
Alexa yang sedih dan hancur perasaannya setelah melihat foto yang dikirimkan di ponselnya , ditambah nomor pengirimnya adalah nomor pribadi suaminya sendiri , dengan tubuh yang masih bergetar , Alexa melangkahkan kakinya naik ke atas kasurnya dan merebahkan tubuhnya disana.
"Kenapa kamu juga seperti Felix mas?
Apa karena aku tidak mau melayani kamu , makanya kamu mencari wanita lain untuk memenuhi keinginan hasrat kamu?
Aku sudah mencintai kamu mas dan aku juga sudah mau melayani kamu , kenapa kamu mengkhianati aku seperti ini" , ucap Alexa dengan wajah yang dipenuhi air mata.
Alexa duduk di atas kasurnya menyandarkan tubuhnya di kepala kasur , Alexa duduk sambil terdiam dengan berbagai macam pikiran buruk yang datang dan pergi di dalam kepalanya saat itu.
.
.
Di dalam kamar Star Hotel Katherine sudah mulai sibuk menciumi setiap tubuh polos Charlie yang sangat disukai dan diinginkannya itu.
Katherine mulai memainkan jarinya dan mulutnya di milik Charlie.
Setelah beberapa jam berlalu...
"Kenapa barang ini gak naik-naik juga , sudah lama aku memberikan rangsangan , tapi tetap saja tidak ada reaksi , apa karena aku memberikan obat tidur itu terlalu banyak , jadinya dia tertidur pulas dan tidak bisa merasakan setiap sentuhan yang aku lakukan" , ucap Katherine yang sudah mulai bosan dan kesal karena tidak ada reaksi sama sekali dari tubuh Charlie.
Katherine yang sudah kesal dan merasa bosan itu memutuskan untuk menggunakan semua pakaiannya kembali dan pergi keluar dari kamar hotel , meninggalkan Charlie yang tidur dengan nyenyak disana sendirian.
********
Malam harinya , pak Tono masuk kedalam rumah memberikan amplop berwarna coklat kepada mbok Siti.
"Mbok , ini tadi ada kiriman dari orang suruhan pak Beni untuk non Alexa" , ucap pak Tono satpam rumah Alexa.
"Baik , mbok kasih ke non Alexa dulu" , jawab mbok Siti.
Mbok Siti langsung berjalan menuju ke kamar Alexa.
Tok...tok...tok...
"Non" , panggil mbok Siti.
Mendengar suara mbok Siti , Alexa langsung membuka pintu kamarnya.
"Iya mbok , ada apa?" , tanya Alexa.
"Ini ada kiriman dari pak Beni untuk non Alexa" , ucap mbok Siti.
__ADS_1
"Iya terima kasih mbok" , jawab Alexa sambil mengambil amplop berwarna coklat tersebut.
"Non kenapa wajahnya sembab , apa non sedang menangis?" , tanya mbok Siti penuh tanda tanya.
"Aku capek mbok , aku mau istirahat dulu" , ucap Alexa.
Mbok Siti yang sudah menjaga Alexa dari kecil , mengetahui kalau pasti terjadi sesuatu dengan Alexa , tapi karena Alexa tidak mau memberitahukannya , membuat mbok Siti tidak mau menanyakannya lagi.
"Baik non , kalau gitu mbok ke dapur dulu ya" , ucap mbok Siti.
"Iya mbok" , jawab Alexa.
Setelah itu Alexa masuk ke dalam kamarnya dan membuka amplop coklat tersebut.
Disitu sudah tertulis surat gugatan perceraian dan sudah tertulis lengkap namanya dan nama Charlie didalam kertas tersebut.
Alexa meletakkan surat itu di atas meja riasnya dengan perasaan yang berat dan sedih.
"Aku akan menunggu kamu pulang untuk menandatangani surat ini mas dan setelah itu kamu akan bebas mau berhubungan dengan siapa saja" , ucap Alexa dalam hatinya.
.
.
Mbok Siti yang sudah sampai di dalam kamarnya , langsung mengambil ponselnya dan menyentuh nama tuan muda Charlie di layar ponselnya.
Charlie mengambil ponselnya dan melihat nama mbok Siti tertera di layar ponselnya.
"Halo mbok" , jawab Charlie.
"Halo tuan muda , mbok lihat non Alexa sepertinya menangis karena wajahnya sembab , tuan muda pulang sekarang ya , mbok takut terjadi sesuatu kepada non Alexa" , ucap mbok Siti.
"Baik mbok , aku akan pulang sekarang" , jawab Charlie sambil memutuskan sambungan telponnya.
Begitu Charlie berdiri dari kasur...
"Kenapa aku gak menggunakan baju , kenapa aku berada di dalam kamar hotel?" , ucap Charlie yang terkejut melihat tubuhnya yang polos dan hanya menggunakan dalaman saja di tubuh bawahnya.
Dengan banyak pikiran , Charlie menggunakan semua pakaiannya yang diletakkan di pinggir kasur dan keluar dari kamar hotel menuju ke parkiran mobilnya.
"Kenapa aku bisa tidur dengan pakaian yang terbuka , kapan aku membuka pakaian aku , bagaimana bisa aku masuk ke kamar hotel , kapan aku masuk ke kamar hotel? Sebelumnya juga aku hanya meeting bersama dengan Katherine di restoran Star Hotel , setelah itu apa yang terjadi lagi , kenapa aku tidak bisa mengingatnya" , ucap Charlie dalam hatinya sambil mengemudikan mobilnya menuju ke rumah Alexa.
Sampai di rumah Alexa , Charlie langsung melangkahkan kakinya dengan cepat dan masuk ke dalam kamar.
__ADS_1
Terlihat Alexa yang masih duduk bersandar di atas kasur dengan wajah yang sembab dan masih di penuhi dengan air mata.
"Ada apa sayang?" , tanya Charlie yang langsung berjalan mendekati Alexa dan memeluk tubuh Alexa.
Alexa langsung mendorong tubuh Charlie.
"Ada apa? Kamu masih berani menanyakannya kepada aku mas" , ucap Alexa dengan nada tinggi.
"Aku gak mengerti sayang , kenapa kamu seperti ini?" , ucap Charlie.
"Sudah cukup mas , jangan berpura-pura lagi , kamu ngapain saja sampai semalam ini baru pulang" , ucap Alexa dengan penuh emosi.
"Aku gak ngapa-ngapain sayang" , jawab Charlie yang memang tidak mengetahui kejadian sore hari sampai malam setelah dia meeting dengan Katherine.
"Apa ini mas , apa kamu masih juga mau menyangkalnya" , ucap Alexa sambil memperlihatkan foto yang dikirimkan Charlie kepadanya.
Charlie langsung terkejut melihat foto-fotonya dengan Katherine.
"Ini bukan aku sayang , aku gak pernah melakukannya dengan Katherine" , ucap Charlie.
"Ini dikirim dari ponsel kamu mas , masa kamu tidak mengakuinya juga" , ucap Alexa.
"Iya benar sayang , aku berani bersumpah , aku tidak melakukannya , aku juga tidak mengirimkan foto ini kepada kamu , aku sendiri juga terkejut tadi begitu aku bangun , aku sudah berada di kamar hotel dengan tubuh yang polos , hanya tertinggal dalaman saja" , ucap Charlie yang tidak mau membohongi istri yang sangat dicintainya.
"Itu kamu sudah mengakuinya mas , kamu bangun dengan tubuh polos kan , aku tau aku salah , karena aku tidak melayani kamu sejak kita menikah sampai sekarang , tapi kenapa mas , kenapa disaat aku sudah mencintai kamu dan mau memberikan semuanya kepada kamu termasuk tubuh aku , kamu malah tidur dengan wanita lain , padahal malam ini aku sudah mau melakukannya sama kamu mas , tapi kenapa kamu mengkhianati aku" , ucap Alexa dengan penuh amarah dan air mata.
"Beneran sayang , ini bukan aku , aku pasti dijebak" , jawab Charlie.
"Cukup mas , jangan selalu mengatakan kamu di jebak terus , apa nanti ketika seorang wanita datang kesini membawa anak kamu , kamu juga akan mengatakan kalau kamu dijebak" , ucap Alexa dengan penuh emosi.
"Beneran sayang , aku gak melakukannya" , ucap Charlie.
Cukup mas , aku sudah capek mas , aku rasa hubungan kita sudah tidak bisa dilanjutkan lagi.
Alexa turun dari atas kasurnya dan mengambil kertas yang diletakkannya di atas meja riasnya.
"Kamu tanda tangani ini mas , lebih baik kita akhiri saja pernikahan ini dan kamu bebas untuk tidur dengan siapa saja" , ucap Alexa.
Charlie mengambil kertas yang diberikan oleh Alexa.
Setelah membaca isi yang ada didalamnya...
"Tidak sayang , aku tidak mau bercerai dari kamu" , ucap Charlie yang sudah menitikkan air matanya.
__ADS_1
"Aku sudah capek mas , tolong jangan ganggu aku lagi" , ucap Alexa.
"Baiklah sayang , aku akan membuktikan kalau aku gak melakukan apa-apa dengan Katherine" , ucap Charlie sambil keluar dari kamar Alexa.