Gadis Biola Dibawah Sinar Rembulan

Gadis Biola Dibawah Sinar Rembulan
Episode 60


__ADS_3

Tok...tok...tok...


Terdengar ketukan di pintu ruangan kerja Charlie.


"Masuk" , jawab Charlie.


"Permisi pak , ada yang tidak saya mengerti dan saya ingin menanyakannya" , ucap Fani.


"Iya , silahkan masuk".


Fani berjalan masuk menuju ke meja kerja Charlie dan menanyakan hal yang tidak dia mengerti.


Alexa memandangi Fani dari atas sampai bawah.


"Kenapa pengganti Reni pun secantik ini dan gayanya juga termasuk modis untuk bekerja di perusahaan seperti ini" , ucap Alexa dalam hatinya.


Setelah Charlie selesai menjelaskan kepada Fani...


Fani pun permisi dan keluar dari ruangan Charlie sambil tersenyum manis.


"Mas , apa pengganti Reni harus berpakaian seperti itu?" , tanya Alexa.


"Sebenarnya dia baru interview hari ini , mungkin karena dia mau interview makanya menggunakan pakaian seperti itu , supaya kelihatan menarik dan diterima" , jawab Charlie.


"Jadi setelah interview kamu langsung menerimanya?" , tanya Alexa.


"Pengalaman kerja dia bagus Alexa , makanya aku memutuskan untuk menerimanya , aku juga butuh orang yang bisa menggantikan posisi Reni secepatnya , supaya aku juga bisa fokus mencari klien baru untuk perusahaan kita" , jawab Charlie.


Alexa pun menganggukkan kepalanya tanda mengerti.


Apa kamu gak suka melihat dia berpenampilan seperti itu , Alexa?


Bukannya gitu mas , asalkan dia berpenampilan seperti itu bukan untuk menggoda kamu saja , seperti yang dilakukan Reni waktu itu.


"Kamu tenang saja istriku sayang , aku gak akan terkena jebakan seperti itu lagi , sejak kejadian Reni yang menjebak aku dengan obat itu , aku juga sudah gak pernah minta tolong beliin makanan lagi , aku selalu keluar sendiri untuk pergi makan , kecuali kalau kamu sendiri yang bawain makanan untuk aku seperti hari ini , baru aku mau memakannya" , ucap Charlie sambil tersenyum.


Mendengar perkataan Charlie , membuat perasaan Alexa jauh lebih tenang.


"Iya mas" , jawab Alexa sambil menganggukkan kepalanya.


Setelah itu Charlie pun melanjutkan pekerjaannya lagi.


********


Derren yang baru pulang ke apartemennya sore itu , membuka pintu apartemennya dan melangkahkan kakinya masuk ke dalam apartemen.


Begitu Derren masuk ke dalam apartemen , Derren langsung terkejut melihat Vio yang duduk di kursi sofa sambil menangis disana.


"Kamu kenapa menangis Vio?" , tanya Derren penuh tanda tanya.


"Aku sudah mengakhiri hubungan aku dengan Felix , Derren" , ucap Vio dengan suara serak karena sedang menangis.

__ADS_1


"Iya...setelah kamu mengakhirinya , kenapa kamu menangis seperti ini?" , tanya Derren.


"Aku masih mencintainya , Derren."


"Bagaimana ini?" , ucap Vio yang tangisannya semakin menjadi.


"Ya sudah , kamu menangis lah sepuasnya sekarang , keluarkan semua emosi yang ada di dalam hati kamu , nanti setelah itu hati kamu pasti lebih lega dan menjadi lebih tenang , keputusan yang sudah kamu ambil , pasti itu adalah yang terbaik buat kamu Vio" , ucap Derren sambil memeluk tubuh Vio.


Mendengar perkataan Derren , membuat Vio menangis dengan sekuat-kuatnya dalam pelukan Derren.


Derren hanya diam dan membiarkan saja Vio menangis sepuasnya dalam pelukannya.


Setelah beberapa waktu , akhirnya tangisan Vio mulai reda dan tidak lama Vio sudah mulai tenang.


Derren melepaskan pelukannya dari tubuh Vio dan berdiri mengambilkan air minum untuk diberikan kepada Vio.


"Kamu minum dulu Vio" , ucap Derren sambil memberikan segelas air kepada Vio.


"Terima kasih Derren" , jawab Vio dengan suara serak karena menangis.


Vio pun meminum air yang diberikan oleh Derren dan setelah itu meletakkan gelas di atas meja.


Setelah beberapa waktu , Vio sudah menjadi lebih tenang dari sebelumnya.


Derren pun mengambil kesempatan untuk mengisi hati Vio yang sedang bersedih itu.


"Vio , kamu jangan bersedih lagi , lagian juga pacar kamu gak pernah pulang dan mengabari kamu lagi kan" , ucap Derren.


"Ini sudah tindakan yang benar kamu memutuskan untuk berpisah dengan dia , lagian sekarang kan kamu sudah gak sendirian lagi , ada aku yang akan selalu menemani kamu" , ucap Derren.


"Iya , terima kasih ya Derren , aku mau istirahat sebentar ya" , ucap Vio sambil berdiri dari sofa dan berjalan menuju ke kamarnya.


"Baiklah Vio , nanti aku akan panggil kamu lagi ketika makan malam" , ucap Derren sambil tersenyum.


Vio pun menganggukkan kepalanya sambil berjalan masuk ke dalam kamarnya.


Sampai di dalam kamar... Vio merebahkan tubuhnya di atas kasur dan menutup matanya dengan lengannya.


Vio yang sudah lelah menangis dari tadi , tidak butuh waktu lama , Vio pun langsung tertidur setelah merebahkan tubuhnya di atas kasur.


********


Charlie yang sudah selesai kerja sore itu langsung mematikan laptopnya.


"Ayo Alexa kita pulang lagi , sudah jam 4 lewat ternyata" , ucap Charlie.


"Iya mas" , jawab Alexa.


Charlie pun berjalan mendekati Alexa dan menggandeng tangan Alexa , berjalan bersama keluar dari ruangan Charlie.


"Rita , saya pulang dulu ya bersama istri saya" , ucap Charlie ketika mereka sampai di depan meja resepsionis.

__ADS_1


"Baik pak" , jawab Rita resepsionis disana.


Charlie dan Alexa berjalan bersama sambil bergandengan tangan sampai di luar AH Konveksi.


"Mas , kita bawa mobil masing-masing saja ya sampai ke rumah" , ucap Alexa.


"Gak usah Alexa , kita pulang pakai mobil kamu saja , mobil aku biar tinggal disini saja" , jawab Charlie.


"Tapi...besok pagi kamu mau pergi ke kantor bagaimana mas?" , tanya Alexa.


"Kamu kan bisa mengantarkan aku kesini , apa kamu gak mau mengantarkan suamimu kerja?" , ucap Charlie sambil tersenyum.


"Baiklah mas" , jawab Alexa sambil memberikan kunci mobilnya kepada Charlie.


Charlie dan Alexa masuk ke dalam mobil Alexa.


Charlie menjalankan mobil Alexa menuju ke rumah mereka.


Sampai di halaman rumah , Alexa langsung turun dari mobil dan masuk ke dalam rumah untuk mengambil biolanya.


"Non sudah pulang?" , tanya mbok Siti yang melihat Alexa baru masuk ke dalam rumah.


"Iya mbok , aku mau ambil biola aku , setelah itu aku langsung ke lokasi syuting" , jawab Alexa.


"Baik non" , jawab mbok Siti.


Alexa berjalan ke atas menuju ke kamarnya dan mengambil biolanya.


Setelah itu Alexa langsung berjalan keluar dan masuk ke dalam mobilnya.


Charlie langsung menjalankan mobilnya menuju ke lokasi syuting Alexa.


Selama dalam perjalanan tidak ada obrolan antara Alexa dan Charlie , yang terdengar hanyalah lagu pop yang diputar di audio mobil.


Setelah beberapa waktu , mobil yang di bawa oleh Charlie sudah sampai di pantai lokasi syuting Alexa.


"Mas , kalau kamu mau tungguin aku lama lho , aku masih harus dandan dulu , nanti langit sudah gelap dan bulan sudah bersinar terang baru aku mulai syuting" , ucap Alexa.


"Gak apa Alexa , aku akan menunggu kamu disini" , ucap Charlie sambil tersenyum.


"Baiklah mas , aku turun dulu ya".


"Tunggu Alexa" , ucap Charlie.


Iya mas....


Charlie pun memajukan wajahnya dan mencium kening Alexa.


Selamat bekerja sayang...


"Iya mas" , ucap Alexa dengan tersipu malu.

__ADS_1


Alexa turun dari mobil dan menuju ke mobil Julio sang fashion stylish.


__ADS_2