Heri sudah mengerti semua yang sudah dijelaskan oleh Charlie.


Setelah selesai menjelaskan pekerjaan yang akan dikerjakan oleh Heri , Heri pun permisi keluar dari ruangan Charlie untuk mulai mengerjakan pekerjaannya.


Setelah itu Charlie pun mulai melanjutkan kembali pekerjaannya.

__ADS_1


********


Alexa yang sudah siap berdandan pagi itu , mengambil kunci mobilnya dan berjalan keluar dari kamarnya.


"Mbok , aku pergi dulu ya" , ucap Alexa.


"Iya non , hati-hati di jalan ya" , ucap mbok Siti.


"Iya mbok" , jawab Alexa.


Alexa berjalan keluar menuju ke mobilnya.


Sampai di dalam mobil , Alexa menjalankan mobilnya menuju ke kantor pak Carren.


Setelah beberapa waktu , mobil yang di jalankan oleh Alexa telah sampai di depan kantor pak Carren.


Alexa turun dari mobil setelah memarkirkan mobilnya dan berjalan memasuki gedung kantor pak Carren.


"Siang mba Alexa" , sapa Mita.


"Siang mba , pak Carren nya ada?" , tanya Alexa.


"Ada mba , silahkan langsung masuk aja ke ruangannya" , ucap Mita.


"Iya mba , terima kasih" , ucap Alexa.


"Iya sama sama mba" , jawab Mita sambil tersenyum.


Alexa berjalan menuju ke ruangan kerja pak Carren.


Sampai di depan ruangan pak Carren , Alexa langsung mengetuk pintu ruangan pak Carren.


Tok....tok....tok....


Alexa membuka pintu dan berjalan masuk kedalam.


"Permisi pak" , ucap Alexa.


"Ternyata kamu Alexa , ayo silahkan duduk" , ucap pak Carren sambil tersenyum.


"Iya pak , terima kasih" , ucap Alexa sambil berjalan masuk dan duduk di kursi yang ada di depan meja kerja pak Carren.


"Hari ini mana suami kamu Alexa?" , tanya pak Carren.


"Kebetulan hari ini mas Charlie ada kerjaan di perusahaan konveksi pak , jadi saya ke sini sendiri" , ucap Alexa.


"Baiklah" , jawab pak Carren.


"Sekarang mba Yuki satu ruangan dengan bapak?" , tanya Alexa.


"Iya Alexa , karena Yuki hamil , jadinya saya minta untuk dia bekerja disini saja , supaya gak kecapean" , ucap pak Carren.


"Jadi waktu itu beneran hamil ya mba , selamat ya mba dan pak Carren" , ucap Alexa.


"Iya , terima kasih Alexa" , ucap Yuki dan pak Carren bersamaan.


"Baiklah Alexa , kita akan membahas masalah konser kamu yang kali ini , kali ini saya maunya konser kamu berbeda dari yang kemaren , jadi bagaimana menurut kamu" , ucap pak Carren.


"Saya setuju saja pak , jadi untuk kali ini mau dibuat seperti apa pak?" , tanya Alexa.


"Nah ini yang saya mau diskusikan bersama kamu , menurut kamu bagaimana supaya kelihatan berbeda" , ucap pak Carren.


"Bagiamana kalau kolaborasi dengan piano pak?" , tanya Alexa.


"Boleh , saya suka juga , tapi apakah kamu ada kenal pemain piano yang bagus dan bisa mengimbangi permainan biola kamu?" , tanya pak Carren.

__ADS_1


"Ada pak , teman satu kuliah saya , dia namanya Rendi , waktu acara kompetisi dia juga menjadi pemenangnya saat itu" , ucap Alexa.


"Aku ingat sayang , memang ada cowok yang bermain piano waktu itu dan permainannya memang sangat bagus" , ucap Yuki.


"Oh baiklah , kalau gitu...apakah kamu bisa menghubunginya Alexa?" , tanya pak Carren.


"Saya coba hubungi dulu ya pak" , ucap Alexa sambil mengeluarkan ponselnya.


Pak Carren menganggukkan keplanya.


Alexa menyentuh nama Rendi di layar ponselnya dan menyentuh tombol telpon.


Setelah beberapa saat terdengar suara dari sana...


"Halo Alexa , apa kabar kamu?" , ucap Rendi.


"Halo Rendi , kabar aku baik , kamu lagi ada kegiatan apa sekarang?" , tanya Alexa.


"Aku belum terlalu ada kegiatan , masih santai-santai saja" , jawab Rendi.


"PT Musik Indonesia mau membuat konser untuk aku di luar kota dalam bulan depan , tapi kali ini mau dibuat kolaborasi dengan permainan piano , apakah kamu mau kolaborasi bersama dengan aku?" , tanya Alexa.


"Oh...tentu saja aku mau" , ucap Rendi.


"Baiklah , kapan kamu ada waktu untuk membahas konser nanti?" , tanya Alexa.


"Bagaimana kalau besok?" , tanya Rendi.


"Sebentar , aku coba tanya pak Carren dulu" , ucap Alexa.


"Baiklah" , jawab Rendi.


"Pak , katanya bisa besok bagaimana?" , tanya Alexa.


"Boleh Alexa , minta ke sini saja ya" , ucap pak Carren.


"Baiklah , tapi kalau besok , siang ya pak kira-kira jam 11 , karena saya mau kontrol ke rumah sakit dulu paginya" , ucap Alexa.


"Iya boleh Alexa" , ucap pak Carren sambil tersenyum.


Alexa mulai menjawab telponnya lagi...


"Halo Rendi besok siang jam 11 ya kamu ke PT Musik Indonesia , untuk alamatnya nanti aku kirimkan kepada kamu lewat chat" , ucap Alexa.


"Ok Alexa , sampai ketemu besok" , ucap Rendi.


"Iya Rendi , sampai ketemu besok" , ucap Alexa sambil memutuskan sambungan telponnya.


.


.


"Ok pak , besok Rendi akan datang kesini , berarti besok kita lanjutkan lagi ya pak" , ucap Alexa.


"Iya Alexa , besok kita lanjutin lagi" , ucap pak Carren.


"Baiklah pak , kalau gitu saya permisi dulu ya" , ucap Alexa.


"Iya Alexa" , jawab pak Carren.


"Aku pulang dulu ya mba Yuki" , ucap Alexa.


"Iya Alexa , hati-hati di jalan" , ucap Yuki sambil tersenyum.


"Iya mba , terima kasih" , ucap Alexa sambil berjalan keluar dari ruangan pak Carren.

__ADS_1


__ADS_2