
Charlie dan Alexa yang sudah sampai dirumah melihat mbok Siti sedang nonton di ruang keluarga.
"Mbok , tolong siapin makanan ya" , ucap Alexa yang baru masuk ke dalam rumah bersama dengan Charlie.
"Baik non" , jawab mbok Siti yang langsung berjalan masuk menuju ke dapur dan memanaskan makanan , setelah itu menghidangkannya ke atas meja makan.
Alexa dan Charlie sudah duduk di kursi meja makan.
Tiba-tiba Alexa menjadi mual mencium bau sop daging yang dihidangkan oleh mbok Siti malam itu.
Rasanya isi perutnya mau keluar , Alexa langsung berlari menuju ke kamar mandi yang ada di lantai bawah rumahnya.
Charlie yang khawatir langsung mengikuti istrinya ke kamar mandi.
Alexa memuntahkan semua isi perutnya disana , karena dia belum makan apa apa , jadi hanya cairan saja yang keluar.
Charlie membantu memijit tengkuk Alexa dengan tangannya.
"Apa mau ke dokter sayang?" , tanya Charlie yang sudah mulai khawatir melihat istrinya.
"Mungkin aku hanya butuh istirahat aja kayaknya mas" , jawab Alexa yang sudah mulai kelelahan karena muntah.
Setelah mengeluarkan semua isi perutnya , Alexa berjalan keluar dari kamar mandi sambil dituntun oleh suaminya.
"Minum teh manis hangat dulu non" , ucap mbok Siti yang berjalan sambil membawakan segelas teh hangat untuk Alexa.
"Terima kasih ya mbok" , ucap Alexa sambil meminum teh manis hangat.
Setelah rasa mual Alexa hilang , Alexa dan Charlie kembali lagi ke meja makan.
Sampai di meja makan , Alexa yang mencium bau sop daging , mulai merasakan mual lagi.
"Apa nona muda sedang hamil?" , tanya mbok Siti.
"Gak tau mbok" , jawab Alexa.
"Jangan-jangan benar sayang kamu sedang hamil , sebulan ini kan kita terus melakukannya tanpa ada halangan" , ucap Charlie yang teringat kalau dia selalu bisa menikmati tubuh istrinya setiap malam sebulan penuh ini.
"Iya juga ya mas , tapi sekarang aku mual banget mas dan agak pusing" , ucap Alexa.
"Kayaknya non Alexa gak bisa mencium bau sop daging ini" , ucap mbok Siti.
"Aku ke kamar aja ya mas" , ucap Alexa.
"Kamu belum makan apa-apa sayang dari tadi sore , makan dulu ya sedikit aja" , ucap Charlie.
"Tapi aku gak tahan disini mas , buat aku mual" , jawab Alexa.
"Non Alexa istirahat di kamar aja tuan muda , nanti mbok bawain kue bolu saja buat non Alexa makan" , ucap mbok Siti.
"Baik mbok" , jawab Charlie.
Charlie menemani Alexa berjalan menuju ke kamar mereka.
Tidak lama mbok Siti datang dengan membawakan kue bolu dan teh manis hangat.
"Mas kamu kan belum makan juga dari tadi , kamu makan dulu ya , aku sudah gak apa-apa disini" , ucap Alexa.
"Iya tuan muda , biar nona muda... mbok yang jagain disini" , ucap mbok Siti.
__ADS_1
"Baiklah" , jawab Charlie.
Charlie berjalan keluar dari kamar dan menuju ke meja makan.
Alexa makan kue bolu yang diberikan oleh mbok Siti.
"Kalau makan ini gak mual kan non" , ucap mbok Siti.
"Iya mbok , sudah gak mual" , jawab Alexa.
"Berarti benar si non sedang hamil , dulu saudara mbok juga gitu non ketika hamil gak kuat dengan bau daging dan rempah-rempah yang tajam" , ucap mbok Siti.
"Terus makannya gimana mbok?" , tanya Alexa.
"Ya makannya makanan yang gak terlalu kuat baunya , kayak sayur buah gitu non , nanti mbok juga akan sediakan banyak kue atau pudding , jadi kalau non gak bisa makan bisa makan kue atau pudding aja untuk sementara" , jawab mbok Siti.
"Iya mbok" , jawab Alexa.
Tidak lama Charlie yang sudah selesai makan langsung melangkahkan kakinya menuju ke kamar.
"Bagaimana sekarang sayang?" , tanya Charlie yang masih khawatir.
"Aku sudah gak apa apa mas" , jawab Alexa sambil tersenyum.
"Kalau gitu mbok turun ke bawah lagi ya non...", ucap mbok Siti sambil berjalan keluar dari kamar Alexa dan Charlie.
"Iya mbok" , jawab Alexa.
"Besok kita ke dokter ya sayang , siapa tau kamu beneran hamil" , ucap Charlie.
"Iya mas" , jawab Alexa.
Malam itu Alexa dan Charlie tidur bersama sambil berpelukan.
Alexa langsung turun dari kasur dan berlari ke kamar mandi dan mengeluarkan semua isi perutnya disana.
Charlie yang terbangun , melihat istrinya tidak ada disana , langsung berjalan menuju ke kamar mandi.
"Muntah lagi sayang?" , tanya Charlie.
"Iya mas" , jawab Alexa yang sudah terduduk lemas di lantai kamar mandi.
Charlie langsung mengangkat tubuh istri tersayangnya dan membawanya ke atas kasur.
"Minum air dulu sayang" , ucap Charlie sambil memberikan segelas air kepada istrinya.
Alexa meminum air yang diberikan oleh suaminya.
Charlie berjalan mengambil minyak kayu putih yang ada di meja rias dan menggosokkan minyak kayu putih ke punggung istrinya.
"Sekarang bagaimana sayang?" , tanya Charlie.
"Sudah mendingan mas".
"Kita siap-siap dulu ya , terus sarapan baru pergi ke rumah sakit ya sayang" , ucap Charlie dengan lembut.
"Iya mas" , jawab Alexa sambil menganggukkan kepalanya.
Alexa dan Charlie siap-siap pagi itu.
__ADS_1
Setelah mereka berdua menggunakan baju yang rapi , Alexa dan Charlie berjalan bersama turun ke bawah menuju ke meja makan.
Mbok Siti yang sudah tau bahwa Alexa pasti hamil , menyediakan roti dan susu untuk sarapan pagi itu.
Alexa dan Charlie memakan sarapannya , tidak lama setelah makan , Alexa merasa mual lagi.
Alexa langsung berlari ke kamar mandi dan memuntahkan semua makanan yang baru saja dimakan olehnya.
Charlie yang mengikuti istrinya ke kamar mandi langsung memijit tengkuk Alexa.
Tidak lama Alexa sudah tidak mual lagi.
Charlie dan Alexa langsung pergi ke rumah sakit.
Sampai di rumah sakit , Charlie mengurus pendaftaran untuk istrinya.
Tidak lama perawat datang memanggil Alexa untuk melakukan serangkaian test.
Alexa mengikuti perawat tersebut.
Setelah beberapa waktu Alexa sudah selesai dan berjalan ke ruang tunggu untuk menunggu panggilan ke ruangan dokter kandungan.
"Sudah selesai test nya?" , tanya Charlie ketika melihat istrinya sudah duduk di sebelahnya.
"Sudah mas , tinggal tunggu panggilan saja" , ucap Alexa.
"Kamu sudah gak mual lagi kan sayang?" , tanya Charlie.
"Sudah gak mas".
"Syukurlah sayang , aku gak tega melihat kamu muntah-muntah terus seperti itu" , ucap Charlie.
Tidak lama perawat memanggil nama Nyonya Alexa...
"Mas , sudah giliran kita" , ucap Alexa.
"Iya sayang , ayo kita masuk" , ucap Charlie.
Charlie dan Alexa masuk ke dalam ruangan dokter Sarah dan duduk didepan kursi yang ada di depan meja dokter Sarah.
"Dari hasil test nya , selamat nyonya Alexa positif hamil , sekarang kita cek dulu ya kondisi kandungannya" , ucap dokter Sarah.
"Iya dokter" , jawab Alexa.
Charlie langsung bahagia begitu mendengarkan bahwa istrinya hamil.
Alexa berjalan menuju naik ke atas kasur pasien dan membaringkan tubuhnya disana.
Perawat mengangkat baju kaos yang digunakan Alexa dan memberikan gel dingin ke atas perut Alexa.
Dokter Sarah mulai menjalankan alat diatas perut Alexa.
"Usia kandungannya sekarang 3 minggu ya , yang bentuk bulatan kecil ini janinnya" , ucap dokter Sarah sambil menunjuk bulatan kecil yang ada di layarnya.
Charlie dan Alexa memperhatikan setiap gambar dan penjelasan yang diberitahukan oleh dokter Sarah.
Setelah selesai , Charlie dan Alexa kembali duduk di kursi yang ada di depan meja dokter Sarah.
"Kenapa istri saya selalu mual-mual dokter , setelah makan juga langsung muntah" , ucap Charlie.
__ADS_1
"Itu biasa ya untuk hamil di masa awal , selama 3 bulan akan merasakan mual-mual , yang penting tetap menjaga nutrisinya saja , makan banyak sayur dan buah , kalau gak bisa makan , bisa untuk makan dessert , tapi jangan yang terlalu manis juga , saya juga akan memberikan vitamin dan obat untuk menguatkan kandungan" , ucap dokter Sarah.
"Baiklah dokter" , jawab Charlie dan Alexa bersamaan.