Gadis Biola Dibawah Sinar Rembulan

Gadis Biola Dibawah Sinar Rembulan
Sinar Bulan Ep 32


__ADS_3

Sampai di hotel untuk resepsi...


Orang tua Jeremi sudah berada di depan ballroom hotel , karena tamu undangan sudah pada berdatangan.


Jadi ketika mobil pengantin dan mobil keluarga Frescha datang , WO langsung mengatur untuk acara pembukaan pada malam itu.


Papa Teddy , mama Vivi , Alexa dan Charlie disuruh langsung menuju ke depan ballroom dan diikuti oleh Frescha dan Jeremi.


Setelah semuanya berkumpul di depan ballroom hotel , acara langsung dimulai.


Mereka berjalan dengan urutan yang sudah diatur oleh WO disana.


Papa dan mama Jeremi berjalan memasuki gedung ballroom begitu pintu dibuka sambil memberikan senyuman kepada para koleganya yang hadir disana.


Diikuti oleh papa Teddy dan mama Vivi yang masuk ke dalam ballroom sambil tersenyum kepada teman-teman mereka yang diundang ke acara pernikahan Frescha.


Setelah itu Charlie dan Alexa yang sambil menggendong anaknya juga ikut masuk berjalan disana , selama mereka memasuki ballroom hotel , hanya Charlie yang tersenyum dengan beberapa teman yang dikenalinya disana , Alexa hanya ikut tersenyum supaya kelihatan gak kaku di acara tersebut.


Tibalah saatnya yang paling ditunggu-tunggu , kedua mempelai berjalan bersama sambil bergandengan tangan memasuki ballroom hotel , sambil tersenyum kepada para tamu undangan.


"Ternyata bisa juga di playboy Jeremi menikah , apakah karena Frescha hamil anak dia , makanya dia menikahi Frescha , coba dulu pada saat Jeremi tidur dengan gue , gue gak kasih karet pengamannya , pasti sekarang Jeremi bisa menjadi milik gue" , ucap Bianca salah satu mantan Jeremi yang juga datang ke acara pernikahannya.


"Iya , gue juga nyesel , waktu itu dia tidur sama gue malah gak pake pengaman , tapi gue mau aja disuruh minum pil KB , kayaknya si Frescha mengguna-guna Jeremi sampai Jeremi mau menikahinya" , ucap Dona salah satu mantan Jeremi juga.


Malam itu banyak mantan Jeremi yang datang hanya untuk melihat apakah Jeremi benar-benar menikah dengan Frescha.


Tapi ada satu mantan Jeremi disana yang tidak terima dengan pernikahan Jeremi dan Frescha.


"Kalau Frescha bisa mendapatkan Jeremi , maka gue pun pasti bisa merebutnya kembali dari Frescha , asalkan bisa diberikan kepuasan untuk hasratnya dia pasti akan senang dan gue pasti bisa mendapatkannya kembali" , ucap Martha dalam hatinya.


.


.


Acara resepsi pada malam itu berlangsung dengan sangat meriah.


Beberapa teman Charlie yang diundang kesana , langsung bertemu sapa dengan Charlie karena sudah beberapa tahun mereka tidak pernah bertemu sejak Charlie pergi bekerja di kota B.


"Hi Charlie" , sapa Joni dan Handi teman masa kuliah Charlie dulu.


"Hi , apa kabar kalian?" , ucap Charlie.


"Baik , ngomong-ngomong siapa cewek cantik yang ada di samping kamu ini?" , tanya Joni.


"Kenalkan ini istri dan anak aku" , ucap Charlie.


"Kapan kamu menikah , kenapa kita tidak tau?" , tanya Handi.


"Saat itu aku menikah di kota B , dan istri aku juga orang tuanya baru gak lama meninggal , jadi kami hanya mengadakan acara pernikahan yang sederhana , makanya aku gak mengundang teman-teman yang diluar kota" , ucap Charlie.


"Oh , gak disangka kamu bisa mendapatkan istri secantik ini" , ucap Joni sambil terus memandangi Alexa.


Membuat Alexa merasa gak nyaman dan membuat dia merapatkan tubuhnya dengan Charlie.


"Mas , aku berasa dingin" , ucap Alexa di dekat suaminya.

__ADS_1


Charlie langsung membuka jasnya dan memasangkannya di bahu Alexa yang terbuka pada saat itu.


Joni terus memandangi Alexa.


Alexa yang menyadari mata teman Charlie terus melihatnya...


"Mas , aku duduk di meja keluarga sambil memberikan MPASI untuk Bulan ya , kamu mengobrol saja disini bersama dengan teman kamu" , ucap Alexa.


"Baiklah sayang" , jawab Charlie.


Alexa berjalan menuju ke meja makan keluarga dan memberikan makan untuk Bulan.


"Loe bisa dapat istri secantik itu dimana?" , tanya Joni.


"Istri gue itu anak dari bos tempat gue bekerja dulu" , ucap Charlie.


"Gila loe bro , mendapatkan ikan besar" , ucap Handi.


"Bagi jurusnya dong ke kita-kita" , ucap Joni.


Charlie langsung tersenyum...


"Gak ada jurus apa-apa , gue cuma tulus mencintainya dan terus berada disisinya" , jawab Charlie.


"Hebat loe , berarti sekarang kerjaan loe bagus dong" , ucap Handi.


"Iya , sekarang gue menjalankan perusahaan istri gue" , ucap Charlie sambil tersenyum.


"Pantesan gaya loe berubah gini , kelihatan menggunakan barang-barang mewah , dari jam dan sepatu loe aja sudah kelihatan merek mahal" , ucap Joni.


"Gue iri banget sama loe , hebat loe bisa langsung berubah gini , wajah loe juga sudah berubah , jadi tambah keren" , ucap Handi.


"Terima kasih bro , semua ini berkat istri gue. Kalian bagaimana? Apa kalian sudah menikah?" , tanya Charlie.


"Boro-boro mau menikah , pacaran saja sering diputusin karena ngajakin makannya di pinggir jalan mulu" , ucap Joni.


"Iya gue juga , lihat kerjaan gue yang gajinya kecil aja , cewek udah langsung minggat" , ucap Handi.


"Kalian belum bertemu yang berjodoh dengan kalian saja" , ucap Charlie.


"Kalau loe dan adek loe keren banget bisa mendapatkan orang kaya" , ucap Joni.


Charlie hanya tersenyum mendengarkan perkataan temannya.


Tidak lama WO menyampaikan kepada Charlie bahwa sudah waktunya untuk foto keluarga.


"Gue ke depan dulu ya , sudah disuruh untuk foto keluarga" , ucap Charlie.


"Iya bro" , jawab Joni dan Handi bersamaan.


Charlie berjalan menuju ke meja makan khusus keluarga dan menghampiri istrinya.


"Sayang , kita diminta untuk foto keluarga , anak kita masih makan ya" , ucap Charlie.


"Iya mas , tapi tinggal sedikit lagi" , jawab Alexa.

__ADS_1


"Kalau gitu gak apa apa kak , kita tunggu saja sampai anaknya selesai makan , baru foto bersama" , ucap WO yang sudah berdiri disana.


"Iya mba , terima kasih ya" , ucap Alexa.


"Iya sama-sama kak" , jawab WO tersebut.


Setelah Bulan selesai makan , Charlie membantu Alexa membereskan kotak makan dan setelah itu mereka berjalan ke panggung untuk melakukan foto bersama.


"Mas , kamu pakai lagi jas nya , biar di foto bagus" , ucap Alexa.


"Kamu gak dingin sayang?" , tanya Charlie.


"Sudah gak mas" , jawab Alexa.


Charlie mengambil jas nya dari tubuh Alexa dan menggunakannya , lalu mereka mulai foto bersama dengan Frescha dan Jeremi.


Setelah selesai berfoto , Alexa meminta salah satu WO untuk mengambilkan foto keluarga mereka di salah satu dekor yang ada di acara pesta tersebut dengan ponselnya.


Selesai berfoto , Charlie mulai mengambil makanan , karena Alexa sedang menggendong Bulan , jadinya Alexa menunggu suaminya yang sedang mengambilkan makanan untuk mereka di meja makan.


"Ini sayang makanan buat kamu , aku gak tau kamu suka apa , jadinya aku ambil saja semuanya , nanti kamu makan yang mana kamu suka aja ya" , ucap Charlie sambil meletakkan piring ke atas meja.


"Iya mas" , jawab Alexa.


Charlie dan Alexa makan bersama sambil melihat acara pernikahan Frescha dan Jeremi berlangsung , sampai akhirnya acara malam itu selesai dan tamu-tamu sudah mulai pulang satu persatu.


"Jeremi , ini kunci rumah kalian yang baru ya , mulai sekarang kamu harus bisa untuk mengatur rumah tangga kamu sendiri" , ucap papa Surya sambil memberikan kunci rumah kepada Jeremi.


"Iya pa" , jawab Jeremi yang sudah mengerti maksud papanya dan mengambil kunci yang diberikan.


Charlie dan Alexa juga berjalan mendekati Frescha dan Jeremi...


"Ini kado pernikahan buat kalian dari kakak , semoga kalian suka ya" , ucap Charlie sambil tersenyum.


"Iya kak , terima kasih ya" , jawab Jeremi.


Frescha langsung membuka kotak hadiah yang diberikan oleh kakaknya.


Begitu Frescha membukanya , Frescha langsung menjerit kesenangan , karena mendapatkan gelang pasangan dan pastinya yang buat dia model gelang emas yang ada berliannya.


Membuat mata Frescha langsung berbinar melihat kilauan berlian yang ada disana.


"Terima kasih kak" , ucap Frescha sambil memeluk Charlie dan Alexa.


"Iya sama-sama dek" , jawab Charlie dan Alexa bersamaan.


"Memang beda ya pa menantu kita dengan kakaknya , kelihatan sekali anak dari kalangan sederhana , untung saja kita sudah pisah rumah , jadi kalau teman-teman mama datang , mama gak malu karena sifat dia yang kampungan ini" , ucap mama Desy.


"Iya ma , papa juga gak mau nanti dia sok berkuasa dirumah , mereka kan sering tidur dirumah , sebenarnya dia sering memerintah asisten kita untuk meminta ini dan itu selama mereka berduaan di rumah selama kita gak ada" , ucap papa Surya.


"Bik Sumi yang melaporkannya sama papa ya" , ucap mama Desy.


"Iya ma" , jawab papa Surya.


Bik Sumi adalah asisten rumah tangga kepercayaan papa Surya dan mama Desy , karena dia sudah bekerja dari Jeremi masih kecil dan selama bekerja , bik Sumi selalu bekerja dengan sangat baik dan tidak pernah melakukan hal yang tidak disukai oleh majikannya.

__ADS_1


__ADS_2