Gadis Biola Dibawah Sinar Rembulan

Gadis Biola Dibawah Sinar Rembulan
Episode 54


__ADS_3

Setelah 2 bulan lebih hidup sebagai suami istri bersama Charlie...


Alexa dan Charlie masih tetap belum melakukan hubungan suami istri.


Terkadang tengah malam Charlie sudah tidak kuat menahan hasratnya , dia pun turun dari kasur dan keluar dari kamar Alexa menuju ke kamar yang ditempatinya sebelumnya , lalu dia membuka celananya dan mulai memainkan miliknya itu sendiri sampai puas.


Setelah itu barulah Charlie keluar dari kamarnya dan masuk kembali ke kamar Alexa , ia pun tidur lagi di samping Alexa.


Meskipun sangat ingin melakukannya , tapi tidak pernah terbesit di pikiran Charlie untuk memaksa Alexa melayaninya , karena Charlie benar-benar akan menunggu sampai Alexa siap untuk melakukannya dengannya.


Setiap hari hidup dan tidur di kamar yang sama dengan Charlie , tidak dipungkiri kalau Alexa selalu tersentuh oleh perhatian dan kasih sayang yang selalu diberikan oleh Charlie kepadanya setiap hari.


Apalagi setiap Alexa mau pergi keluar , Charlie pasti akan selalu menciumi kening Alexa.


Tapi....Alexa yang pernah di khianati oleh Felix , tidak mau terburu-buru hanyut dalam perasaannya , dia ingin lebih meyakinkan dulu apakah perasaannya yang sekarang ini beneran cinta atau bukan.


Charlie yang sekarang memimpin dan menjalankan perusahaan AH Konveksi pun , sudah mulai ada kemajuan , berkat kegigihan Charlie mencari klien baru , sekarang AH Konveksi sudah mulai mendapatkan pesanan dari beberapa perusahaan besar.


Sehingga kerugian perusahaan yang kemaren bisa tertutupi di bulan depan , membuat Charlie semakin semangat untuk mencari klien lebih banyak lagi.


Hari itu Charlie ada janji dengan pemilik restoran seafood yang terbesar di kota B.


Charlie menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju ke restoran seafood 333 , karena pemiliknya Katherine meminta Charlie untuk bertemu dengannya di restoran miliknya saja.


Setelah beberapa waktu , mobil yang di bawa oleh Charlie sudah sampai di depan restoran seafood 333.


Charlie memarkirkan mobilnya di depan restoran , setelah itu Charlie berjalan memasuki restoran seafood 333 tersebut.


"Selamat siang , untuk berapa orang?" , tanya pelayan yang ada disana dengan sopan.


"Saya sudah ada janji dengan ibu Katherine hari ini" , jawab Charlie.


"Baik , ditunggu sebentar ya pak" , ucap pelayan tersebut.


Pelayan tersebut masuk ke dalam menuju ke ruangan bos nya Katherine.


Sampai di depan pintu ruangan Katherine , pelayan tersebut mengetuk pintu yang ada disana.


Tok...tok...tok...


"Masuk" , jawab Katherine.


"Maaf bu , ada seseorang pria yang mencari anda , katanya sudah ada janji dengan anda sebelumnya" , ucap pelayan tersebut.

__ADS_1


"Baiklah , suruh dia masuk ke ruangan saya saja" , jawab Katherine.


"Baik bu" , jawab pelayan tersebut.


Pelayan tersebut berjalan keluar dan menemui Charlie.


"Pak , mari saya antarkan ke ruangan ibu Katherine" , ucap pelayan tersebut sambil mengantarkan Charlie menuju ke ruangan bos nya.


Charlie pun mengikuti langkah pelayan tersebut.


"Disini pak ruangannya , bapak bisa langsung masuk saja" , ucap pelayan tersebut sambil tersenyum.


"Baiklah , terima kasih" , jawab Charlie.


"Iya , sama sama pak" , jawab pelayan tersebut sambil berjalan pergi dari sana.


Charlie pun mengetuk pintu yang ada disana.


Tok...tok...tok...


Terdengar suara dari dalam.....


"Masuk" , jawab Katherine.


"Selamat siang bu , saya Charlie dari perusahaan AH Konveksi" , ucap Charlie sambil memperkenalkan dirinya dan mengulurkan tangannya.


"Selamat siang pak Charlie , silahkan duduk" , ucap Katherine sambil menjabat tangan Charlie.


"Terima kasih bu" , jawab Charlie sambil duduk di kursi yang ada di depan meja Katherine.


"Ternyata ganteng juga cowok yang memimpin perusahaan AH Konveksi dan masih muda" , ucap Katherine dalam hatinya.


Katherine yang masih muda dan belum menikah pastinya dibuat kagum oleh ketampanan yang dimiliki oleh Charlie.


"Baiklah , jadi ibu mau memesan seragam seperti apa kepada kami?" , tanya Charlie membuka pembicaraan disana.


"Saya mau pesan seragam untuk karyawan saya , bagaimana yang bagus menurut kamu?" , tanya Katherine sambil tersenyum.


"Karena ini restoran seafood , menurut saya lebih bagus menggunakan bahan kaos atau katun , jadi karyawan ibu akan lebih nyaman selama bekerja di restoran" , jawab Charlie.


"Baiklah , saya setuju" , ucap Katherine sambil tersenyum.


"Untuk design nya ibu mau yang seperti apa?" , tanya Charlie.

__ADS_1


"Gak usah yang ribet , buat logo restoran saya saja di belakang baju mereka yang besar , supaya pelanggan dan orang-orang yang lewat bisa melihat nama restoran saya dengan jelas" , jawab Katherine.


"Baik bu , nanti akan saya buat sesuai dengan keinginan ibu , untuk warnanya ibu mau warna apa?" , tanya Charlie.


"Karena saya restoran seafood jadinya saya mau warna biru laut" , ucap Katherine sambil tersenyum.


"Untuk model bajunya ibu mau model baju kaos biasa atau model kemeja?" , tanya Charlie.


"Model baju kaos saja , kayaknya lebih nyaman" , ucap Katherine sambil tersenyum.


Charlie masih fokus melihat ke arah laptopnya dan mengetik semua pesanan yang sesuai dengan keinginan Katherine.


"Baik bu , bajunya untuk ukuran apa saja dan berapa banyak?" , tanya Charlie.


"Ukuran fit to L saja semuanya sebanyak 120 lembar" , ucap Katherine.


"Baik bu , nanti untuk pembayarannya ibu bisa DP di nomor rekening ini , setelah ibu DP , kami akan langsung memprosesnya" , ucap Charlie.


"Saya akan membayarnya lunas sekarang juga" , ucap Katherine sambil menekan nomor di layar ponselnya dan tidak lama Katherine pun sudah mendapat laporan yang menyatakan transaksi anda berhasil.


"Sudah saya transfer sampai lunas ya" , ucap Katherine sambil memperlihatkan bukti transfer yang ada di ponselnya kepada Charlie.


"Baik bu terima kasih banyak , setelah ini akan segera kami proses" , jawab Charlie.


"Iya sama sama , apakah sabtu ini kamu mau keluar bersama saya , paling gak hanya untuk makan malam bersama?" , tanya Katherine yang sudah tertarik dengan Charlie dari pertama kali Charlie masuk ke ruangannya.


"Maaf bu , saya sudah menikah dan saya hanya akan bertemu dengan anda untuk urusan bisnis" , ucap Charlie dengan sopan.


"Baiklah , kalau gitu sampai bertemu lagi nanti , saya pasti akan menjadi langganan kamu" , ucap Katherine sambil tersenyum.


"Iya bu terima kasih banyak , kalau gitu saya permisi dulu" , ucap Charlie dengan sopan.


"Baiklah" , jawab Katherine sambil tersenyum simpul.


Setelah itu Charlie pun berdiri dan berjalan keluar dari ruangan Katherine.


"Aku pasti akan bisa memiliki kamu Charlie , ketampanan kamu itu benar-benar membuat aku jatuh cinta , tunggu saja undangan aku selanjutnya" , ucap Katherine dalam hatinya.


Charlie yang sudah keluar dari ruangan Katherine langsung berjalan menuju ke mobilnya , setelah itu Charlie menjalankan mobilnya menuju ke AH Konveksi.


Setelah beberapa waktu mobil yang dibawa oleh Charlie sudah sampai di depan AH Konveksi.


Charlie berjalan masuk ke AH Konveksi dan berjalan menuju ke ruangannya untuk melanjutkan pekerjaannya yang lainnya.

__ADS_1


__ADS_2