Gadis Biola Dibawah Sinar Rembulan

Gadis Biola Dibawah Sinar Rembulan
Episode 97 - The End


__ADS_3

Sukses dengan konser di kota M , setiap bulan Alexa dan Rendi terus mengadakan konser di berbagai kota yang ada di Indonesia.


Sampai akhirnya usia kandungan Alexa sudah 8 bulan lebih , barulah tidak ada konser lagi sampai Alexa melahirkan.


Hari itu kebetulan hari libur , Alexa dan Charlie memutuskan untuk pergi ke mall , membeli barang-barang perlengkapan bayi perempuan mereka yang akan lahir sebentar lagi.


Alexa sibuk memilih box bayi , pakaian bayi , beserta perlengkapan bayi yang lainnya.


Karena ini anak perempuan , Alexa banyak memilih warna pink muda.


Charlie yang gak mengerti perlengkapan bayi hanya mengikuti apa yang istrinya pilih.


Setelah semua perlengkapan bayi yang diperlukan sudah di pilih , Alexa dan Charlie berjalan menuju ke kasir untuk membayar semua belanjaan mereka.


Selesai melakukan pembayaran , Alexa dan Charlie berjalan keluar dari toko yang menjual perlengkapan bayi.


"Mas , kita langsung pulang aja ya , pinggang sama kaki aku sudah pegel banget" , ucap Alexa.


"Iya sayang" , jawab Charlie sambil membawa barang belanjaan mereka.


Charlie dan Alexa berjalan keluar dari mall sampai ke parkiran mobil.


Sampai di mobil , Charlie memasukkan semua barang belanjaan mereka ke bagasi , setelah itu Charlie dan Alexa masuk ke dalam mobil.


Charlie menjalankan mobil dengan kecepatan sedang menuju ke rumah.


.


.


Sampai di rumah , Alexa langsung masuk ke dalam dan duduk di kursi sofa yang ada di ruang keluarga dan Charlie turun sambil membawa semua barang belanjaan mereka ke dalam kamar.


"Non , capek banget ya" , ucap mbok Siti yang keluar dari dalam begitu mendengar Alexa dan Charlie sudah pulang.


"Iya mbok , kaki aku pegel banget" , jawab Alexa.


"Non , gak berasa ya...sebentar lagi nona kecil akan lahir" , ucap mbok Siti sambil me mijitkan kaki Alexa.


"Iya mbok , gak lama lagi rumah ini akan dipenuhi oleh tangisan bayi kecil ini" , ucap Alexa sambil mengelus perutnya.


"Mbok bahagia sekali non , sekarang rumah ini sudah dipenuhi oleh kehangatan , sudah kembali seperti dulu waktu tuan Haris dan nyonya Jolie masih ada" , ucap mbok Siti.


"Iya mbok , berkat mas Charlie rumah ini bisa kembali hangat lagi" , ucap Alexa.


"Kenapa dengan aku sayang?" , tanya Charlie yang sudah meletakkan barang-barang belanjaan di dalam kamar mereka dan turun berjalan mendekati istrinya.


"Iya , karena kamu yang tulus mencintai aku dan mau menunggu aku sampai bisa menerima kamu menjadi suami aku , makanya rumah ini sekarang dipenuhi dengan kehangatan mas" , ucap Alexa sambil tersenyum.


Mendengar perkataan Alexa , Charlie pun langsung menciumi kening Alexa.


"Karena rasa cinta aku yang besar kepada kamu , makanya aku gak mau melepaskan kamu sayang" , ucap Charlie sambil tersenyum.


"Terima kasih ya mas" , ucap Alexa.


Mbok Siti langsung tersenyum bahagia melihat tuan muda dan nona mudanya selalu mesra.


"Kami ke kamar dulu ya mbok" , ucap Charlie.


"Iya tuan muda" , jawab mbok Siti sambil melepaskan tangannya dari kaki Alexa.


Charlie dan Alexa berjalan bersama menuju ke kamar mereka.


Charlie menuntun Alexa dengan sabar ketika mereka menaiki anak tangga sampai masuk ke dalam kamar mereka.


"Mas , aku mau berendam di air hangat dulu ya" , ucap Alexa.


"Iya sayang , aku siapin dulu ya bathtub nya , setelah itu kita berendam bersama" , ucap Charlie.

__ADS_1


"Iya mas" , jawab Alexa sambil tersenyum.


Charlie langsung berjalan masuk ke kamar mandi dan mengisi bathtub dengan air hangat , Charlie juga memasukkan garam khusus dan bubble ke dalam bathtub.


Setelah air di bathtub terisi penuh , Charlie berjalan keluar memanggil istri tersayangnya.


"Sayang , bathtub nya sudah terisi , ayo kita berendam lagi".


"Iya mas" , jawab Alexa sambil berdiri dan berjalan masuk ke kamar mandi bersama suaminya.


Setelah Alexa dan Charlie membuka pakaiannya , mereka langsung masuk ke dalam bathtub dan berendam bersama.


Charlie membantu memijit punggung dan pinggang Alexa yang pegel sambil berendam.


"Enak banget mas dipijit gitu" , ucap Alexa sambil tersenyum.


"Iya sayang" , jawab Charlie sambil terus memijit punggung istri tersayangnya.


Setelah beberapa waktu air yang ada di bathtub sudah mulai dingin.


Alexa dan Charlie keluar dari bathtub dan berjalan menuju ke bawah shower untuk membilas tubuh mereka yang di penuhi oleh busa.


Alexa dan Charlie mengeringkan tubuh mereka dengan handuk setelah selesai membilas semua busa yang ada di tubuh mereka dan menggunakan bathrobe yang ada di kamar mandi.


Selesai mandi , Alexa dan Charlie berjalan keluar dari kamar mandi menuju ke lemari dan mengambil baju rumah mereka dan menggunakannya disana.


Kemudian , Alexa mulai mengambil beberapa barang-barang keperluan untuk nanti ketika dia akan melahirkan dan memasukkannya kedalam koper.


Setelah semua barang-barang sudah dimasukkan , Charlie langsung meletakkan koper itu di tempat yang bisa mereka ambil dengan cepat saat Alexa akan melahirkan.


Setelah itu Alexa dan Charlie berjalan naik ke atas kasur istirahat bersama.


********


2 minggu kemudian...


Alexa yang sedang berada di dalam kamarnya merasakan sakit sekali di perutnya , hari itu Charlie sudah berangkat ke AH Konveksi.


Tidak lama terdengar suara suaminya...


"Halo sayang".


"Halo mas , perut aku sakit sekali mas" , ucap Alexa dengan nafas yang berat karena menahan sakit.


"Baik sayang aku pulang sekarang ya , kamu tunggu aku ya" , ucap Charlie sambil memutuskan sambungan telponnya.


"Kerjaan disini saya serahkan kepada kamu dulu ya Heri" , ucap Charlie yang langsung mematikan laptopnya dan mengambil tasnya.


"Baik pak" , ucap Heri yang sedang berada di ruangan Charlie saat itu.


Charlie langsung meninggalkan ruangannya dan berlari keluar menuju ke mobilnya.


"Kenapa pak Charlie berlari-lari seperti itu?" , tanya Fani yang masuk ke ruangan Charlie setelah melihat Charlie keluar dari sana.


"Gak tau , kayaknya ada urusan yang mendesak di rumahnya , karena tadi dia dapat telpon dari istrinya" , ucap Heri asisten Charlie.


"Oh" , ucap Fani sambil menganggukkan kepalanya.


Charlie yang membawa mobilnya dengan kecepatan tinggi saat itu , tidak lama sudah sampai di rumah.


Charlie langsung memasukkan mobilnya dan memarkirkannya di halaman.


Begitu Charlie keluar dari mobilnya , dia langsung berlari masuk ke dalam rumah sampai ke dalam kamarnya.


Charlie membuka pintu kamarnya dan terlihat mbok Siti sudah berada disana untuk menemani Alexa.


"Kayaknya nona muda sudah mau melahirkan tuan muda" , ucap mbok Siti.

__ADS_1


"Kalau gitu ayo mbok kita langsung pergi ke rumah sakit" , ucap Charlie.


"Iya tuan muda" , jawab mbok Siti.


Mbok Siti membawakan koper Alexa dan Charlie memegangi tubuh Alexa untuk turun dari tangga dan berjalan sampai keluar rumah , masuk ke dalam mobil.


"Nona muda sudah mau melahirkan ya" , ucap pak Tono.


"Iya , makanya kamu jaga rumah ya , kami semua mau ke rumah sakit" , ucap mbok Siti.


"Iya mbok" , jawab Tono.


Charlie membawa mobilnya dengan kecepatan tinggi menuju ke rumah sakit.


Tidak lama di dalam mobil....


"Mas , ada air yang keluar dari tubuh bawah aku" , ucap Alexa.


"Itu berarti air ketubannya sudah pecah non dan non Alexa sudah mau melahirkan" , ucap mbok Siti.


Charlie pun terus menambah kecepatan mobilnya.


Tidak lama mobil yang dibawa oleh Charlie sudah sampai di depan rumah sakit.


Charlie langsung meminta tolong kepada perawat untuk membantunya membawa istrinya yang sudah mau melahirkan.


Perawat langsung membawa kursi roda , membantu Alexa untuk turun dari mobil dan duduk di kursi roda , setelah itu perawat tersebut membawa Alexa menuju ke dalam ruangan perawatan yang diikuti dengan mbok Siti.


Charlie yang sudah memarkirkan mobilnya , langsung berjalan menuju ke kamar perawatan tempat Alexa berada.


Ketika Charlie sampai disana , terlihat dokter Sarah sedang mengecek kondisi Alexa.


"Baiklah , sudah bisa melahirkan sekarang" , ucap dokter Sarah.


Perawat langsung membawa ranjang Alexa menuju ke ruangan persalinan yang juga diikuti dengan Charlie.


Sampai di ruangan persalinan , Alexa yang melahirkan secara normal , terus mengerahkan seluruh tenaganya sambil memegang dengan kuat tangan suaminya untuk melahirkan.


Setelah hampir 10 jam Alexa mengerahkan seluruh tenaganya untuk mengejan , akhirnya terdengar juga suara tangisan bayi perempuan yang sangat keras di dalam ruangan bersalin itu.


"Oakkkkkkkkkkkkkkk"


"Anaknya sudah lahir... selamat ya bapak dan ibu" , ucap perawat tersebut sambil mengangkat bayi Alexa dan membersihkannya terlebih dahulu.


Anak kita sudah lahir dengan selamat sayang.


"Terima kasih ya sayang" , ucap Charlie sambil mengecup kening Alexa.


Alexa pun hanya menganggukkan kepalanya dan tersenyum sambil melihat ke arah anaknya.


Setelah perawat selesai membersihkan tubuh anak perempuan Alexa yang baru lahir , perawat memperlihatkan anaknya kepada Alexa dan Charlie.


Alexa pun menciumi kening anaknya , tidak lama , Alexa dipindahkan ke ruangan perawatan.


Mbok Siti yang berdiri terus di depan ruangan persalinan Alexa , mengikuti sampai ke dalam ruangan perawatan.


Setelah Alexa berada di dalam kamar perawatan , perawat membawa box bayi Alexa ke dalam kamar dan meletakkannya di sebelah ranjang Alexa.


.


.


Pada hari itu lahirlah


"Sinar Bulan Adriansyah"


Nama yang dipersiapkan oleh Charlie karena selama Alexa hamil selalu mengadakan konser...

__ADS_1


"GADIS BIOLA DIBAWAH SINAR REMBULAN".


-The End-


__ADS_2