
Di kota Y , Frescha sangat bahagia begitu melihat ada kasur baru , lemari dan AC datang ke rumah mereka.
"Wah...akhirnya mama memutuskan juga untuk mengganti isi kamar kita yang sudah jelek itu" , ucap Frescha sambil tersenyum bahagia.
"Itu bukan mama yang beli , tapi Alexa kakak ipar kamu yang menyuruh Charlie untuk mengirimkannya ke rumah" , ucap mama Vivi.
"Aku tau , kakak ipar memang sangat baik dan mau memberikan yang bagus untuk kita" , ucap Frescha sambil tersenyum bahagia.
"Iya tapi kamu gak boleh minta-minta sama kakak ipar , kecuali kalau memang dia yang mau kasih" , ucap mama Vivi.
"Iya...iya ma....sekarang lebih baik kita masukin dulu semua barang-barang ini ke kamar" , ucap Frescha.
Frescha langsung bersemangat dan meminta tolong kepada orang yang memasukkan spring bed dan lemarinya langsung ke dalam kamarnya , karena kamarnya gak terlalu besar , jadinya kasur dan lemari lamanya harus dikeluarkan terlebih dahulu.
Papa Teddy yang baru pulang setelah bermain catur dari rumah temannya , langsung terkejut begitu melihat ada spring bed baru , lemari dan AC di depan rumah mereka.
Papa Teddy berjalan masuk ke dalam dan memanggil istrinya.
"Ma..." , panggil papa Teddy.
"Iya pa" , jawab mama Vivi.
"Itu kasur baru , lemari sama AC punya siapa?" , tanya papa Teddy penuh tanda tanya.
"Itu punya kita pa" , jawab mama Vivi.
"Mama yang membelinya?" , tanya papa Teddy.
"Gak pa , ini Charlie yang beli , disuruh sama Alexa" , ucap mama Vivi.
"Itu ada AC nya 3 ma , berarti biaya bulanan kita jadi bertambah dong" , ucap papa Teddy.
"Untuk listriknya akan dibayarkan oleh Charlie pa setiap bulannya" , ucap mama Vivi.
"Anak ini sudah mau punya anak masih aja boros" , ucap papa Teddy.
"Ya udah pa , ini juga yang suruh beli itu Alexa , jadi ya kita terima aja" , ucap mama Vivi.
"Iya pa , ini kan kakak ipar yang belikan semuanya jadi gak masalah dong , malahan kita jadi bisa tidur dengan nyaman" , ucap Frescha yang sudah sibuk mengeluarkan barang-barangnya.
"Ya sudah" , ucap papa Teddy.
Setelah itu mereka semua mengeluarkan kasur dan lemari lama mereka semua , barulah spring bed dan lemari yang baru di masukkan ke dalam kamar mereka masing-masing.
Mama Vivi , papa Teddy dan Frescha mulai sibuk memindahkan pakaian mereka dari lemari lama ke lemari yang baru , berhubung hari itu hari libur , warung makan mereka juga tutup , jadinya mereka bisa membereskan semua barang-barang mereka pada hari itu.
Setelah tukang AC selesai memasang AC di kamar mereka masing-masing , Frescha langsung menyalakan AC yang ada di dalam kamarnya sambil menikmati kasur barunya.
__ADS_1
********
Sore itu tiba-tiba Alexa sangat pengen makan pisang panggang pakai gula aren.
"Mas , aku pengen banget makan pisang panggang" , ucap Alexa yang berada dalam pelukan suaminya.
"Jam segini tukang pisang panggang belum jualan sayang , nanti diatas jam 5 baru ada" , ucap Charlie.
"Tapi aku pengennya sekarang mas , gimana dong" , ucap Alexa.
"Tunggu setengah jam lagi sayang" , ucap Charlie.
"Mau sekarang mas..." , ucap Alexa yang mulai memaksa suaminya.
"Baiklah sayang , kita cari dulu ya" , ucap Charlie.
"Iya mas" , jawab Alexa sambil tersenyum.
Charlie dan Alexa mengganti baju mereka dan jalan bersama menuju ke bawah.
"Mau kemana non?" , tanya mbok Siti yang sedang duduk di ruang keluarga sambil menonton TV.
"Mau cari pisang panggang pakai gula aren mbok" , jawab Alexa.
"Jam segini belum pada jualan non , sejam lagi baru jualan" , ucap mbok Siti.
"Tapi aku pengennya sekarang mbok" , ucap Alexa.
"Iya tuan muda , semoga ada yang sudah jualan sekarang ya" , ucap mbok Siti.
"Iya mbok , kita jalan dulu ya" , ucap Alexa.
"Iya non" , jawab mbok Siti.
Alexa dan Charlie berjalan bersama masuk ke dalam mobil.
Charlie menjalankan mobilnya menyusuri sepanjang jalan raya mencari tukang jual pisang panggang.
Sudah sejam Charlie menjalankan mobilnya , akhirnya terlihat juga tukang jual pisang panggang yang baru mau jualan.
Charlie memberhentikan mobilnya disana.
"Tukang jual pisang panggang nya baru mau jualan sayang" , ucap Charlie.
"Iya mas , kita tunggu saja ya , aku mau 3 ya pisang panggang nya pakai gula aren" , ucap Alexa.
"Iya sayang" , jawab Charlie sambil mengecup kening istrinya.
__ADS_1
Setelah itu , Charlie turun dari mobil dan memesan pisang panggang.
"Pak , saya mau pesan 3 pisang panggang dengan gula aren dan 1 pisang panggang dengan coklat keju susu ya" , ucap Charlie.
"Baik tuan , tapi tunggu sebentar ya...saya bereskan barang-barang saya dulu" , ucap tukang jual pisang panggang.
"Iya pak" , jawab Charlie.
Charlie dan Alexa menunggu pedagang tersebut menata semua barang-barangnya.
Setelah barang-barangnya tertata disana dan bara api juga sudah menyala di panggangan , tukang jual pisang panggang langsung membuat pesanan Charlie.
Begitu pisang panggang gula aren nya sudah jadi , Alexa langsung memakannya dengan sangat lahapnya.
"Ya ampun sayang , pelan pelan makannya , wajah kamu jadi belepotan sama gula aren" , ucap Charlie yang tersenyum sambil membersihkan gula aren di wajah Alexa.
"Habisnya aku udah pengen banget mas , jadi udah gak sabar banget makannya" , ucap Alexa dengan mulut yang penuh dengan pisang panggang.
"Iya iya istriku sayang , ini kayaknya anak papa sudah laper banget ya , sampai buat mamanya makan seperti ini" , ucap Charlie sambil tersenyum.
"Iya nih mas , kayaknya anak kamu yang pengen banget" , jawab Alexa.
Charlie dan Alexa yang sudah selesai makan pisang panggang , masuk ke dalam mobil dan jalan-jalan sebentar mengelilingi ibu kota , barulah mereka pulang ke rumah.
********
Keesokan harinya Charlie yang sudah sampai di AH Konveksi.
Charlie langsung membuka lowongan pekerjaan untuk menjadi asistennya di AH Konveksi.
Karena Alexa yang nanti akan mulai sibuk dengan konsernya , membuat dia membutuhkan seseorang untuk membantu pekerjaan dia selama dia tidak berada di kantor.
Charlie akan terus menemani Alexa konser kemanapun , karena keadaan Alexa yang sedang mengandung membuat Charlie tidak bisa membiarkan istrinya untuk pergi ke luar kota sendiri.
Setelah membuat persyaratan untuk melamar kerja menjadi asistennya dan memasukkannya ke dalam situs pencarian kerja , Charlie mulai melanjutkan pekerjaannya kembali.
Sejak beberapa bulan ini perusahaan AH Konveksi sudah lebih baik , karena Charlie sudah bisa mendapatkan banyak klien baru dan klien lama juga masih tetap memesan baju kepada mereka.
Perusahaan AH Konveksi yang awalnya hampir rugi banyak , sekarang menjadi lebih banyak mendapatkan orderan dan penghasilan AH Konveksi juga sudah lebih bagus.
Para pegawai pun jadi lebih sering untuk lembur malam hari mengerjakan pesanan dari klien.
Tapi Charlie selalu memperhatikan karyawannya , setiap lembur Charlie akan memberikan makan malam dan uang lembur yang pantas untuk mereka , sama seperti yang dilakukan oleh pak Haris dan ibu Jolie dulu.
Makanya semua karyawan AH Konveksi selalu betah untuk bekerja disana , belum ada karyawan yang mengundurkan diri meskipun pak Haris dan ibu Jolie telah tiada , hanya Reni satu-satunya karyawan yang diberhentikan dari sana karena mencoba untuk menjebak Charlie.
Siang itu Charlie mulai sibuk untuk bertemu dengan klien lagi , sekarang Charlie sudah tidak mau untuk bertemu dengan klien di luar.
__ADS_1
Setiap klien baru maupun klien lama yang telah dikenalnya mau membahas masalah design seragam dan orderan , Charlie selalu meminta mereka untuk langsung datang ke AH Konveksi.
Charlie tidak mau kejadian yang terjadi kepadanya di Star Hotel terulang kembali.