Gadis Biola Dibawah Sinar Rembulan

Gadis Biola Dibawah Sinar Rembulan
Episode 43


__ADS_3

"Kita mau kemana lagi Alexa?" , tanya Charlie ketika mereka sudah keluar dari kantor PT Music Indonesia dan masuk ke dalam mobil.


"Kita bawa om Teddy , tante Vivi dan Frescha jalan-jalan dulu ya kak sebelum pulang" , jawab Alexa.


"Kita mau kemana?" , tanya Charlie yang dari dulu taunya hanya cuma bekerja saja dan tidak pernah pergi bermain.


"Kita pergi ke pantai yang waktu itu saja kak , nanti malamnya kita makan malam di restoran seafood yang waktu itu , yang ada di seberang pantai" , jawab Alexa sambil tersenyum.


"Wah , restoran seafood , berarti aku bisa makan udang yang mahal itu dan kepiting ya kak" , ucap Frescha dengan bersemangat.


"Iya boleh Frescha" , jawab Alexa sambil tersenyum.


"Anak ini , setiap hari ada aja maunya" , ucap mama Vivi sambil menggelengkan kepalanya.


"Kak Alexa aja bolehin kok ma" , jawab Frescha.


"Iya gak apa apa tante , nanti Frescha boleh makan sepuasnya yang dia mau" , ucap Alexa sambil tersenyum.


"Terima kasih ya kak , coba saja kalau aku boleh tinggal dengan kak Alexa , pasti aku akan hidup senang disini , gak seperti di rumah yang disuruh kerja cuci piring terus" , ucap Frescha.


"Tapi kamu harus menemani papa dan mama , kamu juga harus kuliah disana , kalau kuliah disini biayanya mahal dek" , ucap Charlie.


"Kan ada kak Alexa , pasti kak Alexa bisa membayarkan kuliah aku disini , iya kan kak" , ucap Frescha.


"Maaf Frescha , kakak tidak biasa mengatur keuangan , untuk gaji dan biaya kebutuhan dirumah sekarang kakak serahkan kepada kak Charlie" , jawab Alexa sambil tersenyum.


"Ya kalau gitu aku pasti gak dibolehin kalau sama kak Charlie" , ucap Frescha sambil memanyunkan bibirnya.


Alexa hanya tersenyum mendengar perkataan adik iparnya.


"Iya memang kamu harusnya di kampung saja sama papa dan mama , jangan ganggu kakak dan Alexa disini" , ucap Charlie yang gak mau adiknya tinggal bersama dengannya , karena pastinya akan lebih menyulitkannya dan Alexa nanti , dan juga pernikahan mereka juga masih hanya sebatas status bukan pernikahan seperti orang-orang lainnya.


Akhirnya Frescha hanya diam sambil memanyunkan bibirnya.


Tidak lama mobil yang di bawa Charlie sudah sampai di pantai.


Charlie memarkirkan mobilnya , setelah itu Charlie , Alexa , papa Teddy , mama Vivi dan Frescha langsung turun dari mobil.


Frescha langsung senang bisa bermain di pantai.


Mama Vivi dan papa Teddy juga terlihat bahagia bermain air pantai bersama Frescha.


Alexa dan Charlie hanya duduk diatas pasir sambil melihat adik ipar dan calon mertuanya bermain air.

__ADS_1


"Kak , untuk acara resepsi kita...aku kan minta di make up ulang di Star Hotel saja , jadi gak perlu datang ke Sposa Bridal lagi , nanti kita booking kamar presidential suite di Star Hotel ya , biar papa Teddy , mama Vivi dan Frescha juga bisa nginap disana bersama dengan kita" , ucap Alexa.


"Iya boleh Alexa , kamu atur saja , kakak ikut kamu aja" , ucap Charlie.


"Om dan tante pulang kapan kak?" , tanya Alexa.


"Hari minggu pesawat jam 10.30" , ucap Charlie.


"Kalau gitu dari Star hotel kita langsung nganterin ke bandara aja , nanti buat mobil pengantinnya pakai mobil aku aja , jadi mobilnya bisa langsung kita pakai setelah selesai acara" , ucap Alexa.


"Iya Alexa" , jawab Charlie.


Setelah itu mereka duduk sambil memandangi matahari yang sudah mau terbenam.


"Alexa , maaf ya...aku tidak menyangka kalau Frescha seperti itu , dia banyak berubah setelah remaja" , ucap Charlie.


"Iya gak apa apa kak , sebenarnya kalau kita menikah karena saling mencintai , aku masih mau Frescha bersama kita , tapi sekarang hubungan kita kan masih belum seperti itu , aku tidak mau nantinya Frescha mengetahui yang sebenarnya dan menceritakan kepada papa dan mama kakak , nanti pasti papa dan mama kakak akan kecewa kalau mengetahui yang sebenarnya" , ucap Alexa.


"Iya aku mengerti Alexa , aku juga gak mau Frescha terus mengganggu kamu" , ucap Charlie.


"Iya kak" , jawab Alexa.


"Kakak , ayo kita pergi makan lagi , aku sudah lapar" , ucap Frescha yang berlari sambil mendekati Charlie dan Alexa.


"Aku kan sudah lapar ma" , jawab Frescha.


"Ya udah , ayo kita pergi makan lagi" , ucap Charlie.


Charlie dan Alexa berdiri dan membersihkan pasir yang menempel di celana mereka , setelah itu mereka berjalan bersama menuju ke restoran seafood yang ada di seberang pantai.


Sampai di restoran seafood Frescha sangat bahagia , dia memesan banyak makanan.


Frescha memesan kerang rebus , udang panggang , ikan bakar , kepiting saos padang , lobster panggang , dan beberapa macam sayuran.


"Apa kalian mau menambahkannya lagi?" , tanya Frescha.


"Itu sudah lebih dari cukup untuk makan kita berlima , mau ditambah apa lagi nak" , ucap papa Teddy.


"Tapi itu kan makanan aku" , ucap Frescha.


"Memangnya kamu bisa menghabiskannya sendiri , kalau nanti gak bisa habis mama suruh kamu yang bayar makanan kamu , mau kamu" , ucap mama Vivi.


"Ya gak bisa habis juga sih ma , aku cuma pengen coba aja rasanya gimana" , ucap Frescha.

__ADS_1


"Makanya jangan rakus jadi orang" , ucap papa Teddy.


"Iya pa , maaf" , jawab Frescha.


Alexa dan Charlie hanya melihat saja mama Vivi dan papa Teddy menegur Frescha.


Tidak lama pelayan disana sudah menghidangkan semua makanan yang di pesan oleh Frescha.


"Ternyata porsinya banyak ya" , ucap Frescha setelah melihat makanan pesanannya datang.


"Apa kamu bisa menghabiskan semuanya?" , tanya papa Teddy.


"Nggak bisa pa" , jawab Frescha sambil terkekeh.


"Makanya jangan ingin ini ingin itu , tapi kamu gak tau gimana mau habisi nya" , ucap mama Vivi.


"Iya ma" , jawab Frescha.


Setelah itu Alexa , Charlie , mama Vivi , papa Teddy dan Frescha makan bersama sambil mengobrol ringan.


Sampai makanan mereka sudah habis , Charlie berjalan menuju ke kasir dan membayar semua makanannya.


"Maaf pak , kartu anda tidak bisa digunakan" , ucap petugas kasir setelah menggesek kartu kredit milik Charlie.


"Apa karena sudah over limit ya" , ucap Charlie dalam hatinya.


"Tunggu sebentar ya mba" , ucap Charlie.


Charlie berjalan mendekati Alexa.


"Alexa , ternyata kartu aku sudah mencapai limit" , ucap Charlie di telinga Alexa.


"Ada apa nak?" , tanya mama Vivi.


"Gak ada apa apa ma" , ucap Charlie.


Alexa yang sudah mengerti langsung berdiri dan mengikuti Charlie ke kasir.


Alexa memberikan kartunya kepada petugas kasir.


Setelah selesai melakukan pembayaran , Alexa , Charlie , papa Teddy , mama Vivi dan Frescha berjalan menyeberangi jalan menuju ke mobil Charlie yang di parkir di dekat pantai.


Charlie menjalankan mobilnya menuju ke rumah Alexa , setelah mereka semua masuk ke dalam mobil.

__ADS_1


__ADS_2