
Alexa dan Charlie yang sudah memasuki area mall.
"Mau makan apa Alexa?" , tanya Charlie.
"Makanan jepang aja ya kak" , jawab Alexa.
Sampai di restoran jepang...
"Saya mau di private room , apakah ada yang kosong?" , ucap Alexa kepada petugas restoran yang berjaga di depan.
"Ada mba , mari saya antarkan" , ucap petugas restoran tersebut.
Petugas restoran mengantarkan Alexa dan Charlie memasuki private room yang ada di restoran itu.
Alexa dan Charlie melihat menu yang ada disana setelah mereka duduk di private room.
Setelah tau mau makan apa , mereka pun memesan makanan mereka dan petugas tersebut mencatat semua pesanan mereka.
"Ditunggu sebentar ya buat makanannya" , ucap petugas restoran sebelum meninggalkan ruangan itu.
Alexa dan Charlie hanya menganggukkan kepalanya.
"Kak...ini kartu yang dulu dikasih papa dan mama kepada aku , sampai sekarang aku belum pernah menggunakannya karena satu kartu saja sudah cukup untuk aku , sekarang kakak gunakan kartu ini untuk biaya pernikahan kita dan kebutuhan dirumah ya" , ucap Alexa setelah petugas restoran keluar dari sana.
"Tapi aku masih sanggup membayar semuanya Alexa" , ucap Charlie.
"Gak apa apa kak , kakak pegang aja , kakak kan masih menanggung keluarga kakak , jangan sampai biaya pernikahan kita membuat tabungan kakak habis" , ucap Alexa.
"Bukannya gitu Alexa , aku mencintai kamu , uang yang aku pakai sekarang juga uang yang aku tabung untuk pernikahan aku dengan orang yang aku cintai" , ucap Charlie.
"Tapi kan aku belum bisa mencintai kakak , apa kakak gak akan merasa rugi kalau uang kakak habis untuk pernikahan yang nantinya belum tau seperti apa" , ucap Alexa.
"Aku yakin kalau aku sabar , kamu pasti akan bisa menerima aku Alexa dan aku juga dari dulu cuma maunya menikah dengan kamu bukan dengan wanita lain" , ucap Charlie.
"Tapi kak...."
Omongan Alexa terputus karena petugas datang mengantarkan pesanan makanan mereka.
"Permisi" , kata petugas restoran sambil meletakkan makanan pesanan mereka di atas meja.
"Pesanannya sudah lengkap semua ya pak...bu...kalau gitu saya permisi dulu" , ucap petugas restoran dengan sopan.
"Iya terima kasih" , jawab Alexa dan Charlie bersamaan.
"Kamu simpan aja kartu kamu Alexa , nanti kalau kakak butuh , pasti kakak akan kasih tau kamu" , ucap Charlie ketika petugas restoran sudah keluar dari ruangan mereka.
__ADS_1
"Baiklah kak" , ucap Alexa.
Setelah itu mereka makan sambil mengobrol ringan sampai makanan mereka habis.
Setelah selesai makan , Charlie membayar makanan mereka dan mereka berjalan keluar dari restoran menuju ke area mall mencari sepatu untuk acara pernikahan mereka.
Vio dan Felix yang juga berada di mall , karena Felix mau membeli kaset game terbaru , melihat Alexa dan Charlie yang sedang memilih sepatu pesta disalah satu toko yang ada di mall.
"Tuh kamu lihat , pasti Alexa dan cowok itu ada hubungan spesial , kalau cuma wali saja gak mungkin kan mereka selalu berdua kemana-mana , sekarang aja Alexa sudah dijemput sama cowok itu di kampus , dulu kan dia selalu membawa mobilnya" , ucap Felix.
"Apa kamu masih menyukai Alexa?" , tanya Vio yang selalu cemburu kalau Felix menyebut nama Alexa.
"Iya , aku masih menyukai uangnya" , ucap Felix.
"Kenapa kamu selalu mengatakan uang uang terus , kalau kamu mau banyak uang kenapa gak kamu jual saja diri kamu , kamu kan suka bermain panas setiap malam" , ucap Vio yang mulai kesal dengan Felix.
"Kenapa kali ini kamu pintar Vio , aku hanya suka s** , kamu benar...lebih baik aku menjual diriku , selain bisa memuaskan hasrat ku , aku juga bisa mendapatkan uang yang banyak" , ucap Felix.
Vio langsung membulatkan matanya karena terkejut mendengar ucapan Felix.
Vio menggelengkan kepalanya tidak percaya , tapi Felix juga bisa melakukan apa saja demi mendapatkan apa yang dia inginkan.
"Apa kamu yakin mau menjual diri kamu Felix?" , tanya Vio.
"Kayaknya bisa aku pertimbangkan Vio" , ucap Felix dengan santai.
"Kamu jangan tegang gitu , lagian juga kan aku belum sekarang juga seperti itu , aku tau la...kalau aku harus menunggu sampai kita lulus kuliah" , jawab Felix.
Vio hanya menganggukkan kepalanya.
Setelah itu , Felix dan Vio langsung menuju ke toko yang menjual kaset permainan game dan memilih beberapa game terbaru yang dia inginkan , setelah membayar kaset yang dipilihnya itu , Felix dan Vio keluar dari mall , menuju ke parkiran motor dan pulang ke kostan Felix.
********
Alexa dan Charlie sudah mendapatkan sepatu yang mereka sukai dan cocok untuk digunakan pada saat acara pernikahan mereka nanti.
Alexa dan Charlie yang sudah mendapatkan sepatu yang mereka inginkan , membawa 4 pasang sepatu itu ke meja kasir dan Charlie membayar semuanya.
Setelah selesai membayar sepatu , Alexa dan Charlie keluar dari toko sepatu dan berjalan di area mall.
"Mau kemana lagi Alexa?" , tanya Charlie.
"Kita pulang aja ya kak , kayaknya juga sudah mulai malam" , jawab Alexa.
"Iya kamu benar Alexa" , ucap Charlie sambil tersenyum.
__ADS_1
Alexa dan Charlie berjalan keluar dari area mall menuju ke parkiran.
Sampai di parkiran Charlie meletakkan barang belanjaan mereka di kursi belakang dan setelah itu mereka masuk ke dalam mobil.
Charlie menjalankan mobilnya keluar dari area mall dan menuju ke rumah Alexa.
********
Reni yang sudah pulang ke kostan nya , langsung ditanya oleh Kinan teman satu kost nya yang bekerja di klub malam.
"Reni , kenapa mata kamu sembab begitu?" , tanya Kinan.
"Cowok yang aku sukai akan menikah sebentar lagi Kinan dan aku gak rela dia menikah dengan cewek lain" , ucap Reni.
"Oh...kalau seperti itu mah gampang Reni , aku punya obat yang bisa membuat cowok suka dengan kamu dan pastinya nanti dia gak akan melepaskan kamu" , ucap Kinan.
"Apa itu Kinan?" , tanya Reni.
"Ini" , kata Kinan sambil memberikan obat berbentuk serbuk itu kepada Reni.
"Bagaimana cara menggunakannya?" , tanya Reni.
"Kamu masukin saja setengah bungkus bubuk ini ke dalam minumannya , setelah dia minum pasti dia akan sangat menginginkan kamu dan pastikan kamu menggunakan pakaian dalam yang seksi , supaya dia semakin tergila-gila kepada kamu" , ucap Kinan sambil tersenyum.
"Baiklah" , ucap Reni yang sudah mengerti.
"Ok , aku pergi kerja dulu ya , nanti om om yang nungguin aku malah marah-marah kalau aku gak ada disana" , ucap Kinan dengan baju ketat dan mini keluar dari kostan.
"Iya Kinan terima kasih ya" , ucap Reni.
"Iya sama sama cintaku" , ucap Kinan sambil berjalan keluar dari kostan.
Reni memasuki kamarnya dan melihat obat yang diberikan oleh Kinan.
"Besok aku harus bisa menggunakan obat ini , tapi bagaimana caranya ya" , ucap Reni dalam hatinya.
Reni terus berpikir sampai akhirnya dia menemukan caranya.
Setelah dia menemukan caranya , dia mengambil baju tidurnya dan masuk ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
"Malam ini aku harus luluran , biar besok badan aku wangi dan halus" , ucap Reni sambil mengambil kotak lulur yang ada di kamar mandinya dan menggunakannya.
Setelah satu jam Reni di kamar mandi , akhirnya dia selesai juga membersihkan dirinya.
Reni berjalan menuju ke lemari bajunya.
__ADS_1
"Aku tidak pernah membeli dalaman yang seksi , tapi bra dan dalaman ini yang cukup bagus dan aku beli waktu harga diskon kemaren , aku pakai ini aja besok" , ucap Reni dalam hatinya.
Setelah itu Reni naik ke atas kasur busa nya dan tidur disana sambil berkhayal siapa tau Charlie masuk ke dalam mimpinya malam ini.