
Mobil yang di bawa oleh Charlie sudah sampai di depan kantor pak Carren.
"Mas , aku pergi dulu ya" , ucap Alexa.
"Iya sayang , nanti kalau kamu sudah selesai telpon aku ya" , ucap Charlie.
"Iya mas , kamu hati-hati di jalan ya" , ucap Alexa.
"Iya sayang" , jawab Charlie sambil mengecup kening Alexa.
Setelah itu Alexa membuka pintu mobil dan berjalan memasuki gedung kantor pak Carren.
Begitu Alexa masuk kesana , terlihat Rendi sudah berdiri di meja resepsionis.
"Hi Rendi" , sapa Alexa.
"Hi Alexa , kamu gendut-an atau sedang hamil?" , ucap Rendi yang terkejut melihat Alexa yang dulu kurus sekarang perutnya sudah mulai membulat.
"Aku sedang hamil Rendi" , ucap Alexa sambil tersenyum.
"Kamu kapan menikahnya , kenapa aku gak pernah tau" , ucap Rendi.
"Aku menikah 2 bulan sebelum kelulusan kita" , ucap Alexa.
"Kamu menikah bukan dengan Felix kan?" , tanya Rendi.
"Ya bukan la , aku menikah dengan Charlie yang menjadi wali aku setelah kepergian kedua orang tua aku" , jawab Alexa.
"Oh...aku kirain" , ucap Rendi.
"Gak mungkin juga la aku mau dengan Felix lagi" , ucap Alexa sambil tersenyum.
"Iya" , jawab Rendi sambil menganggukkan kepalanya.
Mita yang baru kembali ke kantor karena disuruh untuk pergi foto copy , melihat Alexa dan temannya sudah ada disana.
"Mau meeting dengan pak Carren ya mba Alexa" , ucap Mita begitu masuk ke gedung kantor.
"Iya mba" , jawab Alexa.
"Langsung masuk ke ruangannya aja mba , pak Carren ada kok di ruangannya" , ucap Mita.
"Ok Mita , aku langsung ke ruangan pak Carren ya" , ucap Alexa.
Mita pun menganggukkan kepalanya.
Alexa dan Rendi berjalan bersama menuju ke ruangan pak Carren.
Sampai di depan ruangan pak Carren , Alexa mengetuk pintunya.
Tok...tok...tok...
"Masuk" , jawab pak Carren.
Alexa membuka pintu ruangan kerja pak Carren dan masuk ke dalam ruangannya bersama dengan Rendi.
"Akhirnya kamu sudah datang juga Alexa" , ucap pak Carren begitu melihat Alexa masuk ke ruangannya.
"Iya pak , kenalkan ini teman saya Rendi" , ucap Alexa.
"Saya Carren produser disini" , ucap Pak Carren sambil mengulurkan tangannya.
"Saya Rendi pak" , jawab Rendi sambil berjabat tangan dengan pak Carren.
"Silahkan duduk" , ucap pak Carren.
"Iya pak" , jawab Alexa dan Rendi sambil duduk di kursi yang ada di depan meja kerja pak Carren.
"Baiklah , saya akan menjelaskan dulu konsep konsernya kepada Rendi" , ucap pak Carren.
"Iya pak" , jawab Alexa dan Rendi bersamaan.
Untuk konser kali ini akan dilaksanakan di kota M pertengahan bulan depan.
__ADS_1
Nanti kamu dan Alexa memainkan lagu dari album pertama Alexa yang bertema
GADIS BIOLA DIBAWAH SINAR REMBULAN.
"Untuk lagunya semuanya sesuai dengan album ini" , ucap pak Carren sambil memberikan kaset VCD Alexa kepada Rendi.
Rendi mengambil kaset yang diberikan oleh pak Carren dan melihat daftar lagu yang ada disana.
"Bagaimana menurut kamu , apakah lagu ini bisa di mainkan dengan piano dan biola?" , tanya pak Carren kepada Rendi.
"Bisa pak" , jawab Rendi.
"Baiklah , kapan kalian bisa mulai latihan" , ucap pak Carren.
"Saya bisa kapan saja pak" , ucap Rendi.
"Baiklah , kalau kamu Alexa?" , tanya pak Carren.
"Saya juga bisa pak kapan saja" , jawab Alexa.
"Baiklah" , ucap pak Carren.
Setelah itu pak Carren mengangkat telponnya dan menekan nomor disana.
Tidak lama terdengar suara pak Carren mengatakan...
"Halo Susi , tolong keruangan saya sekarang" , setelah itu pak Carren meletakkan kembali telponnya di atas meja.
Tidak lama terdengar suara ketukan pintu di ruangan pak Carren.
Tok....tok...tok...
"Masuk" , jawab pak Carren.
"Permisi pak , ada apa ya bapak memanggil saya" , ucap Susi sambil berjalan masuk ke dalam ruangan pak Carren.
"Ini Rendi temannya Alexa yang akan kolaborasi dengan Alexa ketika konser di kota M nanti" , ucap pak Carren.
"Nanti Rendi akan main piano dan Alexa main biola" , ucap pak Carren.
"Oh ok pak , untuk latihannya nanti dimana?" , tanya Susi.
"Di studio kantor kita saja , disana kan ada piano juga , jadi Alexa dan Rendi bisa latihan disana" , ucap pak Carren.
"Baik pak" , jawab Susi.
Karena konsernya akan dimulai bulan depan , jadi latihannya mulai besok saja ya.
"Apakah kalian bisa?" , tanya Susi.
"Bisa mba" , jawab Alexa dan Charlie bersamaan.
"Ok , berarti besok Alexa bawa biolanya ya buat latihan" , ucap mba Susi.
"Iya mba" , jawab Alexa.
Setelah itu meeting Alexa dan Rendi bersama dengan pak Carren pun selesai.
Alexa berjalan keluar dari ruangan pak Carren menuju ke meja resepsionis.
"Alexa kamu pulang dengan siapa?" , tanya Rendi.
"Aku di jemput sama suami aku" , jawab Alexa.
"Apa kamu mau aku anterin pulang?" , tanya Rendi.
"Sebentar ya , aku coba telpon suami aku dulu , takutnya dia sudah di jalan" , ucap Alexa.
"Iya Alexa" , jawab Rendi.
Alexa mulai mengeluarkan ponselnya dan menelpon suaminya.
Rendi terus memandangi Alexa disana.
__ADS_1
Kenapa kamu menikah secepat itu Alexa , padahal aku suka sama kamu dari dulu , aku berpikir untuk tidak mau mengutarakan perasaan aku ketika mengetahui kamu putus , karena saat itu kamu juga sedang berduka atas meninggalnya kedua orang tua kamu.
"Sekarang disaat aku pikir , aku mulai bisa dekat lagi dengan kamu , status kamu sudah menikah dan sekarang kamu juga sedang hamil" , ucap Rendi dalam hatinya.
Setelah beberapa waktu , akhirnya Alexa selesai juga menelpon.
"Rendi , ternyata suami aku masih meeting dengan klien dan dia mengijinkan aku dianterin pulang sama kamu" , ucap Alexa.
"Baiklah , ayo kita jalan sekarang" , ucap Rendi.
"Iya" , jawab Alexa.
Alexa mengikuti langkah Rendi menuju ke mobilnya.
"Alamat rumah kamu dimana Alexa?" , tanya Rendi.
"Kamu anterin aku di AH Konveksi saja ya di jalan permata 1" , ucap Alexa.
"Itu bukannya perusahaan orang tua kamu ya?" , tanya Rendi.
"Iya benar , itu perusahaan orang tua aku dan sekarang suami aku yang melanjutkannya lagi" , ucap Alexa.
"Oh" , jawab Rendi.
Setelah itu , selama dalam perjalanan Alexa dan Rendi mengobrol santai.
Rendi berusaha untuk bersikap profesional dan tidak mau memperlihatkan perasaannya kepada Alexa.
Meskipun dia sedih setelah mendengar Alexa sudah menikah , tapi Rendi akan berusaha untuk menjadi teman yang baik kepada Alexa.
********
Charlie yang sudah selesai meeting dengan pak Ilham siang itu , langsung berjalan keluar dari ruangan kantornya menuju ke depan gedung AH Konveksi.
Charlie sebenarnya sangat tidak tenang begitu mendengar teman pria Alexa mau mengantarkan istrinya pulang , karena itu Charlie meminta supaya Alexa diantarkan di AH Konveksi.
"Mau keluar pak?" , tanya pak Joko satpam disana yang melihat Charlie berdiri di luar.
"Gak pak , saya sedang menunggu istri saya" , jawab Charlie.
"Baik pak" , ucap pak Joko.
Charlie terus berdiri disana dengan perasaan yang tidak tenang.
Setelah beberapa waktu , akhirnya mobil yang dibawa oleh Rendi telah sampai di depan gedung AH Konveksi.
Melihat Alexa turun dari mobil , Charlie pun langsung menjadi lega.
"Terima kasih ya Rendi sudah mengantarkan aku" , ucap Alexa.
"Iya sama-sama Alexa" , jawab Rendi.
Charlie berjalan mendekati istrinya.
"Terima kasih ya sudah mengantarkan istri saya" , ucap Charlie sambil tersenyum.
"Iya kak , sama-sama" , jawab Rendi.
Setelah itu Rendi menjalankan mobilnya pergi dari sana.
"Kamu nunggu aku di luar mas?" , tanya Alexa.
"Iya sayang , tadi kebetulan meeting dengan pak Ilham sudah selesai , jadi aku nunggu kamu disini , sekalian mau pergi makan siang dengan kamu" , ucap Charlie sambil tersenyum.
"Iya mas , aku juga sudah lapar" , jawab Alexa.
Alexa dan Charlie berjalan masuk ke mobil Charlie.
"Kamu mau makan apa sayang?" , tanya Charlie.
"Aku pengen makan seafood yang di depan pantai itu mas" , jawab Alexa.
"Baiklah sayang" , ucap Charlie sambil menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju ke restoran seafood yang diinginkan oleh istri tersayangnya.
__ADS_1