Gadis Biola Dibawah Sinar Rembulan

Gadis Biola Dibawah Sinar Rembulan
Episode 70


__ADS_3

Alexa dan Charlie yang sudah berada di atas kasur mereka pada malam itu , duduk berpelukan sambil menonton TV.


Akhirnya penantian Charlie selama ini sudah membuahkan hasil , rasa cinta untuknya yang sangat diinginkannya dari istrinya sudah didapatkannya.


Sekarang Charlie sudah bisa menciumi dan menyentuh istri kesayangannya setiap waktu.


"Istriku sayang , terima kasih ya sudah mencintai aku , penantian aku jadi tidak sia-sia selama ini" , ucap Charlie sambil tersenyum.


"Aku yang harusnya berterima kasih dengan kamu mas , karena kamu sudah mau sabar menunggu sampai aku bisa mencintai kamu" , ucap Alexa sambil melihat wajah Charlie.


Pandangan Alexa dan Charlie saling bertemu , mereka saling memandangi satu dengan lainnya dengan pandangan yang penuh dengan rasa cinta.


Perlahan wajah Charlie mulai turun menciumi bibir Alexa , lalu perlahan turun ke leher Alexa , Charlie meninggalkan bekas merah disana , untuk menandakan bahwa Alexa adalah miliknya seorang.


Tangan Charlie sudah mulai membuka kancing baju piyama Alexa satu persatu , sekarang yang tinggal hanyalah bra yang menutupi dua bukit yang indah dan dalaman saja yang menutupi tubuh bawah Alexa.


Charlie membuka pengait bra Alexa dan melemparkannya ke lantai.


Semua kerinduan dan keinginan hasratnya yang selalu ditahannya selama ini dapat diraihnya malam itu.


Charlie mulai menciumi setiap inchi dari tubuh Alexa yang sangat diinginkannya selama ini , tidak ketinggalan tangannya juga menyentuh setiap area sensitif istrinya dengan lembut.


Alexa menikmati setiap sentuhan dan ciuman lembut yang diberikan oleh suami sah nya.


Sampai akhirnya mereka mulai melakukan penyatuan pada malam yang indah itu.


"Akh....sakit mas" , ucap Alexa dengan nafas yang berat dan tangannya sudah mencengkram kain seprei nya dengan kuat karena menahan rasa sakit.


"Sabar ya sayang , aku akan melakukannya dengan pelan" , ucap Charlie yang masih berusaha disana.


Alexa yang sudah menitikkan air matanya pun menganggukkan kepalanya.


Tidak lama , akhirnya Charlie berhasil menembus dinding pembatas yang ada disana dan keluarlah sedikit darah segar dari sana sampai mengenai sprei kasur.


Setelah beberapa waktu sudah tidak ada lagi rasa sakit yang dirasakan oleh Alexa , yang terasa hanyalah kenikmatan dari penyatuan cinta diantara mereka berdua.


"Terima kasih ya sayang , sudah menjadi milik aku seutuhnya" , ucap Charlie sambil mengusap air mata di wajah Alexa dengan kedua tangannya dan mengecup dengan lembut kening Alexa istri tersayangnya.


"Iya mas" , jawab Alexa dengan nafas yang masih terengah-engah.


Charlie melepaskan tubuhnya dan membawa tubuh polos Alexa yang sudah berkeringat ke dalam pelukannya.


Alexa pun menenggelamkan wajahnya di dada suaminya.


"Aku bahagia sayang , karena kamu sudah menjadi milik aku seutuhnya dan kita sudah bisa hidup seperti suami istri yang sebenarnya" , ucap Charlie sambil tersenyum.


"Aku juga bahagia karena kamu selalu mencintai aku , mas" , ucap Alexa sambil memeluk tubuh polos suaminya yang juga dipenuhi oleh keringat hasil dari penyatuan mereka malam itu.


Setelah itu Charlie dan Alexa pun tidur bersama setelah menyatukan cinta mereka untuk pertama kalinya semenjak mereka menikah sampai sekarang.

__ADS_1


********


Keesokan paginya Charlie bangun sambil tersenyum melihat istri tersayangnya tidur dalam pelukannya dengan tubuh yang polos.


Charlie mengecup kening istri tersayangnya.


"Aku benar-benar malas untuk berangkat ke kantor hari ini" , gumam Charlie.


Charlie yang masih berbahagia karena sudah dicintai oleh wanita yang sangat dicintainya , tidak mau melepaskan pelukannya dari tubuh istri kesayangannya itu.


Sampai tidak lama tubuh Alexa mulai menggeliat dan Alexa bangun dari tidurnya.


"Pagi istriku sayang" , ucap Charlie sambil tersenyum.


"Pagi mas , kenapa kamu masih disini , apa kamu gak siap-siap mau ke kantor" , ucap Alexa dengan suara serak baru bangun tidur.


"Aku malas ke kantor hari ini sayang , aku masih ingin bersama dengan kamu lebih lama" , ucap Charlie sambil memeluk dengan erat tubuh polos Alexa.


"Apa kamu gak mau menyelesaikan masalah kamu dengan wanita itu mas?" , ucap Alexa.


"Oh iya , kamu benar sayang , aku harus menyelesaikan masalah aku dengan dia secepatnya , tapi aku gak mau bangun dari sini" , ucap Charlie.


"Kamu selesaikan dulu masalah kamu mas , nanti setelah semuanya sudah selesai kamu juga bisa bekerja dengan lebih tenang" , ucap Alexa.


"Baiklah sayang , tapi aku mau kita mandi berdua ya" , ucap Charlie dengan manja.


"Iya mas" , jawab Alexa.


Selama di dalam kamar mandi Charlie selalu mengatakan kata-kata romantis , bahkan tangannya pun sengaja menyentuh area sensitif istrinya ketika dia menggosokkan sabun di tubuh istrinya.


Sampai membuat tubuh Alexa menggeliat , terkadang Alexa juga sebel karena area sensitifnya terus di mainkan oleh suaminya , tapi pada akhirnya Alexa membiarkannya saja karena dia pun sudah mulai menikmati setiap sentuhan dari suaminya.


Setelah beberapa waktu akhirnya mereka selesai juga mandi romantisnya , Charlie berjalan keluar dari kamar dengan menggunakan bathrobe menuju ke kamar yang ada di sebelah kamar Alexa , untuk mengambil bajunya yang masih diletakkan dalam lemari yang ada disana.


Alexa mengikuti Charlie menuju ke kamar sebelah.


"Mas , nanti kamar kita di renovasi saja ya , kamar aku dan kamar ini di satukan saja , jadi semua barang kita bisa berada dalam satu kamar jadi kamu gak perlu keluar-keluar seperti ini setiap hari , kalau di lihat mbok Siti kan gak enak juga kamu keluar hanya dengan menggunakan bathrobe seperti ini" , ucap Alexa sambil membantu memasangkan kancing baju kemeja suaminya.


"Iya sayang , aku juga maunya seperti itu , jadi kita bisa ganti baju bersama" , ucap Charlie sambil tersenyum.


"Iya mas , nanti kamu cari tukangnya ya" , ucap Alexa.


"Baiklah istriku sayang" , jawab Charlie sambil menciumi bibir istri kesayangannya yang sudah menjadi candu untuknya.


Setelah puas berciuman , Alexa melanjutkan memasang kancing baju suaminya.


"Ok , kancing baju kamu sudah selesai dipasang semua mas , sudah kelihatan tambah ganteng aja suami aku , jangan sampai kena jebak dengan perempuan lain lagi ya mas" , ucap Alexa.


"Iya sayang , bagaimana kalau kamu ikut aku ke kantor hari ini , kamu belum ada syuting juga kan dalam minggu ini" , ucap Charlie yang masih tidak ingin berpisah dari istri kesayangannya saat itu.

__ADS_1


"Iya mas , aku syutingnya minggu depan" , ucap Alexa.


Temani aku ya sayang selama di kantor hari ini...


"Baiklah mas , tapi aku siap-siap dulu ya" , ucap Alexa.


"Iya sayang , aku akan menunggu kamu , atau kamu mau aku yang gantikan baju kamu" , ucap Charlie sambil tersenyum simpul.


Mendengar kata-kata Charlie membuat wajah Alexa memerah karena tersipu malu.


Charlie yang melihat wajah istri tersayangnya memerah , langsung menciumi seluruh wajah istrinya.


"Mas , kalau kamu seperti ini , aku gak bisa siap-siap" , ucap Alexa.


"Baiklah sayang aku gak akan menciumi kamu lagi , tapi nanti malam kita melakukannya lagi ya" , ucap Charlie di dekat telinga Alexa.


Alexa pun menganggukkan kepalanya.


Charlie dan Alexa berjalan keluar dari kamar dan masuk ke kamar Alexa.


Charlie memperhatikan istrinya mengganti baju dan merias wajahnya di meja rias , pandangan mata Charlie tidak lepas sedikit pun dari wajah cantik yang ada di dalam cermin tersebut.


Setelah Alexa selesai dandan...


"Aku sudah selesai mas , ayo kita jalan lagi" , ucap Alexa.


"Kamu sangat cantik sekali sayang , hanya kamu wanita yang ada di hati aku , gak akan ada yang lainnya" , ucap Charlie sambil menciumi kening Alexa.


"Terima kasih mas" , jawab Alexa sambil tersenyum melihat ke wajah suaminya.


Charlie dan Alexa jalan bersama sambil berpelukan menuju ke meja makan.


"Mbok senang melihat non Alexa dan tuan muda sudah akur seperti ini" , ucap mbok Siti sambil tersenyum.


"Terima kasih mbok" , ucap Alexa dan Charlie bersamaan.


"Oh iya mbok , nanti kamar aku tolong digantikan ya sprei nya , hari ini aku ikut mas Charlie ke kantor" , ucap Alexa.


"Baik non" , jawab mbok Siti.


Alexa dan Charlie sarapan bersama pagi itu sambil mengobrol dengan bahagia.


Mbok Siti berjalan menuju ke kamar Alexa.


Sampai di kamar Alexa , mbok Siti membuka sprei nya.


Ketika mbok Siti menarik sprei nya , terlihat ada sedikit darah disana.


"Berarti non Alexa dan tuan muda baru berhubungan tadi malam" , ucap mbok Siti dalam hatinya.

__ADS_1


Mbok Siti pun mengambil sprei baru dari dalam lemari Alexa dan memasangnya ke kasur Alexa dan Charlie.


__ADS_2