Gadis Biola Dibawah Sinar Rembulan

Gadis Biola Dibawah Sinar Rembulan
Episode 64


__ADS_3

Celine yang sudah sampai di apartemennya , melangkahkan kakinya masuk ke dalam apartemen.


Terlihat Felix yang duduk disana dengan wajah yang kacau dan sudah mabuk sambil memegang botol minuman beralkohol di tangannya.


Felix yang mabuk pun masih mengeluarkan nama Vio dari mulutnya.


"Apa bagusnya cewek itu , sampai mabuk pun kamu masih menyebutkan namanya" , ucap Celine yang dibakar rasa cemburu.


Celine berjalan masuk mendekati tubuh Felix.


"Vio , kamu datang sayang" , ucap Felix yang sudah mabuk sambil menyentuh wajah Celine.


"Vio...vio...vio...aku bukan Vio , aku Celine...wanita yang bisa memberikan kamu kebahagiaan dan segalanya" , ucap Celine dengan marah.


Felix yang mabuk pun tidak menghiraukan Celine yang marah-marah.


Felix yang masih melihat Celine itu sebagai Vio pacarnya , Felix langsung ******* bibir Celine dengan kasar , seperti yang dulu dilakukannya dengan Vio.


Celine tidak menolak dicium oleh Felix dengan kasar , karena Celine memang sangat menyukainya.


"Biarkan saja sekarang dia mengira aku pacarnya yang jelek itu , yang penting ketika dia bangun , dia berada diatas tubuh aku , bukan cewek itu" , ucap Celine dalam hatinya.


Felix membawa tubuh Celine ke atas sofa dan membuka baju Celine dengan kasar , sampai semua baju Celine sudah mendarat di lantai , yang tinggal hanyalah tubuh polos Celine yang putih mulus itu.


"Tubuh kamu tambah cantik saja Vio" , ucap Felix sambil menciumi seluruh tubuh polos Celine dan memainkan jari-jarinya dibawah sana.


"Ya pastilah tubuh aku lebih cantik dari pada tubuh cewek kecil itu" , umpat Celine dalam hatinya.


Meskipun Felix masih menyebutkan nama pacarnya Vio , tapi Celine terus menikmati setiap ciuman dan sentuhan yang dilakukan oleh Felix di tubuh polosnya , sampai Felix menyatukan miliknya ke tubuh Celine.


Setelah mencapai kepuasan , Felix yang sudah mabuk itu pun langsung terkulai di atas tubuh Celine.


Celine memeluk tubuh polos Felix dan membiarkan Felix tidur diatas tubuh polosnya.


"Setelah ini kamu hanya boleh menyebutkan nama aku selama kita melakukannya , nanti kalau kamu masih menyebutkan nama cewek kecil itu lagi , aku tidak akan memaafkan kamu" , ucap Celine sambil menciumi bahu polos Felix yang penuh dengan keringat dan bau alkohol itu.

__ADS_1


********


Charlie yang ada meeting dengan Katherine di restoran Star Hotel siang itu...


Awalnya meeting berjalan dengan lancar seperti biasanya.


Katherine memesan baju dan apron untuk dijadikan sebagai seragam di restoran seafood nya.


Charlie membuat design dan menyesuaikan semua design yang diinginkan oleh Katherine.


Setelah semuanya sesuai Charlie mencatat semua pesanan Katherine dan membuatkan faktur pembayaran.


Charlie memberikan faktur itu kepada Katherine.


"Baiklah , akan aku transfer , kamu tunggu sebentar ya" , ucap Katherine sambil tersenyum.


Charlie menganggukkan kepalanya dan menunggu Katherine melakukan transfer dengan mobile banking nya , sambil menunggu Charlie meminum minuman pesanannya , yang sudah dihidangkan pelayan di atas mejanya.


Katherine memperhatikan Charlie meminum minumannya sambil tersenyum simpul.


Katherine meminta pelayan di Star Hotel untuk membantunya membawa Charlie ke dalam kamar yang sudah di pesannya sebelum mereka bertemu.


Sampai di dalam kamar yang sudah dipesan oleh Katherine , petugas dan Katherine meletakkan tubuh Charlie di atas kasur.


Katherine memberikan tips yang besar kepada petugas tersebut , sebelum petugas itu keluar dari kamarnya.


Setelah petugas hotel keluar dari kamar mereka , Katherine mengunci pintu kamar dan berjalan mendekati tubuh Charlie , Katherine memandangi wajah tampan Charlie sambil tersenyum.


"Kamu tenang saja sayang , aku tidak akan mencelakai kamu , aku hanya ingin kamu berpisah dengan istri kamu dan menikah dengan aku , obat tidur itu juga hanya akan membuat kamu tidur nyenyak untuk hari ini saja" , ucap Katherine sambil mencium seluruh wajah Charlie.


Katherine pun ******* bibir Charlie , meskipun tidak ada balasan dari Charlie , karena Charlie yang tidak sadarkan diri karena pengaruh obat tidur yang diberikan di dalam minuman , Katherine terus menikmati bibir Charlie yang sangat disukainya.


Puas sudah menciumi bibir Charlie , Katherine membuka kancing kemeja dan celana Charlie , sampai terakhir yang tertinggal hanyalah dalaman Charlie saja yang menutupi di bawah sana.


"Bukan hanya wajah kamu yang tampan , tubuh kamu juga sangat bagus sayang , apalagi disini" , ucap Katherine sambil menyentuh milik Charlie yang masih terbungkus rapi di dalam sana.

__ADS_1


Katherine yang sudah mulai dipenuhi oleh nafsunya , membuka semua pakaiannya dan naik ke atas tubuh Charlie dengan tubuh polosnya.


Katherine mengambil ponsel Charlie yang ada di dalam celana Charlie.


"Ternyata kamu tidak membuat password disini , benar-benar sangat memudahkan aku untuk merusak pernikahan kamu" , ucap Katherine sambil tersenyum sambil melihat layar ponsel Charlie.


Katherine menciumi wajah Charlie yang sedang tidur dan mengambil foto mereka tidur berdua dengan tubuh polos , menggunakan ponsel Charlie.


Tidak cukup sampai di sana saja , Katherine juga mengambil foto yang lebih berani lagi , Katherine mengambil fotonya yang memeluk dada polos Charlie dengan tubuh polosnya , sampai memperlihatkan sebelah dadanya yang terbuka dengan sangat jelas itu.


Setelah puas mengambil beberapa foto vulgar mereka , Katherine mencari nama istri Charlie di dalam ponsel Charlie.


Kebetulan Charlie menyimpan nama Alexa dengan tulisan istriku di dalam ponselnya , menjadikan Katherine lebih mudah untuk melancarkan aksinya.


Katherine mengirimkan semua foto vulgar yang diambilnya sendiri ke nomor Alexa lewat ponsel Charlie.


Alexa yang sedang berlatih biola di dalam kamarnya sore itu , langsung melihat ponselnya begitu melihat ada notifikasi masuk dari suaminya.


Bagaikan di sambar petir di siang hari bolong saat itu , melihat semua foto-foto suaminya dengan cewek yang telanjang di dalam kamar hotel , membuat tubuh Alexa langsung bergetar dengan sangat hebat dan bola mata Alexa sudah digenangi oleh air mata.


"Aku sudah mencintai kamu mas , aku juga sudah mau menjadi milik kamu seutuhnya , kenapa sekarang kamu tidur dengan wanita lain , bukankah kamu bilang akan sabar menunggu sampai aku siap" , ucap Alexa dengan wajah yang sudah di penuhi oleh air mata.


Alexa yang sudah mulai tenang , langsung menelpon pak Beni pengacaranya.


Tidak lama terdengar suara dari sana.


"Halo Alexa".


"Halo pak , apakah bapak bisa membantu saya untuk menguruskan perceraian saya dengan Charlie?" , tanya Alexa.


"Kenapa kalian mau bercerai , pernikahan kalian juga belum sampai setengah tahun" , ucap pak Beni.


"Charlie selingkuh pak , saya mendapatkan kiriman foto dia bersama dengan wanita dengan tubuh polos" , ucap Alexa.


"Kalau itu sudah menjadi keputusan kamu , baiklah Alexa , nanti saya akan meminta anak buah saya untuk membawakan semua surat-suratnya ke rumah kamu" , ucap pak Beni.

__ADS_1


"Iya pak , terima kasih ya pak" , jawab Alexa sambil memutuskan sambungan telponnya.


__ADS_2