
"Lulu , bagaimana dengan keadaan Jeremi sekarang?" , tanya papa Surya yang selalu meminta Lulu asisten pribadinya untuk mengawasi anaknya.
"Sekarang Jeremi dan Frescha tinggal dirumah mertuanya tuan. Jeremi juga mulai membantu pekerjaan di warung makan milik mertuanya" , ucap Lulu.
"Apa kamu gak salah lihat? Gak mungkin Jeremi mau melakukan pekerjaan seperti itu" , ucap papa Surya.
"Iya tuan semua itu benar" , jawab Lulu.
"Baiklah , kamu sudah boleh keluar" , ucap Surya.
"Baik tuan" , jawab Lulu sambil berjalan keluar dari ruangan kerja bos nya.
"Berarti nanti papa sudah bisa menyerahkan perusahaan kepada kamu , saat waktunya sudah tiba nak. Semoga saja kamu gak pernah mengecewakan papa lagi di masa depan" , ucap papa Surya dalam hatinya.
*********
Charlie dan Alexa pergi mencari babysitter di yayasan ketenagakerjaan.
"Selamat siang bapak ibu , ada yang bisa saya bantu?" , tanya petugas disana.
"Saya mau babysitter yang sudah terlatih untuk menjaga anak saya. Saya maunya yang gak muda dan juga gak terlalu tua" , ucap Alexa.
"Kita sekarang ada babysitter yang sudah berpengalaman dan usianya di 38 tahun. Bagaimana?" , ucap petugas tersebut.
"Baiklah saya mau" , ucap Alexa.
Alexa mulai menyelesaikan administrasinya terlebih dahulu.
"Baiklah besok pagi orangnya akan datang ke rumah ibu" , ucap petugas tersebut setelah Alexa menyelesaikan administrasinya.
"Baik , terima kasih" , ucap Alexa.
"Iya sama-sama bu" , jawab petugas tersebut.
Alexa dan Charlie berjalan keluar dari sana dan menuju ke mobil.
"Sayang aku mau ke kantor polisi dulu ya , untuk mengurus mobil aku" , ucap Charlie setelah mereka masuk ke dalam mobil.
"Baiklah mas" , jawab Alexa.
Charlie menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju ke kantor polisi.
Selama di perjalanan Alexa terus mengikuti lagu anak-anak yang diputar di audio mobil.
Tidak terasa mobil yang dibawa oleh Charlie telah sampai di depan kantor polisi.
Charlie memarkirkan mobil Alexa yang dibawanya.
"Aku turun dulu ya sayang. Kamu mau ikut aku atau tunggu di mobil?" , tanya Charlie sambil membuka seat belt nya.
"Aku tunggu di mobil aja bersama dengan Bulan , mas. Gak bagus buat anak-anak melihat keadaan yang ada di kantor polisi" , ucap Alexa.
"Baiklah sayang , aku pergi sebentar ya" , ucap Charlie sambil mengecup kening istrinya.
Alexa pun menganggukkan kepalanya.
__ADS_1
Charlie turun dari mobil dan berjalan masuk ke dalam kantor polisi.
Sampai di dalam Charlie bertemu dengan polisi yang waktu itu mengurus kasus kecelakaan tunggal yang di alaminya.
"Selamat siang pak Charlie , apa keadaan anda sudah baik?" , tanya polisi tersebut.
"Siang pak , keadaan saya sudah baik pak , hanya tinggal pemulihan luka yang ada di kening saya saja" , ucap Charlie.
"Syukurlah pak" , jawab polisi tersebut.
"Saya kesini mau mengurus mobil saya untuk di bawa ke bengkel" , ucap Charlie.
"Baiklah , kita bantu untuk prosesnya" , ucap polisi tersebut.
Setelah beberapa waktu akhirnya selesai juga prosesnya.
Kebetulan polisi tersebut memiliki kenalan dengan orang bengkel yang memperbaiki mobil rusak karena kecelakaan.
"Jadi , apakah teman bapak itu bisa membawakan mobil saya dari sini langsung ke bengkelnya" , ucap Charlie.
"Biasanya bisa pak , saya coba hubungi dulu ya" , ucap polisi tersebut.
Charlie pun menganggukkan kepalanya.
Polisi tersebut mengeluarkan ponselnya dan menghubungi temannya yang pemilik bengkel.
Setelah beberapa waktu , akhirnya selesai juga polisi tersebut menelpon.
"Teman saya bisa mengambilnya disini pak. Nanti ketika mobilnya sudah dibawa ke bengkelnya , dia akan menghubungi bapak langsung" , ucap polisi tersebut.
"Iya pak , sama-sama" , ucap polisi tersebut sambil menjabat tangan Charlie.
Charlie berjalan keluar dari kantor polisi menuju ke mobilnya yang di parkir disana.
"Papa...papa..." , ucap Bulan yang melihat papanya sudah keluar dari kantor polisi.
"Iya nak , papa akhirnya sudah selesai dan sekarang kita bisa jalan-jalan lagi" , ucap Alexa.
Charlie masuk ke dalam mobil dan duduk di kursi pengemudi.
"Jadi sudah beres semuanya mas?" , tanya Alexa.
"Sudah sayang , nanti ada orang bengkel yang akan langsung menjemput mobil aku yang sudah rusak parah disini" , ucap Charlie.
"Baguslah mas , jadinya kamu gak repot-repot lagi" , ucap Alexa.
"Iya sayang" , jawab Charlie sambil tersenyum.
"Kita pergi beli roti dulu ya mas" , ucap Alexa.
"Iya sayang" , jawab Charlie sambil membawa mobilnya dengan kecepatan sedang menuju ke toko bakery.
Selama dalam perjalanan Alexa hanya mengobrol santai dengan Charlie.
Tidak terasa mobil yang dibawa oleh Charlie sudah sampai di depan toko bakery.
__ADS_1
Ketika Charlie mau turun dari mobil , terdengar suara ponselnya berbunyi.
Charlie mengambil ponsel yang ada di sakunya dan melihat siapa yang menelponnya.
"Mama menelpon aku sayang" , ucap Charlie.
"Ya diangkat dulu mas" , jawab Alexa.
"Halo ma" , jawab Charlie.
"Halo nak , nanti kamu bilang ke Alexa kalau orang yang akan bekerja di warung sudah datang hari ini" , ucap mama Vivi.
"Oh bagus kalau gitu ma. Nanti gajinya akan aku transfer bulan depan" , ucap Charlie.
"Bukankah Alexa yang akan membayarkan gajinya?" , ucap mama Vivi.
"Sama saja ma , semua pengeluaran bulanan aku juga yang mengaturnya" , ucap Charlie.
"Baiklah nak" , jawab mama Vivi.
"Papa bagaimana keadaannya ma?" , tanya Charlie.
"Papa sudah mulai baikan nak , paling cuma tinggal sedikit lagi. Nanti masih mau dipijit lagi" , ucap mama Vivi.
"Baiklah ma. Papa dan mama jangan terlalu banyak bekerja lagi. Kalian sudah mulai gak kuat untuk mengerjakan semua itu sendiri" , ucap Charlie.
"Kalau papa dan mama gak bekerja , bagaimana kami bisa mendapatkan uang nak? Ditambah sekarang Frescha dan Jeremi juga tinggal dirumah bersama dengan papa dan mama" , ucap mama Vivi.
"Iya ma , boleh mama mencari uang , tapi jangan terlalu di paksakan juga" , ucap Charlie.
"Baiklah nak , mama masih mau melayani pelanggan dulu ya" , ucap mama Vivi.
"Iya ma" , jawab Charlie sambil memutuskan sambungan telponnya.
"Mama kenapa mas?" , tanya Alexa.
"Mama mengabarkan bahwa orang yang bekerja di warung sudah datang sayang hari ini sayang" , ucap Charlie.
"Baguslah mas , jadi kita bisa tenang juga disini" , ucap Alexa.
"Iya sayang. Mama gak tau ya kalau aku kecelakaan" , ucap Charlie.
"Mungkin Frescha gak menceritakannya kepada mama" , ucap Alexa.
"Iya , baguslah kalau Frescha gak mengatakannya , kalau gak mama dan papa pasti sangat mencemaskan aku" , ucap Charlie.
"Iya mas , kalau gitu ayo kita turun lagi" , ucap Alexa.
Charlie dan Alexa turun bersama dari mobil.
Charlie mengambil Bulan dari Alexa , supaya Alexa bisa memilih roti apa yang mau dibelinya.
Alexa mengambil beberapa pudding yang bisa dimakan oleh Bulan dan beberapa roti untuk mereka makan dirumah.
Selesai mengambil roti dan pudding , Alexa berjalan menuju ke kasir dan membayar semuanya.
__ADS_1
Alexa berjalan keluar sambil menenteng plastik dan masuk ke dalam mobil bersama dengan suaminya.