
Charlie yang sudah pulang ke rumahnya , langsung berjalan menuju ke kamarnya.
Charlie meletakkan tas kerjanya di atas kursi dan berjalan mendekati tubuh istrinya yang sedang menidurkan Bulan sambil berdiri di dekat jendela balkon kamar mereka.
"Sayang" , ucap Charlie sambil memeluk pinggang istrinya dari belakang dan mencium leher Alexa.
"Iya mas , kamu baru pulang" , ucap Alexa.
"Iya sayang" , jawab Charlie.
"Kamu gak mandi dulu mas?" , tanya Alexa.
"Iya , sebentar lagi ya , aku masih kangen kamu sayang" , ucap Charlie yang sudah meletakkan dagunya di bahu Alexa.
Alexa pun tertawa mendengarkan perkataan suaminya.
"Setiap hari juga kita selalu ketemu mas , setiap malam juga selalu tidur berdua" , ucap Alexa.
"Iya sayang , tadi mama telpon aku 6 bulan lagi Frescha akan menikah" , ucap Charlie.
"Kok cepat banget mas? Bukankah dia belum punya pacar ya" , ucap Alexa.
"Ternyata dia bohong selama ini sayang , jadi dia sudah punya pacar dan sudah tidur dengan pacarnya" , ucap Charlie.
"APA!!!" , ucap Alexa sambil memutar tubuhnya.
"Hati-hati sayang , masih ada Bulan di tangan kamu" , ucap Charlie yang langsung menyentuh tubuh mungil anaknya.
"Iya mas , maaf...aku kaget mendengarnya" , ucap Alexa.
"Aku juga kaget dengarnya sayang , tapi mau bagaimana lagi" , ucap Charlie.
"Berarti sekarang Frescha hamil mas?" , tanya Alexa.
"Gak sayang , cuma karena papa curiga , papa ngikutin mereka dan papa melihat mereka check in di hotel" , ucap Charlie.
"Aku gak menyangka Frescha ternyata seperti itu mas , dulu aja liat Felix dan Vio yang selalu nempel aja udah jijik banget dan pastinya mereka juga sudah melakukannya" , ucap Alexa.
"Iya sayang , aku juga gak menyangka kalau adik aku seperti itu , tapi untungnya pacarnya mau menikahi Frescha" , ucap Charlie.
"Kita aja berapa bulan setelah menikah ya mas baru melakukannya?" , ucap Alexa sambil mengenang masa-masa itu.
"Iya sayang , sampai aku harus main sendiri selama beberapa bulan" , ucap Charlie.
"Padahal aku gak menggoda kamu lho. Bagaimana kamu bisa on gitu mas?" , tanya Alexa yang sangat penasaran.
"Gak tau sayang , pokoknya setiap malam aku tidur di sebelah kamu , aku selalu ingin menyentuh kamu dan tiba-tiba jadi on" , ucap Charlie.
Alexa langsung tertawa begitu mendengar perkataan suaminya.
__ADS_1
"Ya sudah mas , sekarang kan sudah gak perlu lagi , malah hasilnya juga sudah ada" , ucap Alexa sambil terkekeh.
"Siapa bilang meskipun sudah ada Bulan aku gak main sendiri , kemaren aku masih main sendiri" , ucap Charlie.
"Ya sudah mas , kamu mandi dulu deh , setelah ini kita makan , aku sudah lapar" , ucap Alexa sambil tersenyum.
"Iya sayang" , ucap Charlie sambil berjalan dan masuk ke dalam kamar mandi.
Alexa meletakkan Bulan yang sudah tidur ke dalam box bayinya.
Tidak lama Alexa meletakkan Bulan , terdengar suara ponselnya berbunyi.
Alexa berjalan menuju ke meja riasnya dan melihat siapa yang menelponnya.
Terlihat nama Frescha yang ada di layar ponselnya , Alexa pun langsung mengangkatnya.
"Halo"
"Halo kak" , jawab Frescha.
"Iya Frescha , ada apa?" , tanya Alexa.
"Kak Charlie sedang bersama dengan kakak gak?" , tanya Frescha.
"Mas Charlie sedang mandi Frescha , kamu mencari mas Charlie?" , tanya Alexa.
"Gak kak , aku mencari kakak , malah aku gak mau kalau kak Charlie tau aku telpon kakak" , ucap Frescha.
"Aku kan mau menikah kak , boleh gak kalau uang bulanan aku ditambah lagi buat perawatan menjelang pernikahan?" , ucap Frescha.
"Kakak rasa 3 juta sebulan itu cukup lho Frescha buat perawatan , kamu kan juga dapat uang jajan dari mas Charlie" , ucap Alexa.
"Tapi setiap bulan uang yang dikirim kakak dan kak Charlie selalu habis kak" , ucap Frescha.
"Kamu kan mau menikah ya , disini kakak aja 10 juta itu sudah uang kebutuhan kami dan Bulan selama sebulan lho , kamu jangan terlalu boros , harus bisa berhemat mulai sekarang" , ucap Alexa.
"Kakak gitu sih gak mau lihat aku senang" , ucap Frescha.
"Bukan begitu Frescha , tapi kakak yakin uang jajan kamu kalau digabungkan dengan yang mas Charlie kirim , pasti lebih dari 5 juta kan , itu lebih dari cukup kalau untuk anak kuliah Frescha" , ucap Alexa.
Charlie yang baru keluar dari kamar mandi mendengarkan istrinya mengobrol disana , langsung berjalan mendekati Alexa.
Alexa langsung memberikan tanda supaya Charlie tetap diam dan tidak bersuara.
Charlie pun langsung diam dan hanya berdiri di sebelah istrinya.
Alexa langsung menyalakan speaker ponselnya.
"Tapi beneran gak cukup kak sama aku uang yang dikirimkan kakak dan kak Charlie , aku mohon kak , tambah lagi ya 1 juta aja" , ucap Frescha.
__ADS_1
Begitu Charlie mau ngomong langsung di hentikan oleh Alexa.
Alexa menggelengkan kepalanya memberikan tanda "JANGAN NGOMONG".
"Bukan begitu Frescha , kakak sekarang sudah ada Bulan , jadi kakak dan mas Charlie juga harus menabung untuk biaya sekolah anak kami nanti , belum lagi nanti kakak dan mas Charlie mau menambah anak lagi" , ucap Alexa.
"Tapi kan kakak sangat kaya , masa gak bisa tambahin uang jajan aku" , ucap Frescha.
"Iya , maaf ya Frescha kakak sudah gak bisa , soalnya kakak mau renovasi kamar untuk Bulan , jadi kakak juga membutuhkan uang sekarang" , ucap Alexa.
"Kakak jahat , ya udah nanti aku minta sama Jeremi saja untuk membayarkan biaya perawatan tubuh aku sebelum menikah" , ucap Frescha.
"Iya Frescha , mungkin itu lebih baik , lagian kan kamu juga melakukan perawatan demi dia , kakak saja ketika menikah dengan mas Charlie gak melakukan perawatan tubuh" , ucap Alexa.
"Ya sudah kak" , ucap Frescha sambil memutuskan sambungan telponnya.
"Dasar adek kurang ajar" , ucap Charlie yang sudah geram dengan tingkah laku adiknya.
"Sabar mas" , ucap Alexa.
"Jadi kamu dari dulu mengirimkan uang bulanan untuk Frescha sayang?" , tanya Charlie.
"Iya mas , dulu dia minta sama aku , katanya gak cukup uang jajan dari kamu , jadi aku kasih 3 juta" , ucap Alexa.
"Benar-benar ya dia , padahal aku kasih dia 5 juta lho sayang , kalau dibilang dulu aku dapat 5 juta itu kerja dari pagi sampai malam , dia hanya kuliah menghabiskan 8 juta dalam satu bulan , itu pasti dia belanja barang-barang yang gak perlu" , ucap Charlie.
"Sabar mas , kita juga gak bisa marahin dia , semakin dimarahin dia semakin marah sama kita , tapi aku juga gak mau mengikuti semua keinginan dia" , ucap Alexa.
"Iya sayang , jangan ya , aku kasih dia 5 juta supaya dia bisa fokus belajar dan gak perlu memikirkan uang untuk transportasi dan makan selama di kampus" , ucap Charlie.
"Iya mas , aku tau maksud kamu itu baik , tapi kalau ternyata adek kamu seperti itu , kita juga gak bisa berbuat apa-apa" , ucap Alexa.
"Dia kan mau menikah sayang , nanti setelah dia menikah kita hentikan semua ya uang bulanan dia , biar dia menjadi tanggung jawab suaminya dan juga supaya dia bisa belajar mengatur keuangannya nanti setelah menikah" , ucap Charlie.
"Iya mas" , jawab Alexa.
"Ya sudah , ayo kita makan dulu" , ucap Charlie.
"Iya mas" , jawab Alexa.
Charlie dan Alexa berjalan bersama turun ke bawah.
"Mbok , sudah makan belum?" , tanya Alexa yang melihat mbok Siti sudah duduk di ruang keluarga sambil menonton televisi.
"Sudah non , non Alexa dan tuan muda mau makan lagi ya" , ucap mbok Siti.
"Iya mbok , tolong lihatin Bulan di kamar ya , tadi ketika aku turun , Bulan masih tidur di dalam box nya" , ucap Alexa.
"Baik non" , jawab mbok Siti sambil mematikan televisi dan berjalan naik ke atas.
__ADS_1
Alexa dan Charlie berjalan menuju ke meja makan dan makan makanan yang sudah dihidangkan oleh mbok Siti disana.